[POPULER NUSANTARA] Gempa 7,4 M Guncang Laut Flores, NTT | Sorotan Kasus Bripka IS Hamili Istri Napi

Kompas.com - 15/12/2021, 06:11 WIB

KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 7,4 terjadi di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021), pukul 11.20 WIB.

Sempat muncul peringatan dini, namun selang dua jam Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencabutnya.

Sementara itu, kasus Bripka IS diduga menghamili istri salah satu narapidana menjadi sorotan.

Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah menjatuhkan sanksi kepada Bripka IS.

Berikut ini berita populer nusantara selengkapnya:

1. Gempa 7,4 M di NTT

Foto : Warga kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok pun langsung mengungsi di halaman kantor Bupati Sikka, Selasa sore.Kompas.com/Nansianus Taris Foto : Warga kampung Wuring, Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok pun langsung mengungsi di halaman kantor Bupati Sikka, Selasa sore.

Gempa bermagnitudo 7,4 terletak pada 7.59 derajat lintang selatan dan 122,26 derajat bujur timur.

Pusat gempa bumi berada pada 112 kilometer arah barat laut Larantuka, Kabupaten Flores Timur, dengan kedalaman 12 kilometer.

Saat itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang Margiono mengatakan, gempa berpotensi tsunami.

"Gempa ini berpotensi tsunami," ujar Margiono kepada Kompas.com, Selasa.

Baca berita selengkapnya: Gempa M 7,4 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

2. Kasus Bripka IS hamili istri napi

Ilustrasi penangkapan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi penangkapan.

Bripka IS dijatuhi sanksi disiplin berupa hukuman penjara selama 21 hari.

Selain itu Bripka IS dihukum dengan penundaan kenaikan pangkat dalam satu periode.

Kasus itu terungkap setelah suami IS berinisial FP melapor ke Propam Polda Sumsel.

"Awalnya istri klien kami IN ini diajak ke hotel oleh IS dengan ancaman. Katanya kalau IN tidak mau melayani IS, maka suaminya FP akan dipindahkan tahanannya ke Nusa Kambangan," kata kuasa hukum FP, Feodor Novikov Denny, melalui sambungan telepon, Sabtu (11/12/2021).

Baca berita selengkapnya: Bripka IS, Pacaran hingga Hamili Istri Napi Kasus Narkoba, Kini Dihukum 21 Hari Penjara

3. Heboh langit berwarna merah di Gunung Welirang

Potongan video viral Penampakan langit merah di puncak Gunung Welirangistimewa Potongan video viral Penampakan langit merah di puncak Gunung Welirang

Warganet dihebohkan dengan video penampakan puncak Gunung Welirang di wilayah Kota Batu, Kabupaten Mojokerto.

Warganet mengaku khawatir jika gunung tersebut akan mengalami erupsi seperti Gunung Semeru.

BMKG Jawa Timur Taufiq Hermawan meminta masyarakat tidak panik. Fenomena itu disebut fenomena optik atmosfer.

Baca berita selengkapnya: Viral, Video Langit Merah Disertai Petir di Puncak Gunung Welirang, Ini Penjelasan BMKG

4. Pesawat Lion Air tujuan Batam alami gangguan teknis

Lion Air JT 145 tujuan Batam kembali ke BIM setelah terbang 40 menit, Senin (13/12/2021).Dok. Humas BIM Lion Air JT 145 tujuan Batam kembali ke BIM setelah terbang 40 menit, Senin (13/12/2021).

Pesawat Lion Air JT145 tujuan Batam, Kepulauan Riau, kembali ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sumatera Barat, setelah terbang sekitar 40 menit pada Senin (13/12/2021) siang.

Pesawat tersebut diduga mengalami gangguan teknis, sehingga return to base (RTB) menuju BIM.

"Benar, pesawat Lion Air JT145 penerbangan Padang-Batam mengalami gangguan teknis sehingga RTB ke BIM," kata Kepala Humas Angkasa Pura II Cabang BIM Fendrick Sondra yang dihubungi Kompas.com, Senin.

Baca berita selengkapnya: Baru 40 Menit Terbang, Lion Air Tujuan Batam Kembali ke Bandara Minangkabau

 

5. Kepanikan warga Buton saat gempa NTT

Warga kampung Hone, desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, panik dan berhamburan berlari keluar rumah saat terjadi gempa tektonik berkekuatan 7,5 di laut Flores.Hand out Warga kampung Hone, desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, panik dan berhamburan berlari keluar rumah saat terjadi gempa tektonik berkekuatan 7,5 di laut Flores.

Warga Kampung Hone, Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, menjadi panik dan berhamburan lari ke luar rumah ke tempat yang lebih tinggi.

Saat itu warga melihat air laut mengalami pasang surut dalam waktu yang cepat.

“Aduh kasian, dia naik air, kemudian dia turun tiba-tiba. Ya Allah saya gemetar. Dia cepat sekali dia naik air,” kata seorang warga, Alinda, Selasa (14/12/2021).

Baca berita selengkapnya: "Aduh, Air Naik, Kemudian Turun Tiba-tiba, ya Allah Saya Gemetar"

(Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal, Kontributor Padang, Perdana Putra, Kontributor Baubau, Defriatno Neke | Editor: Robertus Belarminus, Abba Gabrillin, Phytag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Misteri Tewasnya Pasutri di Mamasa, Uang Rp 10 Juta Raib, Anak Korban Selamat Usai Merintih

Regional
Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Curhat Camat Payakumbuh Dicopot Usai Buat Konten Ala Citayam Fashion Week

Regional
Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Cerita Warga Non-Muslim Pangalengan Bertahun-tahun Kesulitan Makamkan Jenazah

Regional
Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Kronologi Bocah SD Tewas Tersetrum Lampu Penghangat Anak Ayam di Trenggalek

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 9 Agustus 2022: Pagi Cerawan, Sore Cerah Berawan

Regional
Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Ternyata Jalur Pikap Masuk Jurang di Ciamis Rawan Kecelakaan, Berikut Deretan Kejadiannya

Regional
Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Sambut Hari Kemerdekaan, KAI Berikan Tarif Khusus, Harga Mulai Rp 17.000

Regional
Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Mengenal Bentang Alam Pulau Sumatera, dari Gunung hingga Sungai

Regional
Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Gelorakan Cinta NKRI di Poso, Satgas Madago Raya Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga

Regional
Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Rangkaian Kegiatan Kemerdekaan RI dan HKJB di Bandung, Ada Bazar Bayar dengan Sampah

Regional
Jalur Kereta Api Konsep 'Landed', Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Jalur Kereta Api Konsep "Landed", Kota Makassar Terancam Banjir Lebih Besar

Regional
Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Desy Ratnasari Ungkap Capres yang Masuk Radar PAN Jabar, dari Anies hingga Ganjar Pranowo

Regional
Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Jalan Berbelok, Mobil Pikap yang Tewaskan 8 Orang di Ciamis Melaju Lurus dan Masuk Jurang

Regional
Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Kisah Warga Semarang Buat Program Menabung Belatung, Hasilnya Menjanjikan

Regional
Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Beli HP Rp 3,3 Juta dengan Uang Palsu, Jamiludin diringkus Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.