Kompas.com - 07/12/2021, 12:17 WIB
Selama tiga hari diguyur hujan lebat, Kota Makassar dilanda banjir hingga ketinggian 1 meter di jalan raya maupun di kawasan pemukiman penduduk. Bahkan, waduk hingga kanal yang berada di tengah kota meluap. KOMPAS.COM/HENDRA CIPTOSelama tiga hari diguyur hujan lebat, Kota Makassar dilanda banjir hingga ketinggian 1 meter di jalan raya maupun di kawasan pemukiman penduduk. Bahkan, waduk hingga kanal yang berada di tengah kota meluap.

PANGKEP, KOMPAS.com – Hujan deras selama tiga hari yang mengguyur Sulawesi Selatan mengakibatkan sejumlah kabupaten dan kota tergenang banjir.

Polisi pun terpaksa menutup jalur bagi pengendara motor dan mobil akibat Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terendam banjir hingga sekitar 1 meter.

Penutupan Jalan Trans Sulawesi ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: 3 Hari Diguyur Hujan Deras, Makassar Terendam Banjir hingga 1 Meter

Apalagi, arus banjir yang menggenangi jalan trans di Pangkep cukup deras. Bahkan, kabel listrik yang melintang ikut terseret banjir.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisia Resor Pangkep Ipda Hasri Laco membenarkan jalan trans di Kabupaten Pangkep telah ditutup sementara sejak pagi.

Penutupan ini dilakukan, mengingat banjir terus meninggi dan arusnya pun cukup deras.

“Polisi terpaksa tutup jalan untuk menghindari jatuhnya korban akibat banjir ini karena ketinggian air sudah mencapai pinggang orang dewasa dan arusnya pun cukup deras,” kata Hasri saat dikonfirmasi, Selasa (7/12/2021).

Hasri mengungkapkan, banjir pertama kali melanda Kabupaten Barru yang berada di sebelah Kabupaten Pangkep sejak Senin (7/12/2021).

Baca juga: Korban Banjir di Sulsel Mulai Dievakuasi

Kemudian banjir terus meluas hingga ke Kabupaten Pangkep serta kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

“Kalau Barru sejak kemarin banjir rob juga dan arus kendaraan terhambat. Kalau Pangkep, baru tadi pagi. Makanya kita tutup jalan trans dulu, karena sudah membahayakan. Kalau banjir sudah surut, jalan trans kembali dibuka untuk dilalui kendaraan,” ungkapnya.

Sementara itu, Jalan Trans Sulawesi Selatan di Kota Makassar pun terendam banjir.

Ketinggian banjir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Pettarani bervariasi mulai 30 hingga 50 sentimeter. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi yang Dibuang di Kupang Ternyata Lahir dari Seorang Siswi SMA

Bayi yang Dibuang di Kupang Ternyata Lahir dari Seorang Siswi SMA

Regional
Siti Nyoman Korban Longsor Sumedang Tewas dalam Keadaan Memeluk Anaknya, Sang Anak Selamat

Siti Nyoman Korban Longsor Sumedang Tewas dalam Keadaan Memeluk Anaknya, Sang Anak Selamat

Regional
Alami Gelaja Berat, Puluhan Korban Keracunan Makanan di Lebak Masih Dirawat, Sebagian Sudah Pulih

Alami Gelaja Berat, Puluhan Korban Keracunan Makanan di Lebak Masih Dirawat, Sebagian Sudah Pulih

Regional
Semua Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan Ditanggung Jasa Raharja

Semua Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan Ditanggung Jasa Raharja

Regional
Ribuan Ikan Mati di Waduk Komplek Industri SIER Surabaya, Sample Ikan dan Air Sedang Diuji

Ribuan Ikan Mati di Waduk Komplek Industri SIER Surabaya, Sample Ikan dan Air Sedang Diuji

Regional
Wajah Merah Menahan Tangis, Kompol Oloan Akui Terima Uang Rp 300 Juta untuk Lepas Istri Bandar Narkoba

Wajah Merah Menahan Tangis, Kompol Oloan Akui Terima Uang Rp 300 Juta untuk Lepas Istri Bandar Narkoba

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 22 Januari 2022

Regional
Satpam di Lampung Bawa Kabur Mobil Tetangga, Awalnya Ngaku Pinjam untuk Kondangan

Satpam di Lampung Bawa Kabur Mobil Tetangga, Awalnya Ngaku Pinjam untuk Kondangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Januari 2022

Regional
Peluncuran Buku 'Sultan Agung dalam Goresan S Sudjojono': Kumpulan Catatan 38 Sketsa Studi Sejarah Perjalanan Lahirnya Masterpiece

Peluncuran Buku "Sultan Agung dalam Goresan S Sudjojono": Kumpulan Catatan 38 Sketsa Studi Sejarah Perjalanan Lahirnya Masterpiece

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Samping Kamar Mandi Warga di Kupang

Bayi Baru Lahir Ditemukan Tergeletak di Samping Kamar Mandi Warga di Kupang

Regional
Bermula dari Tersinggung Ditatap, Siswi SMP di Minahasa Utara Aniaya Sesama Pelajar

Bermula dari Tersinggung Ditatap, Siswi SMP di Minahasa Utara Aniaya Sesama Pelajar

Regional
Kasus Suap Istri Bandar Narkoba, Eks Kapolrestabes Medan Sumbang Uang Rp 7 Juta untuk Beli Motor Hadiah Babinsa

Kasus Suap Istri Bandar Narkoba, Eks Kapolrestabes Medan Sumbang Uang Rp 7 Juta untuk Beli Motor Hadiah Babinsa

Regional
Rekam Mahasiswi Mandi, Mahasiswa di Minahasa Jadi Tersangka

Rekam Mahasiswi Mandi, Mahasiswa di Minahasa Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.