KILAS DAERAH

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Kompas.com - 03/12/2021, 16:06 WIB
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyerahkan sertifikat Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Lembaga Sertifikasi Pekerja Sosial (LSPS) Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 55 orang Tagana Luwu Utara, Kamis (2/12/2021). DOK. Humas Pemkab Luwu UtaraBupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menyerahkan sertifikat Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Lembaga Sertifikasi Pekerja Sosial (LSPS) Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 55 orang Tagana Luwu Utara, Kamis (2/12/2021).

KOMPAS.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara Jasrum melaporkan, berdasarkan hasil kajian Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), terdapat 157 desa di Luwu Utara yang masuk daftar rawan bencana.

Hal tersebut disampaikan Jasrum dalam acara Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana dan Sahabat Taruna Siaga Bencana (Tagana) di Desa Pao Kecamatan Malangke Barat, Kamis (2/12/2021).

Sementara itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, kegiatan pelatihan perlu dilakukan untuk meminimalkan dampak bencana alam.

“Melihat kondisi geografis Luwu Utara yang rentan bencana alam, sementara kita belum bisa mengetahui dengan pasti kapan bencana itu terjadi, maka untuk mengurangi risiko bencana diperlukan kesiapsiagaan petugas terlatih dalam penanganannya,” ujar Indah, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Untuk diketahui, para peserta pelatihan adalah warga yang berasal dari desa rawan bencana, yaitu delapan desa di Kecamatan Malangke Barat dan enam desa di Kecamatan Malangke.

“Kami harap peserta mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam penanggulangan bencana, baik sebelum, saat dan sesudah bencana,” kata Indah.

Pada kesempatan tersebut, Indah menyerahkan sertifikat Tagana dari Lembaga Sertifikasi Pekerja Sosial (LSPS) Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 55 orang Tagana Luwu Utara.

Ia berharap, pelatihan yang diselenggarakan dapat membantu penanganan bencana lebih efektif dan efisien.

Baca juga: Lewat Wonderful Rongkong, Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Menurutnya, penanggulangan bencana dapat berjalan baik jika masyarakat turut ambil bagian dan proaktif pada setiap kejadian bencana alam.

Selain itu, lanjut Indah, langkah antisipasi juga diperlukan untuk meminimalkan dampak bencana alam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.