Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Anak dan Cucunya Tewas Dalam Kantong Plastik, Saul: Kami Minta Pelaku Dihukum Mati, Dia Membunuh 2 Orang

Kompas.com - 26/11/2021, 08:42 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

KUPANG, KOMPAS.com - Jenazah Astri Evita Suprini Manafe (30) dan anaknya, L (1), akhirnya dimakamkan di Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (25/11/2021) siang.

Wanita dan anak laki-laki yang ditemukan tewas dalam satu kantong plastik itu, dimakamkan dalam satu liang lahat, di tempat pemakaman keluarga.

Pantauan Kompas.com, acara pemakaman itu dihadiri oleh ratusan orang keluarga, maupun kerabat serta tetangga.

Upacara pemakaman itu, dipimpin Pendeta Norman Nenohai.

Baca juga: Wanita yang Ditemukan Tewas Bersama Anaknya di Kantong Plastik, Ternyata Akan Mengikuti Tes CPNS

Sebelum dibawa untuk dimakamkan, dua jenazah ini sempat disemayamkan di rumah duka di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Saat di rumah duka, dilakukan ibadah pemakaman yang dipimpin Pendeta Norman Nenohai.

Kedua jenazah ibu dan anak ini disemayamkan di depan rumah.

Isyak tangis keluarga, mengantar jenazah Astri dan anaknya ke tempat peristirahatan yang terakhir.

Ayah kandung Astri, Saul Manafe, meminta polisi segera mengungkap kasus tersebut.

"Kami keluarga besar minta kasus ini segera diungkap dan pelaku ditahan dan dihukum mati, karena dia sudah membunuh dua orang sekaligus," kata Saul.

Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada polisi agar kasus itu diusut hingga tuntas.

"Harapan keluarga besar Manafe dan keluarga terkait lainnya agar segera mengusut tuntas kasus ini. Pelaku segera ditemukan karena selama ini kami tidak tahu siapa dia," kata Saul.

Saul menyebut, anak dan cucunya pergi dari rumah sejak 27 Agustus 2021 malam sekitar pukul 20.00 Wita tanpa ada masalah.

Saat itu, kata Saul, anaknya dijemput oleh teman dekat Asri bernama Ar (30).

Setelah itu mereka pun menghilang hingga saat ini.

Keluarga sempat mengecek keberadaan Asri dan anaknya di Ar, namun Ar tidak tahu.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Polda Jambi Tangkap Tersangka Pemalsu Dokumen Ko Apex di Tangerang

Regional
Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena 'Baby Blues Syndrome', Ini Kata Psikolog Forensik

Polwan Bakar Suami di Mojokerto Diduga Terkena "Baby Blues Syndrome", Ini Kata Psikolog Forensik

Regional
4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

4 Kecamatan di Kota Semarang Belum Punya SMA Negeri, Ada Jalur Zonasi Khusus untuk CPD

Regional
Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Duduk Perkara Kasus Hukum Penjual Nasi Goreng di Banyumas, Berawal dari Jual Beli Tanah

Regional
Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Permintaan Meningkat Jelang Idul Adha, Harga Cabai di Solo Naik

Regional
1.165 Calon Siswa Hubungi 'Call Center' PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

1.165 Calon Siswa Hubungi "Call Center" PPDB Jateng, Banyak yang Minta Diajari Buat Akun

Regional
6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

6 Pelaku Pengeroyok Sesama Mahasiswa UNCP di Palopo Ditangkap

Regional
PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

PKB Usung Bos Swalayan Maju Pilkada Demak

Regional
Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Unsoed Tak Bisa Penuhi Tuntutan Mahasiswa yang Minta Transparansi Draf Usulan UKT

Regional
Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Hakim PN Padang yang Dilaporkan ke KY karena Ancam Advokat Masih Bertugas

Regional
3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

3 PNS Diusulkan Jadi Pj Bupati Aceh Utara

Regional
Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pimpin Operasi Pasar Bawang Putih Jelang Idul Adha untuk Tekan Inflasi

Regional
Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Peran 4 Tersangka Penganiayaan Bos Rental Mobil di Pati, Polisi: Masih Ada Tersangka Lain

Regional
Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Dishub Semarang Temukan 28 Armada Bus BRT Melebihi Ambang Batas Emisi

Regional
Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Pj Gubernur Al Muktabar Canangkan Gerakan Serentak Cegah dan Tanggulangi Stunting Provinsi Banten

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com