Kompas.com - 25/11/2021, 21:06 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Perwakilan serikat buruh yang melakukan aksi unjuk rasa diajak berdiskusi bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di kantornya.

Ratusan buruh yang tergabung dalam Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) itu menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan upah 2022.

Ganjar menjelaskan, pertemuan dengan FKSPN itu adalah untuk mencari titik temu yaitu konsensus yang musti dibangun bersama.

Baca juga: Tuntut Upah Layak, Buruh Demo di Depan Kantor Ganjar Pranowo

Ia pun meminta kepada perwakilan buruh agar memberikan masukan untuk menentukan struktur skala upah.

Sebab, upah minimum kabupaten/kota (UMK) bakal ditetapkan pemerintah pada 30 November mendatang.

"Kita punya waktu empat hari mulai hari ini, besok Jumat, Sabtu, Minggu, dan Senin, karena Selasa kami putuskan UMK. Kabupaten/kota sudah saya mintai masukannya semua. Hari ini teman KSPN saya minta untuk memberikan feedback. Empat hari ini apa yang kemudian kita bisa tuliskan, formulasikan, sehingga istilah kawan-kawan buatlah terobosan. Ya terobosan saya struktur skala upah," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (25/11/2021).

Menurutnya, masukan buruh sangat bagus dan paham betul bagaimana Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan mengunci dengan formulasi yang jelas, sehingga gubernur tidak memiliki kewenangan dalam menentukan upah minimum.

"Ya sudah sekarang dibuat. Formula ini yang saya minta siapkan oleh kawan-kawan yang bekerja bareng-bareng. Biar tidak menunggu waktu. Kalau tidak bisa hari ini ya kita minta empat hari ini untuk bisa menyampaikan," kata Ganjar.

Baca juga: Tuntut Upah Layak, Buruh di Banjarmasin Duduki Kantor DPRD Kalsel

Ganjar mengatakan, para buruh masih memberikan tuntutan agar struktur skala upah itu didetailkan.

Namun, Ganjar mengatakan bahwa detail itu tidak bisa ada pada SK Gubernur.

"Nah hari ini mereka kita 'sandera' sebentar untuk mendetailkan maka kami minta mereka untuk rapat bersama. Masukan mereka soal struktur skala upah dan buruh dengan masa kerja di atas satu tahun itu seperti apa," ucapnya.

Ganjar juga meminta agar perusahaan dan buruh saling terbuka terkait kondisi perusahaan baik yang terdampak kerugian karena pandemi ataupun tidak.

"Kita meminta agar fair, perusahaan yang masih sehat, untung, tinggi mana. Ini tidak terdampak Covid-19, yang terdampak Covid-19 yang mana? Kalau semua ini dipukul rata, 'gebyah uyah' semua, pasti tidak mungkin. Kalau perusahaan bangkrut, yang kena PHK siapa yang urusi. Kita sudah koordinasikan semuanya yang di-PHK itu kita urusi. Bantuan ada dan sebagainya," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo Dikenal sebagai Sesepuh Desa

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Sukoharjo Dikenal sebagai Sesepuh Desa

Regional
Hari Kelima Pencarian Pilot Helikopter AKP Arif Rahman Dilakukan Lewat Laut dan Udara

Hari Kelima Pencarian Pilot Helikopter AKP Arif Rahman Dilakukan Lewat Laut dan Udara

Regional
Modus Minta Diolesi Obat Nyamuk, Ayah di Dompu Perkosa Anak Kandung, Kini Ditetapkan Tersangka

Modus Minta Diolesi Obat Nyamuk, Ayah di Dompu Perkosa Anak Kandung, Kini Ditetapkan Tersangka

Regional
Polisi Buru Terduga Pelaku Penganiayaan yang Sebabkan Sopir Taksi Online di Purworejo Tewas

Polisi Buru Terduga Pelaku Penganiayaan yang Sebabkan Sopir Taksi Online di Purworejo Tewas

Regional
Warga Pasaman Barat yang Hilang Diterkam Buaya di Sungai Ditemukan

Warga Pasaman Barat yang Hilang Diterkam Buaya di Sungai Ditemukan

Regional
25 Pekerja Migran Asal Bima NTB Meninggal dalam 4 Tahun Terakhir

25 Pekerja Migran Asal Bima NTB Meninggal dalam 4 Tahun Terakhir

Regional
Naik 6,68 Persen, Pelaporan SPT hingga November 2022 Capai 16,8 Juta WP

Naik 6,68 Persen, Pelaporan SPT hingga November 2022 Capai 16,8 Juta WP

Regional
Sepeda Motornya Hilang, Siswa SMA Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Diduga Korban Perampokan

Sepeda Motornya Hilang, Siswa SMA Ditemukan Tewas di Gorong-gorong Diduga Korban Perampokan

Regional
Pasar Mlati Semarang Terbakar, 3 Kios Penjual Sayur dan Buah Ludes

Pasar Mlati Semarang Terbakar, 3 Kios Penjual Sayur dan Buah Ludes

Regional
Pemkab Flores Timur Klaim Upah Pekerja Sudah Melebihi UMP

Pemkab Flores Timur Klaim Upah Pekerja Sudah Melebihi UMP

Regional
Tidak Dapat Pengembalian, Nasabah Bank Sulselbar Siapkan Langkah Hukum

Tidak Dapat Pengembalian, Nasabah Bank Sulselbar Siapkan Langkah Hukum

Regional
Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kabupaten Sukoharjo Hari ini

Densus 88 Amankan Terduga Teroris di Kabupaten Sukoharjo Hari ini

Regional
Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Bahan Pokok di Mamuju Naik Signifikan

Jelang Akhir Tahun, Harga Telur dan Bahan Pokok di Mamuju Naik Signifikan

Regional
Pekerja di Pelabuhan Teluk Awang Ditemukan Meninggal, Terdapat Bekas Luka di Jari

Pekerja di Pelabuhan Teluk Awang Ditemukan Meninggal, Terdapat Bekas Luka di Jari

Regional
Korsleting Listrik, Rumah dan Gudang Sabut Kelapa di Kebumen Terbakar

Korsleting Listrik, Rumah dan Gudang Sabut Kelapa di Kebumen Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.