Atlet Panjat Tebing Kaltara Persembahkan Emas di Kejurnas Aceh

Kompas.com - 19/11/2021, 18:39 WIB
Aldy mengalahkan atlet PON asal Bali Himalaya dengan waktu 6.31-6.44 Dok.FaisalAldy mengalahkan atlet PON asal Bali Himalaya dengan waktu 6.31-6.44

NUNUKAN, KOMPAS.com – Atlet panjat tebing dari Nunukan, Kalimantan Utara, Philipus Rinaldi Ama Payong Ata Mukin (18) mempersembahkan medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) Ke-XV yang dihelat di Aceh.

Remaja yang biasa dipanggil Aldi ini bertanding pada kelas Speed WB Junior. Aldi berhasil mengalahkan atlet panjat tebing asal Bali, Himalaya, dengan waktu 6.31–6.44, pada final yang digelar Kamis (18/11/2021).

"Saya cukup bahagia meraih kemenangan ini. Medali emas yang saya dapat merupakan kemenangan masyarakat Nunukan dan Kaltara," ujar Aldi saat dihubungi wartawan, Jumat (19/11/2021).

Baca juga: Cerita Partin, Peraih 4 Medali Peparnas Papua, Disambut Meriah di Lereng Gunung Sumbing

Anak petani ini memang bertekad bisa berbuat dan mengukir prestasi di bidang panjat tebing.

Ia mulai bergabung dengan FPTI Nunukan sejak 2011, di mana saat itu Provinsi Kaltara belum terbentuk.

"Sejak kelas IV SD, saya ikut latihan memanjat. Orang tua mendukung dan memotivasi saya untuk bisa meraih prestasi dan mengangkat derajat orangtua," katanya.

Medali, kata Aldi, sebenarnya bukan perkara baru untuknya.

Sejak ikut di perlombaan panjat tebing, ia kerap menyabet medali dan beberapa di antaranya adalah medali emas.

Dia mengatakan, sejauh ini, ada sejumlah kejuaraan yang paling membuatnya terkesan.

Medali pertama ia raih di Kutai Timur tahun 2011. Aldy saat itu menyabet 2 medali perak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Ini Komik Pertama di Indonesia, Sudah Terbit Sebelum Kemerdekaan

Regional
Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Sempat Digeruduk Massa, Guru Ngaji yang Diduga Cabuli Muridnya Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Januari 2022

Regional
Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Anggota Kodam Pattimura yang Terlibat Kasus Penipuan Rp 1 M Jadi Tersangka

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Januari 2022

Regional
Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Kasus Suap Muba, Saksi Sebut Bupati hingga Polisi Kecipratan Fee Proyek

Regional
Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Kasus Omicron Melonjak di Banten, Ini Pesan Wapres untuk Warga Tangerang Raya

Regional
Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Curi Besi Rongsok 3 Meter, Pencuri Ini Justru Diberi Sembako oleh Kapolsek

Regional
Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Kasus DBD di Manggarai Barat Naik Tajam di Awal Tahun, Ada 116 Kasus

Regional
Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Mengaku Dibegal, Pria Ini Ternyata Bawa Kabur Uang Perusahaan untuk Bayar Utang Judi

Regional
Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Korupsi Dana Hibah Ponpes, 2 Eks Pejabat Pemprov Banten Divonis 4 Tahun 4 Bulan Penjara

Regional
Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Jembatan Putus, Akses Menuju Sekolah dan Pantai di Sikka NTT Tak Bisa Dilewati

Regional
Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.