Kompas.com - 18/11/2021, 16:46 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Aksi Kamisan Semarang melakukan protes keras dengan tidak memberikan ruang bagi pelanggar HAM.

Sebelumnya, massa Aksi Kamisan menolak Kepala Staf Presiden Moeldoko yang menemui mereka di lokasi aksi yakni Taman Signature.

Moeldoko datang usai menghadiri acara diskusi Festival HAM 2021 di tempat yang tak jauh dari lokasi Aksi Kamisan.

Baca juga: Hadiri Festival HAM 2021, Ganjar Pranowo Cerita Penyandang Disabilitas hingga Wadon Wadas

Korlap Aksi Kamisan Semarang Azis Rahmad mengatakan, Moeldoko sengaja tidak diberi ruang untuk bicara.

"Kami tidak memberi ruang dia berbicara, karena dia berbicara tanpa ada realisasi, tanpa negara mau mengakomodir menuntaskan pelanggaran HAM sama saja hanya bualan belaka," ujar Azis kepada wartawan, Kamis (18/11/2021).

Azis mengungkapkan, massa aksi menuntut kepada pemerintah untuk segera berhenti melakukan perampasan ruang hidup warga dan kerusakan lingkungan.

"Kami hanya ingin negara betul mau menuntaskan pelanggaran HAM, mengakomodir suara rakyat agar kerusakan lingkungan tidak terjadi lagi di Indonesia. Tidak ada lagi penggusuran dan merampas ruang hidup rakyat," tegasnya.

Baca juga: Perda Disabilitas dan Gender Kota Semarang Resmi Disahkan di Festival HAM 2021

Di sisi lain, Moeldoko menjelaskan pemerintah terus berupaya menyelesaikan permasalahan HAM di Indonesia.

"Kita pemerintah beri penekanan yang fair, kebijakan pembangunan nasional harus mengedepankan HAM dan lingkungan hidup," katanya.

Dirinya pernah mendampingi Presiden menemui massa Aksi Kamisan di depan kantor Presiden.

"Saya mendampingi beliau pada acara Kamisan yang selalu ada di depan istana. Dipanggil, diajak berbicara, penekanan pada Jaksa Agung pada persoalan masa lalu, segera diberesin tapi juga kita harus fair ada hal-hal yang memang tidak mudah untuk diselesaikan persoalan HAM masa lalu," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Microlibrary Warak Kayu, Perpustakaan Unik di Tengah Terik Kota Semarang

Microlibrary Warak Kayu, Perpustakaan Unik di Tengah Terik Kota Semarang

Regional
Kronologi Atlet Menembak Palembang Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Kronologi Atlet Menembak Palembang Tewas Ditabrak Mobil Pikap

Regional
Cerita Wari, Pemilik Lahan yang Dikontrak ACT untuk Peternakan Kambing di Blora

Cerita Wari, Pemilik Lahan yang Dikontrak ACT untuk Peternakan Kambing di Blora

Regional
Demi Dapat Pinjaman Bank, PNS di Mataram Diduga Palsukan Dokumen

Demi Dapat Pinjaman Bank, PNS di Mataram Diduga Palsukan Dokumen

Regional
Link Pengumuman Jalur Mandiri ITS 2022 dan Cara Cek Hasilnya

Link Pengumuman Jalur Mandiri ITS 2022 dan Cara Cek Hasilnya

Regional
KM Usaha Baru Tenggelam di Mimika, 11 Kru Hilang

KM Usaha Baru Tenggelam di Mimika, 11 Kru Hilang

Regional
Tak Diberi Izin Cuti, Sertu MA Tusuk Atasannya di Rumah Sakit LB Moerdani Merauke hingga Meninggal

Tak Diberi Izin Cuti, Sertu MA Tusuk Atasannya di Rumah Sakit LB Moerdani Merauke hingga Meninggal

Regional
Tito Karnavian Buka Suara soal 4 Pulau di Aceh yang Beralih Jadi Wilayah Sumut

Tito Karnavian Buka Suara soal 4 Pulau di Aceh yang Beralih Jadi Wilayah Sumut

Regional
Legenda Si Lancang, Kisah Anak yang Durhaka Kepada Ibunya

Legenda Si Lancang, Kisah Anak yang Durhaka Kepada Ibunya

Regional
Bacakan Pleidoi, Terdakwa Kasus Pemerasan di Bea Cukai Bandara Soetta Minta Dibebaskan

Bacakan Pleidoi, Terdakwa Kasus Pemerasan di Bea Cukai Bandara Soetta Minta Dibebaskan

Regional
Makam di Sragen Dibongkar adalah Korban Pembunuhan, Pelakunya Anak Kandung Sendiri

Makam di Sragen Dibongkar adalah Korban Pembunuhan, Pelakunya Anak Kandung Sendiri

Regional
Bawa Pasien Darurat, Ambulans Dihalang-halangi Fortuner di Balikpapan

Bawa Pasien Darurat, Ambulans Dihalang-halangi Fortuner di Balikpapan

Regional
56 Napi Lapas Semarang Sujud Syukur Jalani Asimilasi di Rumah

56 Napi Lapas Semarang Sujud Syukur Jalani Asimilasi di Rumah

Regional
Penganiaya Nasabah Bank Plecit Wonogiri Praperadilankan Polisi, Ini Tanggapan Kapolres

Penganiaya Nasabah Bank Plecit Wonogiri Praperadilankan Polisi, Ini Tanggapan Kapolres

Regional
Ganjar Dukung Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Ganjar Dukung Booster Jadi Syarat Perjalanan dan Masuk Mall

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.