Kasus Kecelakaan Vanessa Angel Naik Status Penyidikan, Kejaksaan Belum Terima SPDP

Kompas.com - 09/11/2021, 17:51 WIB

JOMBANG, KOMPAS.com - Kepolisian telah meningkatkan status penanganan kasus kecelakaan Vanessa Angel dari penyelidikan ke proses penyidikan.

Penyidik gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang juga sudah melakukan gelar perkara, di Kantor Satlantas Polres Jombang, Senin (8/11/2021).

Baca juga: Cerita Aris dan Ansori, Panjat Tanggul Tol Saat Kecelakaan Vanessa Angel, Lihat Gala Sky Merangkak hingga Tak Bisa Tolong Baby Sitter

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto menjelaskan, gelar perkara yang dilaksanakan pada Senin, dilakukan untuk meningkatkan status penanganan.

"Hari ini kami melakukan gelar perkara untuk meningkatkan proses lidik ke proses sidik," kata Rudi kepada Kompas.com, Senin.

Meski sudah naik ke proses penyidikan, namun Kejaksaan Negeri Jombang belum menerima pemberitahuan jika kasus itu sudah naik ke tahap penyidikan.

Baca juga: Pengakuan Pedagang Nanas, Lihat Gala Sky Merangkak dan Menangis, Berjarak 3 Meter dari Tubuh Vanessa

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Jombang Achmad Jaya mengatakan, hingga pukul 14.00 WIB pihaknya belum menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari penyidik.

"Sampai dengan saat ini, kami belum menerima SPDP terkait kasus kecelakaan Vanessa Angel," kata Jaya saat dikonfirmasi Kompas.com, di kantornya, Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Saya Melihat Anak Vanessa Merangkak dan Menangis, lalu Saya Gendong

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal ACT, MPU Lhokseumawe Sarankan Salurkan Sedekah Lewat Baitul Mal

Soal ACT, MPU Lhokseumawe Sarankan Salurkan Sedekah Lewat Baitul Mal

Regional
Pemkab Semarang Anggarkan Rp 1,6 Miliar untuk 661 Bayi yang Alami Gizi Buruk

Pemkab Semarang Anggarkan Rp 1,6 Miliar untuk 661 Bayi yang Alami Gizi Buruk

Regional
393 Ekor Kambing Mati Mendadak, Pemkot Batam: Bukan Terpapar PMK

393 Ekor Kambing Mati Mendadak, Pemkot Batam: Bukan Terpapar PMK

Regional
2 Wanita di Balikpapan Terlibat Narkoba, Sembunyikan Paket Sabu di Balik Casing Ponsel

2 Wanita di Balikpapan Terlibat Narkoba, Sembunyikan Paket Sabu di Balik Casing Ponsel

Regional
Suhu Dingin Landa NTT, Suhu Terendah Capai 13 Derajat Celsius

Suhu Dingin Landa NTT, Suhu Terendah Capai 13 Derajat Celsius

Regional
Sindir Holywings, Rumah Makan di Lampung Gratiskan Makanan Bagi Konsumen Bernama Muhammad dan Maria

Sindir Holywings, Rumah Makan di Lampung Gratiskan Makanan Bagi Konsumen Bernama Muhammad dan Maria

Regional
Resmikan Kantor Baznas Solo, Gibran: Penyaluran Dananya Harus Transparan

Resmikan Kantor Baznas Solo, Gibran: Penyaluran Dananya Harus Transparan

Regional
Sejumlah Wisatawan Batalkan 'Trip' ke Labuan Bajo Imbas Wacana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo

Sejumlah Wisatawan Batalkan "Trip" ke Labuan Bajo Imbas Wacana Kenaikan Harga Tiket TN Komodo

Regional
Bangunan RS Senilai Rp 18 Miliar di Kabupaten TTU Dinilai Mubazir, 2 Eks Bupati Diperiksa

Bangunan RS Senilai Rp 18 Miliar di Kabupaten TTU Dinilai Mubazir, 2 Eks Bupati Diperiksa

Regional
H-3 Idul Adha, Pemkab Purworejo Terapkan 'Lockdown' Hewan Ternak

H-3 Idul Adha, Pemkab Purworejo Terapkan "Lockdown" Hewan Ternak

Regional
Polisi Jemput Paksa Anak Kiai Jombang Diwarnai Aksi Saling Dorong: Tidak Ada yang Terluka

Polisi Jemput Paksa Anak Kiai Jombang Diwarnai Aksi Saling Dorong: Tidak Ada yang Terluka

Regional
Kantor ACT di Balikpapan Tutup, Aktivitas Tunggu Perintah Pusat

Kantor ACT di Balikpapan Tutup, Aktivitas Tunggu Perintah Pusat

Regional
Fakta Arisan Bodong Bengkulu, Beroperasi 2018 hingga Pemilik Jadi Tersangka 2022 karena Tilep Rp 5 Miliar

Fakta Arisan Bodong Bengkulu, Beroperasi 2018 hingga Pemilik Jadi Tersangka 2022 karena Tilep Rp 5 Miliar

Regional
Ibu dan Anak Dibunuh Saat Kaltim 'Blackout', Pelakunya Ternyata Sang Suami, Ditembak Polisi

Ibu dan Anak Dibunuh Saat Kaltim "Blackout", Pelakunya Ternyata Sang Suami, Ditembak Polisi

Regional
Polisi di Tapsel Tembak Mati Terduga Pencuri Kelapa Sawit Berujung Kerusuhan, Ini Kronologinya

Polisi di Tapsel Tembak Mati Terduga Pencuri Kelapa Sawit Berujung Kerusuhan, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.