Kompas.com - 02/11/2021, 14:16 WIB
Ilustrasi Pencabulan KOMPAS.COM/HANDOUTIlustrasi Pencabulan

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang guru agama di Tanggamus, Lampung, ditangkap aparat kepolisian lantaran telah mencabuli tujuh orang muridnya.

Pencabulan itu dilakukan dengan modus mengajari tata cara buang air kecil dan berwudhu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tanggamus Inspektur Satu (Iptu) Ramon Zamora mengatakan, tersangka sudah ditangkap ada akhir Oktober lalu.

Baca juga: Polisi Tangkap Guru Agama yang Diduga Cabuli Murid, Modusnya Obati Korban

"Tersangka berinisial RH, usia 35 tahun, bekerja sebagai tukang ojek dan juga guru mengaji di Kecamatan Kota Agung," kata Ramon saat dihubungi, Selasa (2/11/2021).

Ramon mengatakan, semua korban berusia di bawah umur, mulai dari usia 9 - 12 tahun.

"Berdasarkan pengakuan tersangka, belum lama, baru terhadap 7 korban dengan umur 9-12 tahun," kata Ramon.

Baca juga: Anggota DPR Diduga Lakukan Pencabulan Anak, Korbannya Keponakan Mantan Istri

Kasus pencabulan ini terungkap setelah salah satu korban berinisial mengeluh sakit saat buang air pada 8 Oktober 2021.

Orangtua korban kemudian meminta anaknya bercerita.

"Orangtua korban ini langsung melapor ke Polres Tanggamus," kata Ramon.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menangkap RH tanpa perlawanan.

"Lokasi pencabulan di kamar mandi rumah tersangka. Di situ, dengan modus itu tersangka mencabuli para korbannya," kata Ramon.

Saat ini, tersangka masih ditahan di Mapolres Tanggamus dan dijerat dengan Pasal 76 E jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Sanksi pidana berupa pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dan denda paling banyak Rp 5 miliar," kata Ramon.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Daging Sapi Segar di Tanjungpinang Kepri Hanya Cukup untuk 1 Minggu Lagi

Stok Daging Sapi Segar di Tanjungpinang Kepri Hanya Cukup untuk 1 Minggu Lagi

Regional
Narapidana Rutan Ruteng Ditangkap Setelah Hampir 5 Bulan Kabur

Narapidana Rutan Ruteng Ditangkap Setelah Hampir 5 Bulan Kabur

Regional
Cabuli Anak Kandung Berkali-kali, Ayah di Kotabaru Sempat Memohon Tak Dilaporkan ke Polisi

Cabuli Anak Kandung Berkali-kali, Ayah di Kotabaru Sempat Memohon Tak Dilaporkan ke Polisi

Regional
MXGP Samota, KRI Makassar Akan Jadi Hotel Terapung

MXGP Samota, KRI Makassar Akan Jadi Hotel Terapung

Regional
Dua Tahun Terakhir, Polda Riau Tindak 32 Kasus Penambangan Ilegal

Dua Tahun Terakhir, Polda Riau Tindak 32 Kasus Penambangan Ilegal

Regional
40 Petani Sawit Ditangkap, Gubernur Bengkulu Koordinasi Kapolda Tentukan Tindakan Bijak

40 Petani Sawit Ditangkap, Gubernur Bengkulu Koordinasi Kapolda Tentukan Tindakan Bijak

Regional
Laboratorium Swasta yang Patok Harga PCR Rp 600.000 Ternyata Tak Berizin

Laboratorium Swasta yang Patok Harga PCR Rp 600.000 Ternyata Tak Berizin

Regional
Tinggal Sendirian, Kakek 85 Tahun di Brebes Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Desa

Tinggal Sendirian, Kakek 85 Tahun di Brebes Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi Desa

Regional
Sapi Kurban Jokowi untuk Warga Sanggau Kalbar Diduga Terinfeksi PMK

Sapi Kurban Jokowi untuk Warga Sanggau Kalbar Diduga Terinfeksi PMK

Regional
Jadi Tulang Punggung, Istri 40 Petani Sawit di Bengkulu yang Ditahan Polisi Upayakan Penangguhan Penahanan

Jadi Tulang Punggung, Istri 40 Petani Sawit di Bengkulu yang Ditahan Polisi Upayakan Penangguhan Penahanan

Regional
Perempuan Berpakaian Serba Putih dan Meminta Uang Warga Lampung Minta Maaf, Mengaku Terlilit Utang Pinjol

Perempuan Berpakaian Serba Putih dan Meminta Uang Warga Lampung Minta Maaf, Mengaku Terlilit Utang Pinjol

Regional
[POPULER REGIONAL] Kecelakaan di Karawang, 7 Orang Tewas | Tragedi Bus Wisata Terguling di Tol Sumo

[POPULER REGIONAL] Kecelakaan di Karawang, 7 Orang Tewas | Tragedi Bus Wisata Terguling di Tol Sumo

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 17 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Sedang

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 17 Mei 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Sedang

Regional
Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 6,0 Guncang Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
7 SMA Terbaik di Sulawesi Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

7 SMA Terbaik di Sulawesi Selatan Versi LTMPT untuk PPDB 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.