Mahasiswa UNS Solo Tewas Saat Diklatsar Menwa, Polisi: Ada Beberapa Pukulan di Kepala

Kompas.com - 27/10/2021, 16:19 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

KOMPAS.com - Gilang Endi (21), mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, diduga tewas karena alami luka pukulan di bagian kepala.

"Korban terkena beberapa pukulan di bagian kepala," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy, Selasa (26/10/2021).

Iqbal menjelaskan, temuan itu diketahui setelah jenazah korban jalani otopsi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Moewardi.

Baca juga: Polisi Usut Kematian Mahasiswa UNS yang Meninggal Saat Diklatsar Menwa

Terkait kasus itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, salah satunya dari pihak panitia kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pra Gladi Patria XXXVI Resimen Mahasiswa (Menwa), Minggu (24/10/2021).

"Sampai saat ini sudah 18 orang saksi diperiksa. 8 orang saksi dari peserta, 9 orang saksi dari panitia, 1 orang Dosen UNS," ungkap Iqbal.

Namun, hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka.

Baca juga: Polda Jateng Ungkap Penyebab Kematian Mahasiswa UNS: Pukulan di Kepala

 

Tuntutan keluarga

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal AlqudusyKOMPAS.com/polda jateng Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy

Seperti diketahui, pihak keluarga menemukan kecurigaan saat melihat jasad Gilang.

Paman korban, Sutanto, melihat ada luka bekas lebam di bagian wajah. Pihak keluarga pun meminta polisi mengusut tuntas kasus itu.

Baca juga: Mahasiswa Tewas Saat Diksar Menwa, UNS: Jika Ada Unsur Kelalaian, Kita Bersikap Tegas...

"Keluarga tidak terima dengan kejadian ini. Pokoknya keluarga ingin tahu penyebab meninggalnya itu karena kecelakaan atau penganiayaan. Yang penting tahu penyebabnya," ujarnya, Senin.

(Penulis: Kontributor Solo, Labib Zamani | Editor: Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Kesepakatan Keluarga, Pelaku Pencabulan Nikahi Korban di Mapolres Mukomuko

Regional
Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Kecelakan Tunggal di Tol Pekanbaru-Dumai, Seorang Pengemudi Tewas

Regional
Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep 'Smart City', Mana Saja?

Sejumlah Daerah Ini Sudah Terapkan Konsep "Smart City", Mana Saja?

Regional
3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

3 Daerah yang Pernah Jadi Ibu Kota Indonesia, Ternyata Pernah 2 Kali di Pulau Sumatera

Regional
6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

6 Makanan Ini Dulu Favorit Raja-raja, Sekarang Siapa Pun Bisa Menikmatinya

Regional
Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Suaminya Meninggal karena Diduga Dianiaya Oknum Polisi Saat Penyergapan, Istri Korban: Suami Saya Dipukuli di Hadapan Anak Saya

Regional
Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Pak Ogah Sakit, Ini Sejarah Perjalanan Boneka Si Unyil, Ada sejak Tahun 1981

Regional
Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Terkait Kasus Korupsi Bupati PPU, 2 ASN Dipanggil KPK

Regional
Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Kapolda Jateng Copot Kasatreskrim Polres Boyolali Buntut Lecehkan Korban Pemerkosaan

Regional
Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Viral, Video Ibu Hendak Melahirkan Ditandu Warga Lewati Jalan Rusak di Sumsel

Regional
Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Guru Agama di Tarakan Cabuli 5 Muridnya, Ada Korban yang Dicabuli Berulang Kali

Regional
Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Warga Boyolali Jadi Korban Pelecehan Verbal Oknum Perwira Polisi Saat Buat Laporan

Regional
Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Cerita Wanita Hilang Kontak di Malaysia sejak 2001, 8 Tahun Kerja Tanpa Digaji

Regional
Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Liburan ke Bengkulu, Nikmati Sensasi Menunggu Durian Runtuh

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Polisi Tangkap 5 Terduga Penimbun 9,1 Ton Minyak Tanah di Labuan Bajo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.