Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/10/2021, 15:56 WIB
Andi Muhammad Haswar,
Dony Aprian

Tim Redaksi

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) merilis data jumlah penderita Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) selama pandemi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengatakan, jumlah penderita ODGJ pada tahun 2020 tercatat mencapai 741 orang dengan berbagai kategori.

"Ini semua penderita masih kategori ringan, sedang sampai dengan berat," ujar Machli Riyadi dalam keterangan yang diterima, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Pasien ODGJ Naik 20 Persen Selama Pandemi, Cek Konsultasi Kesehatan Mental Gratis yang Tersedia

Machli mengungkapkan, jika dibandingkan tahun 2020, terjadi penambahan penderita ODGJ di tahun 2021 sebanyak 257 orang.

"Saat ini pada 2021 meningkat tajam hingga naik 200 orang lebih. Tepatnya, sebanyak 998 orang masuk kategori ODGJ," tambahnya.

Peningkatan jumlah ODGJ di Banjarmasin, jelasnya, dikarenakan tekanan hidup akibat pandemi.

"Inilah yang memicu lonjakan tajam penderita ODGJ di Banjarmasin," tutur Machli.

Saat ini, kata Machli, dinkes tengah berupaya untuk menurunkan angka penderita ODGJ dengan menggelar berbagai kegiatan dan sosialisasi.

Baca juga: Belum Setahun Banyuwangi Tangani 73 ODGJ Telantar, Masih Ada Keluarga yang Menganggapnya Aib

Salah satunya dengan menggelar Jambore Kesehatan Jiwa dengan memaksimalkan pusat-pusat kesehatan di Kota Banjarmasin.

Dinkes Kota Banjarmasin terus menggencarkan vaksinasi kepada penderita ODGJ dan kelompok disabilitas.

"Kami juga memberi penghargaan kepada puskesmas yang berkinerja terbaik dalam pemberian vaksinasi terbanyak kepada ODGJ. Kemudian, kepada para inovator yang memberikan solusi terbaik kepada penanganan disabilitas termasuk pemberian vaksin kepada kelompok disabilitas," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pleno Tingkat Kecamatan, Perolehan PDI-P di Solo Turun Jadi 20 Kursi

Pleno Tingkat Kecamatan, Perolehan PDI-P di Solo Turun Jadi 20 Kursi

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Jumat 1 Maret 2024, dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Jumat 1 Maret 2024, dan Besok: Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Hindari Jalan Berlubang, Warga di Demak Tewas Terlindas Truk

Hindari Jalan Berlubang, Warga di Demak Tewas Terlindas Truk

Regional
Tak Terima Ditilang, Pengendara di Bima Berdoa di Tengah Jalan agar Polisi Dapat Hidayah

Tak Terima Ditilang, Pengendara di Bima Berdoa di Tengah Jalan agar Polisi Dapat Hidayah

Regional
Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Petugas Panwaslu di Mimika Hilang 17 Hari, Tubuh Penuh Luka Goresan Saat Ditemukan

Regional
Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Kapolda Maluku Copot Kapolsek Manipa karena Malas Berkantor

Regional
Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Sidang Lanjutan Wanprestasi, Pihak Gibran Tegaskan Tak Ada Perjanjian dengan Almas

Regional
Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Dua Kecamatan Jadi Sorotan, Ratusan Polisi-TNI Amankan Rekapitulasi KPU Lombok Barat

Regional
Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Prabowo-Gibran Unggul di Pilpres, Gerindra Blora Klaim Suaranya Bertambah

Regional
Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Cerita Parjianto, Jual Durian dengan Harga Rp 15.000, Sehari Laku 700 Buah

Regional
Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Jaksa Tuntut Kades Terjaring OTT di Sumbawa Barat 7 Tahun Penjara

Regional
Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang 'Restorative Justice'

Pelajar Ketahuan Bawa Senjata Tajam, Polresta Magelang Tutup Peluang "Restorative Justice"

Regional
Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Suara PDI-P di Salatiga Tetap Unggul, tapi Jumlahnya Menurun

Regional
Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Anak Jadi Tersangka Pembunuhan Ibu Kandung di Aceh Besar

Regional
'Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

"Memang Jatahnya Lahirnya Tanggal Segitu, Masa Mau Ditahan, Mau Kembali ke Rahim”

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com