Tak Terima Ditegur, Preman Tikam Tukang Ojek, Ponsel Korban Meledak gara-gara Kena Tusuk

Kompas.com - 02/10/2021, 08:50 WIB
TERSANGKA PENUSUKAN—Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto menanyai EK, tersangka penusukan Bari, seorang tukang ojek di seputar wilayah Pasar Ngadirojo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jumat (1/10/2021). KOMPAS.COM/Dokumentasi Polres WonogiriTERSANGKA PENUSUKAN—Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto menanyai EK, tersangka penusukan Bari, seorang tukang ojek di seputar wilayah Pasar Ngadirojo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jumat (1/10/2021).

KOMPAS.com - Gara-gara tak diterima ditegur, preman berinisial EK (36) menusuk Bari, seorang tukang ojek.

Akibat terkena tusukan, ponsel korban sampai meledak.

Kejadian ini berlangsung Pasar Ngadirojo, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Senin (27/9/2021).

Selain melakukan penusukan, preman tersebut juga kerap memalak pedagang pasar.

Baca juga: Ponsel yang Dikantongi Tukang Ojek Meledak Saat Ditikam Preman

Meski kerap meresahkan, selama ini belum ada warga yang melaporkan perbuatan pelaku ke polisi.

“Biasanya malak minta rokok dan uang,” ujar Kepala Kepolisian Resor Wonogiri AKBP Dydit Dwi Susanto, Jumat (1/10/2021).

Usai kejadian penusukan itu, pelaku akhirnya ditangkap polisi.

Kini, EK ditahan di sel Markas Polres Wonogiri.

Baca juga: Heboh Video Preman Tantang Polisi Saat Pungli di Pasar Sambu Medan, Kapolsek: Terlalu Arogan

 

Kronologi penusukan

Ilustrasi garis polisi.SHUTTERSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Dydit menjelaskan, penusukan terhadap tukang ojek itu bermula saat pelaku memalak beberapa orang, termasuk korban.

“Tersangka melakukan pemalakan kepada orang termasuk korban. Sama korban ditegur. Preman itu marah lalu menusuk korban sebanyak tiga kali,” ucapnya.

Pelaku menusuk korban menggunakan pisau. Kata Dydit, tusukan pertama berhasil ditangkis korban.

Baca juga: Peras Pedagang, Preman Tantang Seluruh Polisi dan Bilang Panggil Semua Orang Polsek, Enggak Takut Aku

EK kembali melakukan serangan. Kali ini, pelaku mengincar perut korban. Beruntungnya, ujung mata pisau mengenai ritsleting jaket korban.

“Tusukan ketiga mengena di saku korban. Saat itu ada handphone yang dikantongi korban hingga meledak dan membakar jaket, saku, dan uang milik korban,” terang Dydit.

Korban sempat memberikan perlawanan dengan melempar batako. Lemparan itu mengenai helm yang dipakai pelaku.

Baca juga: Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Pelaku kemudian melarikan diri ke dalam pasar. Preman itu tidak berkutik lantaran dikepung warga. Dia nyaris dimassa. Untungnya, EK segera diamankan petugas.

Menurut Dydit, tersangka bakal dijerat dengan pasal 352 ayat 2 KUHP dan Undang-Undang Kedaruratan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Solo, Muchlis Al Alawi | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Regional
Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Regional
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Regional
Dinkes: Puncak Covid-19 di Banten Diprediksi Minggu Ketiga Februari 2022

Dinkes: Puncak Covid-19 di Banten Diprediksi Minggu Ketiga Februari 2022

Regional
Sempat Mangkrak Lebih dari 5 Tahun, Bupati Kendal Tempati Rumah Dinas yang Pembangunannya Telan Rp 15 Miliar

Sempat Mangkrak Lebih dari 5 Tahun, Bupati Kendal Tempati Rumah Dinas yang Pembangunannya Telan Rp 15 Miliar

Regional
Reka Ulang Pembunuhan 5 Warga di OKU, Ini Motif Pelaku Habisi Nyawa Para Korban

Reka Ulang Pembunuhan 5 Warga di OKU, Ini Motif Pelaku Habisi Nyawa Para Korban

Regional
Viral di Media Sosial Curhatan Mahasiswi Mengaku Diperkosa Oknum Polisi di Banjarmasin

Viral di Media Sosial Curhatan Mahasiswi Mengaku Diperkosa Oknum Polisi di Banjarmasin

Regional
Baru Seminggu Keluar Penjara, Pria di Riau Ditangkap Lagi karena Curi Uang Kotak Infak

Baru Seminggu Keluar Penjara, Pria di Riau Ditangkap Lagi karena Curi Uang Kotak Infak

Regional
8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ditangkap, Ini Peran Setiap Pelaku

8 Pelaku Pembakar Mobil Pejabat Lapas Pekanbaru Ditangkap, Ini Peran Setiap Pelaku

Regional
Kejati Temukan Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer UNBK SMA dan SMK di Banten

Kejati Temukan Dugaan Korupsi Pengadaan Komputer UNBK SMA dan SMK di Banten

Regional
Jaringan Telekomunikasi di Jayapura Sempat Terputus, Aktivitas Warga Terganggu

Jaringan Telekomunikasi di Jayapura Sempat Terputus, Aktivitas Warga Terganggu

Regional
Gibran Tanggapi soal Dukungan untuk Ubedilah terkait Pelaporan Dia dan Kaesang ke KPK

Gibran Tanggapi soal Dukungan untuk Ubedilah terkait Pelaporan Dia dan Kaesang ke KPK

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 Januari 2022

Regional
Kapolda Papua Barat Sebut 17 Korban Terbakar Bentrok Sorong Diidentifikasi Tim DVI

Kapolda Papua Barat Sebut 17 Korban Terbakar Bentrok Sorong Diidentifikasi Tim DVI

Regional
Video Emak-emak Murka Kejar Pria Bermasturbasi Viral di Medsos

Video Emak-emak Murka Kejar Pria Bermasturbasi Viral di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.