Tak Mau Bayar Kredit, Dua Pria Ini Kompak Buat Laporan Palsu Kehilangan Mobil

Kompas.com - 30/09/2021, 10:47 WIB
Ekri Sucipto (26) dan Johan (28) dua pelaku pembuat laporan palsu saat berada di Polsek Tebing Tiggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. DOK. POLSEK TEBING TINGGIEkri Sucipto (26) dan Johan (28) dua pelaku pembuat laporan palsu saat berada di Polsek Tebing Tiggi, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan.

EMPAT LAWANG, KOMPAS.com - Ulah Ekri Sucipto (26) dan Johan (28) warga Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan yang mengaku kehilangan satu unit mobil pick up membuat kedua sahabat ini harus mendekam dipenjara.

Sebab, mobil pick up yang dilaporkan hilang itu ternyata telah dijual oleh mereka kepada seseorang seharga Rp 14 juta.

Baca juga: Ratusan Satwa Endemik Ditemukan di Dalam Mobil Tak Bertuan, Diduga Akan Diselundupkan ke Luar Negeri

Kapolsek Tebing Tinggi AKP M Aidil mengatakan, bahwa Ekri dan Johan semula datang ke polsek dan mengaku mobilnya yang terparkir di halaman rumah kontrakan mereka telah hilang dicuri.

Petugas lalu melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka ini.

Namun dalam proses itu polisi menemui banyak kejanggalan dari peristiwa hilangnya mobil tersebut.

Baca juga: Satria Kabur Saat Mobil Terios yang Ia Kemudikan Terbalik, Diduga Mabuk dan Ugal-ugalan

Petugas lalu kembali melakukan pendalaman sampai akhirnya Ekri dan Johan berkata jujur.

"Ternyata mobil itu sudah dijual oleh kedua tersangka seharga Rp 19 juta. Mereka sengaja membuat laporan palsu agar mendapatkan asuransi dan terbebas dari kredit leasing," kata Aidil, Rabu (30/9/2021).

 

Uang hasil penjualan mobil tersebut digunakan Ekri dan Johan untuk memperbaiki alat organ tunggal milik tersangka.

Dari tersangka, polisi masih mendapatkan barang bukti berupa uang Rp 12 juta yang belum sempat digunakan.

"Motif tersangka hanya ingin mendapatkan asuransi dari pihak leasing sehingga sengaja membuat laporan palsu "ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka pun dikenakan pasal 242 KUHP tentang penipuan dengan ancaman penjara selama 7 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapi Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Sebut Apa Salahnya Rapat Berbahasa Sunda

Tanggapi Arteria Dahlan, Dedi Mulyadi Sebut Apa Salahnya Rapat Berbahasa Sunda

Regional
Hendak Masuk Malaysia, 7 TKI Ilegal Diselamatkan di Pulau Judah Karimun

Hendak Masuk Malaysia, 7 TKI Ilegal Diselamatkan di Pulau Judah Karimun

Regional
Polres Sumba Timur Tangkap 2 Pencuri Kerbau, 2 Masih Buron

Polres Sumba Timur Tangkap 2 Pencuri Kerbau, 2 Masih Buron

Regional
2 Arisan Online Fiktif di Jateng Terungkap, 183 Orang Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

2 Arisan Online Fiktif di Jateng Terungkap, 183 Orang Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Regional
Jembatan Ponton Pelabuhan Ungar Karimun Ambruk, Penyangga Patah Sejak Pagi

Jembatan Ponton Pelabuhan Ungar Karimun Ambruk, Penyangga Patah Sejak Pagi

Regional
Bikin Stori FB Video Mesum Anak Sekolah, Pemuda Ini Diciduk Polisi

Bikin Stori FB Video Mesum Anak Sekolah, Pemuda Ini Diciduk Polisi

Regional
Berbekal Foto dan Ijazah, Mutia Cari Ibunya yang 17 Tahun Hilang Kontak di Hongkong

Berbekal Foto dan Ijazah, Mutia Cari Ibunya yang 17 Tahun Hilang Kontak di Hongkong

Regional
Dilalap Api Selama 30 Menit, 4 Rumah Warga di Jambi Hangus Terbakar

Dilalap Api Selama 30 Menit, 4 Rumah Warga di Jambi Hangus Terbakar

Regional
Usai Pemerkosa Bebas, Gadis Keterbelakangan Mental yang Hamil Dinikahkan dengan Pelaku

Usai Pemerkosa Bebas, Gadis Keterbelakangan Mental yang Hamil Dinikahkan dengan Pelaku

Regional
Capaian Vaksinasi di Maluku Tengah Baru 60 Persen, Ini Kata Bupati

Capaian Vaksinasi di Maluku Tengah Baru 60 Persen, Ini Kata Bupati

Regional
Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanan, 2 Pemain Sepak Bola di Purbalingga yang Berkelahi di Lapangan Bebas

Hakim Kabulkan Penangguhan Penahanan, 2 Pemain Sepak Bola di Purbalingga yang Berkelahi di Lapangan Bebas

Regional
Jelang Imlek, PLN Bangka Belitung Pastikan Stok Batu Bara PLTU Cukup

Jelang Imlek, PLN Bangka Belitung Pastikan Stok Batu Bara PLTU Cukup

Regional
4 Batu Nisan Kuno Beraksara Arab di Palembang Akan Diajukan Jadi Cagar Budaya

4 Batu Nisan Kuno Beraksara Arab di Palembang Akan Diajukan Jadi Cagar Budaya

Regional
Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa hingga Hamil oleh Paman dan Tetangga, Korban Akan Dinikahkan dengan Pelaku

Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa hingga Hamil oleh Paman dan Tetangga, Korban Akan Dinikahkan dengan Pelaku

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Januari 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.