Citilink Jakarta-Batam Sempat Mendarat di Palembang, Ini Sebabnya

Kompas.com - 28/09/2021, 07:29 WIB
Ilustrasi pesawat Citilink. KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Ilustrasi pesawat Citilink.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QQ 944 mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Senin (27/9/2021) sore.

Pesawat tersebut berangkat dari Jakarta dan sedianya mendarat langsung di Batam, Kepulauan Riau.

Pendaratan darurat diduga akibat lampu indikasi bahaya yang menyala.

Baca juga: Citilink Raih Predikat Maskapai LCC dengan Layanan Kesehatan Terbaik Saat Pandemi

Hingga berita ini ditulis, pihak Citilink belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut dan masih melakukan investigasi terkait hal itu.

"Sebentar ya, kita sedang lakukan crosscheck dan investigasi atas kejadian tsb (tersebut). Mohon menunggu statement resmi dari kita ya," ujar VP Corsec Citilink Diah melalui pesan singkat kepada Tribun Sumsel.com.

Sementara itu, Executive General Manager Bandara SMB II Palembang KRAT Tommy A Adinagoro memastikan bahwa pesawat terpaksa mendarat darurat, karena lampu indikasi bahaya menyala dan saat diperiksa tidak ada apa-apa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya lampu indikasi peringatan bahaya saja menyala dan setelah dicek bersama oleh tim teknik, kini pesawat sudah meneruskan perjalanan ke Batam," kata Tommy saat dikonfirmasi, Senin.

Baca juga: Dukung PON di Papua, Garuda Indonesia dan Citilink Tambah Frekuensi Penerbangan

Berdasarkan informasi, setelah sekitar 2,5 jam berada di Bandara SMB II Palembang, penumpang pesawat tersebut sudah melanjutkan terbang dengan rute semula, yakni tujuan Batam.

Tommy mengatakan, ada beberapa penumpang turun dan tidak melanjutkan terbang ke Batam, yakni empat orang penumpang dewasa dan dua anak-anak.

Namun, pada Selasa ini, penumpang tersebut akan melanjutkan penerbangan ke Batam yang difasilitasi oleh Citilink.

"Info detailnya bisa konfirmasi langsung ke Citilink," kata Tommy.

konfirmasi langsung ke Citilink," kata Tommy

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Lampu Indikasi Peringatan Bahaya Menyala, Citilink Mendarat Darurat di Palembang

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Jaga Keamanan Usai Bentrokan Simpatisan Perguruan Silat dan Warga, Ini yang Dilakukan Pemkab Lamongan

Regional
Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Antisipasi Bencana di Musim Hujan, Bupati Jember Tingkatkan Kesiapsiagaan Personel

Regional
Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Ada Klaster Sekolah di Jateng, Ganjar Minta PTM Dicek Rutin

Regional
Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Menumpang Tinggal di Rumah Tetangga, Bocah Yatim Piatu Ini Malah Diperkosa

Regional
Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Mahasiswa Meninggal Saat Diklatsar Menwa, UNS Solo Akan Evaluasi

Regional
Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Kisah Batik Toeli, Karya Penyandang Tuli yang Tembus Pasar AS Berkat Platform Digital

Regional
Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Lantik Pengurus Baznas Kota Surabaya Setelah 7 Tahun Vakum, Ini Pesan Eri Cahyadi...

Regional
Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Nadiem Makarim: Pembelajaran Jarak Jauh Bisa Sebabkan Learning Loss Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Regional
Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Misteri Mayat dalam Plastik di Hutan, Korban Kenal Pelaku di Medsos Setahun Lalu

Regional
Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Kejaksaan Usut Dugaan Korupsi Anggaran Pembayaran Tenaga Harian Lepas PDAM Kota Madiun

Regional
Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Warga Minta Pemkot Serang Bayar Rp 2,5 Miliar Kompensasi Sampah Tangsel, Wali Kota: Kirimnya Baru 3 Bulan, Diminta Bayar Setahun

Regional
Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Kronologi Pembunuhan Perempuan dalam Plastik di Hutan, Pelaku Hendak Dikenalkan pada Orangtua Korban

Regional
BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

BEM SV UNS Minta Kampus dan Menwa Transparan Soal Meninggalnya Gilang Saat Diklatsar

Regional
Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Pemuda yang Tenggelam di Kali Kunto Kediri Ditemukan Tewas

Regional
Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Calon Kepala Desa Ini Menang Telak, Padahal Meninggal 12 Hari Sebelum Pilkades

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.