Kronologi Pencurian Truk yang Gagal karena Mogok di Jalan, Pelaku Panik dan Tinggalkan Mobil Sewaan

Kompas.com - 28/09/2021, 06:16 WIB
Ilustrasi truk. SHUTTERSTOCKIlustrasi truk.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Tiga pelaku pencurian truk meninggalkan kendaraan hasil curian mereka setelah truk yang mereka curi mogok saat dibawa kabur. Karena panik, mereka juga meninggalkan mobil sewaan yang mereka bawa di pinggir jalan.

Kasus tersebut terjadi wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Sementara tiga pelaku adalah RDN (33) warga Semampir, AW (35) warga Medokan Ayu, dan AG.

Di hari kejadian, tiga pelaku yang mengendarai mobil Susuzki Ertiga dengan nomor polisi L 1897 PG mengadang truk bernomor polisi B9850 YT di Jalan Demak, Surabaya.

Baca juga: Pencuri di Surabaya Tinggalkan Truk Rampasan di Jalan gara-gara Mogok

Tiga pelaku tersebut kemudian menyeret sopir dan kenek yang menolak turun dari truk. Tak hanya itu, para pelaku juga memukul dua korban dan mengambi ponsel serta dompet berisi uang.

Salah satu pelaku, RDN kemudian membawa truk tersebut kabur. Sementata AG dan AW masuk ke dalam mobil sewaan yang mereka bawa.

Namun setelah berjalan lima kilometer, truk tersebut ternyata mogok. DRF pun menepi di pinggir jalan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Motor Hasil Curiannya Mogok, Pria di Lombok Akhirnya Ditangkap Polisi, Ini Kronologinya

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjungan Perak Surabaya AKBP Anton Elfrino Trisanto karena panik, tiga pelaku meninggalkan truk hasil curian dan mobil Ertiga yang mereka sewa di pinggir jalan.

Kasus tersebut terungkap setelah Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat laporan dari warga.

Petugas kemudian berhasil menangkap dua pelaku yakni AW dan RDN. Sementara AG masih dalam pencarian.

Baca juga: Pencuri Tinggalkan Motor Curian karena Mogok di Jalan, Pelaku Dilumpuhkan Polisi karena Mencoba Kabur

"Dugaan sementara mereka sudah mengincar truk tersebut. Namun kasus ini masih didalami lagi oleh anggota kami," jelas Anton. Polisi juga menyelidiki tujuan tersangka merampas truk.

"Mobil juga bukan milik tersangka. Saat kami selidiki ternyata mereka menyewa di rental. Ini masih kami kembangkan lagi tujuan mereka mencuri truk garam tersebut," kata Anton

Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal pencurian dengan kekerasan yaitu Pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Muchlis | Editor : Pythag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Balita di Kota Batu Alami Luka Bakar akibat Dianiaya Calon Ayah Tiri

Regional
Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Ditanya Soal Pilpres 2024, Begini Jawaban Sandiaga Uno

Regional
Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Bupati Sumedang Terima Laporan Dugaan Pelecehan Agama oleh Majelis Zikir di Bangbayang

Regional
Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Siap-Siap, Tarif Parkir di Pusat Kota Bandung Dipastikan Naik pada Awal Tahun 2022

Regional
Telusuri Motif Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Penyidik Sita Ponsel Bripka MN dan Istri

Telusuri Motif Polisi Tembak Polisi di Lombok Timur, Penyidik Sita Ponsel Bripka MN dan Istri

Regional
Polisi Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa

Polisi Temukan Tanda Kekerasan di Tubuh Mahasiswa UNS yang Tewas Saat Diklatsar Menwa

Regional
Video Saat Dipukul Kapolres Nunukan Jadi Viral, Brigpol SL Minta Maaf dan Mengaku Salah, Ini Alasannya

Video Saat Dipukul Kapolres Nunukan Jadi Viral, Brigpol SL Minta Maaf dan Mengaku Salah, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 26 Oktober 2021

Regional
Cara Unik Wali Kota Madiun Tentukan Sekda, Buat Jajak Pendapat di DPRD dan OPD

Cara Unik Wali Kota Madiun Tentukan Sekda, Buat Jajak Pendapat di DPRD dan OPD

Regional
Pria di Sleman Cabuli Remaja 14 Tahun Anak Pacarnya 17 Kali, Ketahuan karena Korban Berontak

Pria di Sleman Cabuli Remaja 14 Tahun Anak Pacarnya 17 Kali, Ketahuan karena Korban Berontak

Regional
Edy Rahmayadi Dukung Harga Tes PCR Turun, tapi Bukan Berarti Bebas Jalan Sana-sini

Edy Rahmayadi Dukung Harga Tes PCR Turun, tapi Bukan Berarti Bebas Jalan Sana-sini

Regional
Tepergok Mencuri Sarang Burung Walet, Tiga Pria Ini Nyaris Diamuk Massa

Tepergok Mencuri Sarang Burung Walet, Tiga Pria Ini Nyaris Diamuk Massa

Regional
Imbas Tewasnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS Hentikan Semua Kegiatan Fisik di Kampus

Imbas Tewasnya Mahasiswa Saat Diklatsar Menwa, Rektorat UNS Hentikan Semua Kegiatan Fisik di Kampus

Regional
Kasus Siswi Dikeroyok karena TikTok Berlanjut, Ortu Tolak Mediasi Polisi

Kasus Siswi Dikeroyok karena TikTok Berlanjut, Ortu Tolak Mediasi Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.