Antisipasi Tsunami, Pemkab Maluku Tengah Siapkan Sejumlah Skenario

Kompas.com - 12/09/2021, 15:06 WIB
Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYBupati Maluku Tengah Tuasikal Abua

AMBON, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maluku Tengah menyiapkan sejumlah skenario jangka panjang untuk mengantisipasi ancaman tsunami di wilayah tersebut.

Kabupaten Maluku Tengah yang sebagian besar wilayahnya berada di Pulau Seram menjadi daerah paling rawan terhadap bencana tsunami non-tektonik.

Berdasarkan hasil analisis dan monitoring Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah paling rawan berada di bagian selatan Pulau Seram yang berada di kabupaten tersebut.

Baca juga: Potensi Tsunami di Pesisir Maluku Tengah Tinggi, Ini Peringatan BMKG

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua mengatakan, sejauh ini berbagai langkah antisipasi terus dilakukan, baik melalui sosialisasi maupun penyiapan jalur evakuasi bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan tsunami.

“Sosialisasi kepada masyarakat menjadi sangat penting. Kita juga siapkan jalur evakuasi bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana, karena ini sangat penting,” kata Abua kepada Kompas.com, Sabtu (11/9/2021).

Baca juga: BMKG: Waspada, Potensi Tsunami Non Tektonik di Maluku Tengah Cukup Tinggi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Abua mengakui bahwa Maluku Tengah menjadi daerah paling rawan gempa dan tsunami di Maluku, berdasarkan hasil analisis BMKG.

Untuk itu, langkah antisipasi dan kesiapsiagaan dari semua pihak, khususnya masyarakat menjadi sangat penting.

“Kita berharap jangan sampai terjadi. Tapi kita juga harus tetap berikhtiar dan menyadarkan masyarakat bahwa daerah kita ini rawan terhadap bencana,” ujar Abua.

Sementara itu, Kepala BPBD Maluku Tengah Abdul Latif Key mengatakan, pihaknya saat ini terus melakukan sosliasisi ke masyarakat terkait ancaman tsunami di wilayah itu.

“Memberikan pemahaman bahwa kita tidak bisa merubah alam ini seperti apa. Tapi kalau terjadi bencana, ini langkah yang harus kita lakukan,” kata Latif.

Baca juga: Jasad Perempuan Terlilit Tali di Pantai Gegerkan Warga Maluku Tengah

Berikutnya, menurut Latif, sesuai permintaan BMKG, pihaknya telah menyiapkan jalur evakuasi di setiap desa di Maluku Tengah sejak beberapa tahun lalu.

“Jalur evakuasi di setiap desa itu lebih dari satu dan Ibu Kepala BMKG sangat apresiasi terhdap jalur evakluasi yang kita siapkan. Tapi Beliau bliang agar bisa ditambah lagi,” kata Latif.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jebol Tembok, Kawanan Pencuri Bobol Minimarket di Madiun, Uang Puluhan Juta Raib

Jebol Tembok, Kawanan Pencuri Bobol Minimarket di Madiun, Uang Puluhan Juta Raib

Regional
Balita Dianiaya Kekasih Ibunya, Alami Luka Bakar, Sang Ibu Enggan Lapor Polisi karena Takut Tak Dinikahi

Balita Dianiaya Kekasih Ibunya, Alami Luka Bakar, Sang Ibu Enggan Lapor Polisi karena Takut Tak Dinikahi

Regional
4 Tahun Jadi Buron, Terpidana Korupsi Genset Bandara Hang Nadim Ditangkap

4 Tahun Jadi Buron, Terpidana Korupsi Genset Bandara Hang Nadim Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kasus Penyidik Cabuli Istri Tersangka | Fakta Baru Mahasiswa UNS Tewas Saat Diklatsar

[POPULER NUSANTARA] Kasus Penyidik Cabuli Istri Tersangka | Fakta Baru Mahasiswa UNS Tewas Saat Diklatsar

Regional
4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

4 Kelurahan di Kota Madiun Terancam Banjir Kiriman dari Gunung Wilis

Regional
90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

90 Persen Kantor Pemerintah di Kota Blitar Sudah Pasang QR Code, tetapi Tidak Dipakai dengan Benar

Regional
Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Atap SD di Ngawi Rusak hingga Mengenai Kepala Siswa, Perangkat Desa: Kami Tidak Tahu

Regional
2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

2 ABK KM Liberty I Ditemukan di Perairan Bali, 1 di Antaranya Meninggal

Regional
Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Di Ponpes Ini, Santrinya Mahir Membuat Pesawat Aeromodelling, Harganya Sampai Rp 20 Juta

Regional
Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Kronologi Pengendara Supra Fit Tewas Setelah Terjun dari Jembatan, Diduga Mabuk Saat Berkendara

Regional
Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Bersubsidi Ajukan Praperadilan

Regional
Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Fakta Puluhan Warga Keracunan Makanan Hajatan di Nganjuk, 1 Orang Meninggal, Ternyata Acara Tak Berizin

Regional
Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Serahkan Penghargaan Program Kampung Iklim, Eri Cahyadi Ingin Keberhasilan Menular ke Wilayah Lain

Regional
Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Tanggul Sungai Jebol, Sejumlah Rumah di Banyumas Terendam Banjir

Regional
Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Honda Supra Fit Terjun dari Jembatan, Pengendara Tewas, Penumpang Terluka Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.