Kompas.com - 08/09/2021, 21:03 WIB
Situasi truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Breksi tepatnya di depan Gapura Gunung Sari, Dusun Gunung Sari, Sambirejo, Prambanan, Sleman. akibat kecelakaan ini Lima orang meninggal dunia. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMASituasi truk yang mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Breksi tepatnya di depan Gapura Gunung Sari, Dusun Gunung Sari, Sambirejo, Prambanan, Sleman. akibat kecelakaan ini Lima orang meninggal dunia.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak enam orang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal truk yang mengangkut batu di jalan Candi Ijo, Gunung Sari, Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat (3/09/2021).

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menilai jalan Candi Ijo atau jalan menuju destinasi wisata Breksi berbahaya untuk dilalui truk.

Pelaksana Tugas Ketua Subkomite Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan telah bertemu dengan Dishub Kabupaten Sleman dan jajaran.

Baca juga: Pengobatan Korban Kecelakaan di Tebing Breksi Terkendala Biaya, Warga Galang Donasi

Dalam pertemuan tersebut dirinya diminta untuk mengkaji kecelakaan tunggal truk yang terjadi di jalan menuju Tebing Breksi.

KNKT tidak melakukan investigasi resmi. Namun melakukan analisis dari data Dishub Kabupaten Sleman.

Dalam keteranganya, Plt Ketua Subkomite LLAJ KNKT Ahmad Wildan menyampaikan dari hasil analasis data, kesimpulan sementara jalur tebing Breksi adalah jalan yang sangat berisiko dengan jarak sepanjang 1,83 kilometer.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Memiliki perbedaan ketinggian 191 meter, dan grade maksimal di situ adalah 35 persen, ini adalah hasil pengukuran kami," kata Wildan, Rabu (8/9/2021).

Wildan juga melakukan analisis terkait dengan spesifikasi truk yang mengalami kecelakaan.

Setelah dilihat spesifikasinya, truk yang mengalami kecelakaan memiliki kemampuan torsi dengan gradebility atau kemampuan melalui tanjakan hanya sampai 25 persen.

Baca juga: Ini Nama Korban Meninggal dan Luka Kecelakaan Truk di Tebing Breksi Sleman

Menurutnya jika truk dengan kemampuan torsi dibawah geometrik jalannya, maka pengemudi akan dihadapkan dengan beberapa kondisi.

Jika pengemudi menggunakan gigi dua, maka kampas remnya tidak akan mampu menahan disipasi panas yang dihasilkan dari gesekan kampas dan tromol.

Dapat dipastikan akan terjadi brakefading (rem blong).

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mediasi Sengketa Lahan Warga Tawiri dan TNI AU, Wali Kota Ambon: Ada Miskomunikasi

Mediasi Sengketa Lahan Warga Tawiri dan TNI AU, Wali Kota Ambon: Ada Miskomunikasi

Regional
Kadin Diharap Bantu UMKM Dapat Sertifikat Halal dan BPOM, agar Produk Mudah Dipasarkan

Kadin Diharap Bantu UMKM Dapat Sertifikat Halal dan BPOM, agar Produk Mudah Dipasarkan

Regional
Demo Buruh di Banten Tuntut UMK Naik 10-13,5 Persen, Atau Mogok Kerja Besar-besaran

Demo Buruh di Banten Tuntut UMK Naik 10-13,5 Persen, Atau Mogok Kerja Besar-besaran

Regional
Resmikan Bendungan Tugu dan Gongseng di Jatim, Jokowi Berharap Aktivitas Pertanian Meningkat

Resmikan Bendungan Tugu dan Gongseng di Jatim, Jokowi Berharap Aktivitas Pertanian Meningkat

Regional
Soal Video Penganiaayan Remaja di Ambon, Pelaku di Bawah Umur, Berawal dari Dendam Masa Lalu

Soal Video Penganiaayan Remaja di Ambon, Pelaku di Bawah Umur, Berawal dari Dendam Masa Lalu

Regional
Berawal Cari Alamat Rumah, Preman di Tasikmalaya Tewas Dikeroyok Warga

Berawal Cari Alamat Rumah, Preman di Tasikmalaya Tewas Dikeroyok Warga

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 November 2021

Regional
Lokasi Reuni 212 Pindah ke Sentul Bogor, Polda Jabar: Belum Ada Pengajuan Izin

Lokasi Reuni 212 Pindah ke Sentul Bogor, Polda Jabar: Belum Ada Pengajuan Izin

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 30 November 2021

Regional
16 ASN dan 2 Anggota TNI di Kabupaten Blitar Diduga Terima Bansos

16 ASN dan 2 Anggota TNI di Kabupaten Blitar Diduga Terima Bansos

Regional
6 Kabupaten di Kalsel Terendam Banjir, Gubernur Perintahkan Jajaran Cepat Bantu Korban

6 Kabupaten di Kalsel Terendam Banjir, Gubernur Perintahkan Jajaran Cepat Bantu Korban

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 November 2021

Regional
Bendahara Gelapkan Dana Retribusi Pasar Rp 480 Juta di Pamekasan

Bendahara Gelapkan Dana Retribusi Pasar Rp 480 Juta di Pamekasan

Regional
Dua Siswi SD di Gresik Ciptakan Oksibraille, Alat Deteksi Kadar Oksigen bagi Tunanetra

Dua Siswi SD di Gresik Ciptakan Oksibraille, Alat Deteksi Kadar Oksigen bagi Tunanetra

Regional
Temianus Magayang, Tokoh KKB yang Menjabat Kepala Desa, Berusia 25 Tahun dan Terlibat Kerusuhan di Yahukimo

Temianus Magayang, Tokoh KKB yang Menjabat Kepala Desa, Berusia 25 Tahun dan Terlibat Kerusuhan di Yahukimo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.