Kompas.com - 03/09/2021, 10:35 WIB
Ilustrasi sekolah tatap muka. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi sekolah tatap muka.

SALATIGA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga memastikan uji coba pembelajaran tatap muka akan dimulai Senin (6/9/2021).

Uji coba ini diselenggarakan seiring penetapan Salatiga masuk level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Yuni Ambarwati mengatakan dari hasil assessment sekolah, rata-rata sekolah sudah siap mengadakan PTM.

"Dari Satgas Covid-19 juga sudah melakukan penilaian dan menyetujui PTM dilaksanakan meski sifatnya masih uji coba dan terbatas," jelasnya saat dihubungi, Jumat (3/9/2021).

 

Baca juga: Status PPKM Salatiga Turun ke Level 3, Warga Diminta Tak Euforia

Menurut Yuni, pembatasan yang akan diterapkan di antaranya kapasitas kelas maksimal 18 siswa untuk SMP dan SD, sementara TK lima siswa, serta durasi pembelajaran hanya tiga jam per hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Per minggu untuk SMP dilaksanakan tiga hari dan TK serta SD hanya dua hari. Nanti shift ini yang mengatur dari sekolah langsung," ungkapnya.

Ditambahkan, sekolah yang melaksanakan PTM akan dibagi sesuai kuota per kecamatan.

Mengenai vaksinasi untuk pelajar, Yuni mengatakan akan dilaksankan mulai 7 hingga 9 September 2021 sesuai domisili siswa.

"Sebagian memang sudah ada yang vaksin melalui kuota RT dan RW sesuai undangan Dinas Kesehatan. Jadi yang terpenting itu siswa mendapat vaksin dan terlindungi dari Covid-19," tegasnya.

Baca juga: Penggantian Uang Korban Arisan Online di Salatiga Tunggu Penjualan Aset Seller

Sementara Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan sekolah tatap muka harus segera dilaksanakan agar siswa mendapat hak pendidikan secara penuh.

"Meski sekolah dilaksanakan melalui daring, tapi akan lebih maksimal jika bertemu guru secara langsung," ungkapnya.

Yuliyanto menegaskan bahwa dalam pembelajaran tatap muka juga harus disertai persetujuan orangtua.

Terpisah, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Salatiga Mudjiati menyatakan telah siap menggelar PTM.

"Untuk simulasi protokol kesehatan sudah dilaksanakan. Untuk jadwal PTM, kita menunggu dari Dinas Pendidikan," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Wisatawan yang Terjebak Banjir di Kawasan Senggigi Berhasil Dievakuasi

Regional
Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Komplotan Pemalsu Kartu Prakerja di Bandung Ternyata Curi Data dari Situs BPJS Ketenagakerjaan

Regional
Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Kadis ESDM Sultra Jadi Tersangka Korupsi Izin Pertambangan

Regional
Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Jembatan Gladak Perak Putus akibat Erupsi Semeru, Khofifah Sebut Kemungkinan Bangun Jembatan Gantung Sementara

Regional
Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Wanita Ini Tertipu Rp 115 Juta oleh Kenalan dari Aplikasi Kencan Online

Regional
Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Pengirim 2 Peti Mati dan Salib di Dairi Akhirnya Terungkap

Regional
Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Nyalakan Lilin dan Tabur Bunga, Mahasiswa Blitar Tuntut Polri Terbuka Ungkap Kasus Bunuh Diri Mahasiswi UB

Regional
Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru Masih Potensi Keluarkan Awan Panas Guguran dan Banjir Lahar, Warga Diimbau Waspada

Regional
Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Jelang PPKM Level 3 Serentak, Lampu PJU di Kota Tegal Dipadamkan

Regional
Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Rekomendasi Kementerian ESDM dan PVMBG, Pengungsian Ditempatkan Berdasarkan Peta KRB

Regional
Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Lelang Moge untuk Korban Banjir Bandang dan Erupsi Semeru, YouTuber Doni Salmanan Kumpulkan Rp 2 Miliar

Regional
Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dosen Unsri Jadi Tersangka Pelecehan Mahasiswi, Terancam 9 Tahun Penjara

Regional
Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Misteri Truk Kosong Usai Gunung Semeru Meletus, Keberadaan Sopirnya Masih Jadi Teka-teki

Regional
3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

3 Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia Ditangkap di Selat Malaka dan Laut Sulawesi

Regional
Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Ganjar Peringatkan Penambang di Lereng Gunung Merapi: Minggir Dulu, Bahaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.