Kompas.com - 19/08/2021, 15:00 WIB
Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Wakapolres Bulungan Wiliam Sitorus dan Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Muhammad Khomaini saat memberikan keterangan pers terkait perdagangan sianida ilegal di Mapolres Bulungan, Rabu (18/8/2021) (TribunKaltara.com / Maulana Ilhami Fawdi) 
tribunnewsKapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Wakapolres Bulungan Wiliam Sitorus dan Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Muhammad Khomaini saat memberikan keterangan pers terkait perdagangan sianida ilegal di Mapolres Bulungan, Rabu (18/8/2021) (TribunKaltara.com / Maulana Ilhami Fawdi)

KOMPAS.com - Polisi di Kalimantan Utara (Kaltara) berhasil membongkar peredaran sianida ilegal di Desa Sekatak Buji, Bulungan. Satu orang tersangka berinisial NIR (19) turut diamankan.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa 27 drum berisi sianida, dua tong pengolahan pemurnian emas, delapan karung karbon, kompresor, mesin alkon, dua karung boraks, dan satu unit blower, diamankan petugas Polres Bulungan. 

Sementara satu orang berinisial MAK saat ini masih diburu polisi.

Baca juga: Hujan Deras Sejak Subuh, Jalan Trans Kalimantan di Tanah Bumbu Kalsel Terendam Banjir

Zat kimia tersebut, menurut polisi, sering dipakai para penambang emas ilegal untuk memurnikan emas.

"Kasus ini terungkap dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan tindak pidana perdagangan sianida ilegal di Desa Sekatak Buji, Sabtu (14/8). Kemudian tim ke lokasi menemukan tempat pemurnian emas serta ada gudang yang sekaligus tempat jual beli bahan kimia berupa sianida," kata Kasatreskrim Polres Bulungan Iptu Komaini, Rabu (18/8/2021), dilansir dari Antara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 8 Kasus Covid-19 Varian Delta Ditemukan di 5 Daerah di Kalimantan Utara

Kronologi penggerebekan

Setelah mendapat laporan warga, polisi segera melakukan penyelidikan. Lalu, polisi menemukan sebuah gudang dan ditemukan sianida yang disembunyikan di dalam tanah, tepat di bawah pondok tempat tinggal NIR, yang tak lain adalah karyawan pengolahan emas tersebut.

“Kemudian tim langsung melakukan penangkapan dan mengamankan berbagai barang bukti, dan membawa pelaku ke Mapolres Bulungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” kata Komaini.

Baca juga: Tersangka Pengirim Sate Beracun Jalani Rekonstruksi, Salah Satunya Saat Pesan Kalium Sianida

Sulit diberantas, ini alasannya

Dilansir dari Tribunnews, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona menjelaskan, peredaran sianida ilegal di Bulungan sulit diberantas.

Hal itu disebabkan oleh kondisi geografis wilayah Bulungan, khususnya terkait akses dari jalur laut sangat luas dan besar.

Untuk itu, menurut Ronaldo, peran masyaparat sangat dibutuhkan aparat kepolisian untuk memberantas praktik perdagangan sianida ilegal itu.

Baca juga: Viral Foto Nani Pengirim Sate Sianida Berdaster Dalam Penjara, Diambil Anggota Polsek Bantul, Jadi Status WA Isteri Polisi

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplotan Peretas Aplikasi Koperasi Ditangkap, Curi Identitas Anggota, Diduga Keruk Miliaran Rupiah

Komplotan Peretas Aplikasi Koperasi Ditangkap, Curi Identitas Anggota, Diduga Keruk Miliaran Rupiah

Regional
Dianggap Gunakan Acara Keagamaan sebagai Kedok, Kontes Kecantikan Waria Dibubarkan

Dianggap Gunakan Acara Keagamaan sebagai Kedok, Kontes Kecantikan Waria Dibubarkan

Regional
Setelah Ditagih Utang Rp 1 Miliar, Pria di Gowa Ditemukan Tewas Mengenaskan

Setelah Ditagih Utang Rp 1 Miliar, Pria di Gowa Ditemukan Tewas Mengenaskan

Regional
Tangis Korban Warnai Olah TKP Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Unsri

Tangis Korban Warnai Olah TKP Dugaan Pelecehan Seksual Dosen Unsri

Regional
Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Regional
Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Regional
Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Regional
Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Regional
Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Regional
Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Regional
22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Regional
Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Regional
Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Regional
Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Regional
Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.