Kompas.com - 16/08/2021, 20:55 WIB

NGANJUK, KOMPAS.com – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk memborong 2.500 bendera merah putih yang dijajakan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Ribuan bendera merah putih itu lantas dibagikan kepada masyarakat Nganjuk secara merata di 284 desa melalui Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Baca juga: Mengenal dr Soetomo, Pahlawan Kemerdekaan Kelahiran Nganjuk

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nganjuk, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Harviadi Agung Prathama menjelaskan, pihaknya memang sengaja memborong ribuan bendera merah putih dari PKL untuk membantu di masa pandemi Covid-19.

“Jadi kami berpartisipasi langsung membantu PKL penjual bendera agar merasakan manfaat dari kegiatan yang mulia ini,” jelas Harviadi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (16/8/2021).

“Tentunya mereka juga terdampak secara ekonomi, sehingga (diharapkan) mereka mampu bangkit dan bersatu melawan Covid -19” lanjut dia.

Baca juga: Modus Guru Agama Cabul di Nganjuk, Beri Uang Jajan Rp 5 Ribu ke Korban

Harviadi melanjutkan, aksi memborong ribuan bendera ini dimaksudkan mendukung program Polda Jatim untuk ‘Gerakan Serentak Polres Nganjuk Untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’ dan pengibaran 76.000 bendera merah putih jelang HUT Ke-76 RI.

Bendera merah putih yang dibeli tersebut, kata Harviadi, lantas dibagikan kepada masyarakat Nganjuk.

Tujuannya untuk menggelorakan semangat merah putih dan nasionalisme jelang HUT Ke-76 RI pada 17 Agustus 2021.

Gerakan ini juga bertujuan untuk memberikan semangat kebangkitan ke masyarakat di masa pandemi Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat Bayi Perempuan dalam Kardus Ditemukan di TPU Cilacap, Ada Pesan 'Mohon Dikuburkan secara Layak, Kami Tak Ada Biaya'

Mayat Bayi Perempuan dalam Kardus Ditemukan di TPU Cilacap, Ada Pesan "Mohon Dikuburkan secara Layak, Kami Tak Ada Biaya"

Regional
Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Kadis Perdagangan Nunukan: Masih Kejauhan Kalau untuk Nunukan

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Kadis Perdagangan Nunukan: Masih Kejauhan Kalau untuk Nunukan

Regional
Melihat Distrik Raveni Rara di Jayapura yang Terisolasi, Tanpa Listrik dan Jaringan Telekomunikasi

Melihat Distrik Raveni Rara di Jayapura yang Terisolasi, Tanpa Listrik dan Jaringan Telekomunikasi

Regional
Kisah Kurman, Pria Asal Adonara Ubah Karung Goni Bekas Jadi Tas Kekinian

Kisah Kurman, Pria Asal Adonara Ubah Karung Goni Bekas Jadi Tas Kekinian

Regional
Alasan Polisi Kawal Rombongan Moge Masuk Tol yang Belum Resmi Dibuka

Alasan Polisi Kawal Rombongan Moge Masuk Tol yang Belum Resmi Dibuka

Regional
Guru Madrasah Kirim Chat Mesum ke Siswinya, Pengamat Minta Harus Diproses Hukum

Guru Madrasah Kirim Chat Mesum ke Siswinya, Pengamat Minta Harus Diproses Hukum

Regional
Rumah di Pesisir Aceh Barat Terendam Rob, Warga Sampai Mengungsi

Rumah di Pesisir Aceh Barat Terendam Rob, Warga Sampai Mengungsi

Regional
Mati Mesin di Tengah Laut, Longboat Berpenumpang 4 Orang Dievakuasi

Mati Mesin di Tengah Laut, Longboat Berpenumpang 4 Orang Dievakuasi

Regional
Mantan Pesepak Bola hingga Hakim Agung Patungan untuk Perbaiki Jalan di Kampungnya

Mantan Pesepak Bola hingga Hakim Agung Patungan untuk Perbaiki Jalan di Kampungnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Aipda Dwi Cahyo Menangis Saat Kakinya Dibasuh Anak SD | Juragan Barang Bekas Tewas Ditembak

[POPULER NUSANTARA] Aipda Dwi Cahyo Menangis Saat Kakinya Dibasuh Anak SD | Juragan Barang Bekas Tewas Ditembak

Regional
Nekat Seberangi Sungai Comal, Dua Santri di Pemalang Hanyut Terbawa Arus

Nekat Seberangi Sungai Comal, Dua Santri di Pemalang Hanyut Terbawa Arus

Regional
Dikenal Antisuap dan Tak Bisa Dinego, Kapolda Lampung Terima Hoegeng Awards

Dikenal Antisuap dan Tak Bisa Dinego, Kapolda Lampung Terima Hoegeng Awards

Regional
Pemprov Aceh Tambah 2 Hari Libur Setelah Idul Adha

Pemprov Aceh Tambah 2 Hari Libur Setelah Idul Adha

Regional
Cerita Najjar Keluarkan Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan 5 Km di Kampungnya

Cerita Najjar Keluarkan Miliaran Rupiah untuk Bangun Jalan 5 Km di Kampungnya

Regional
Keaslian Gula Aren Khas Giyombong Purworejo, Keahlian Turun Menurun dalam Mengolah Air Nira

Keaslian Gula Aren Khas Giyombong Purworejo, Keahlian Turun Menurun dalam Mengolah Air Nira

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.