Kompas.com - 10/08/2021, 12:49 WIB
Ilustrasi Kapal Bajak Laut. ThinkstockIlustrasi Kapal Bajak Laut.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Aksi bajak laut atau premanisme meminta hasil laut dan bahan bakar minyak (BBM) kepada nelayan yang sedang melaut atau beristirahat hantui nelayan yang melaut di Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat (Kalbar).

Bahkan pelaku juga sambil membawa senjata api sehingga nelayan tidak ada yang berani dalam mengambil foto atau video saat bajak laut melakukan aksinya.

Komandan Lanal Ketapang Letkol Abdul Rajab Bodro mengatakan, pihaknya telah mendapat laporan dan telah menerjunkan kapal patroli, untuk menyisir perairan Kabupaten Ketapang hingga perairan Kepulauan Karimata, Kayong Utara.

“Hanya saja masih kesulitan menangkap tangan pelaku. Selama 20 hari kami ada di sana. Aktivitas pelaku tidak terdeteksi. Tapi begitu kami keluar, mereka kembali beroperasi,” kata Abdul saat dihubungi, Selasa (10/8/2021).

Baca juga: Isu Bajak Laut Masih Hantui Nelayan di Kepulauan Karimata Kalbar

Abdul menduga, pelaku bajak laut selalu berpindah-pindah pulau untuk menghindari pengejaran.

Namun, Abdul menegaskan, aparat tidak akan main-main dan akan menindak tegas siapapun oknum pelaku tindak kejahatan, baik itu illegal fishing atau pemerasan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kepada nelayan atau masyarakat pesisir yang melihat aksi bajak laut diharap segara melaporkan ke pos terdekat, melalui radio atau nomor telepon,” ujar Abdul.

Diberitakan, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kalimantan Barat, Sigit Sugiardi mengatakan, aksi bajak laut sempat terhenti bulan lalu, saat aparat hukum rutin menggelar patroli.

"Kejadian ini sudah berulang kali terjadi, mereka seperti 'kucing-kucingan' dengan petugas. Mereka tidak ada ketika petugas gencar patrol, tapi muncul lagi sekarang,” kata Sigit saat dihubungi, Senin (9/8/2021).

Baca juga: Marak Aksi Bajak Laut Sejak Ramadhan, Nelayan di Karimata Takut Melaut

Sigit menyebut sejumlah lokasi yang sering terjadi aksi pemerasan bajak laut, seperti di sebelah barat Selat Karimata atau lokasi di sekitar Kerang Leman, kemudian Pulau Pelapis.

"Lokasi-lojas itu merupakan perairan yang ikannya banyak, air jernih dan arusnya bagus. Nelayan yang melaut di sana tidah hanya dari Kalbar, tapi juga dari Pulau Jawa," ucap Sigit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Dipecat Prabowo Subianto dari Kader, Eks Ketua DPC Gerindra Blora: Saya Gugat Dia

Regional
Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Kronologi Anton Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Pemkab Tuban Saat Betulkan AC, Berawal dari Plafon Ambrol

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Wapres Ma'ruf Amin Resmikan Monumen Pahlawan Covid-19 Jabar di Bandung

Regional
Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Bus Berpenumpang 30 Orang Terbakar di Tol Ungaran-Solo

Regional
Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Cerita Eks Ketua DPC Gerindra Blora Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar karena Dipecat Sebagai Kader

Regional
Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Jaringan Pipa Putus Diterjang Lahar Dingin, Ribuan Warga 3 Desa di Lerengan Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Regional
Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Ikut Orangtua Memancing, 3 Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kampar

Regional
Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Pria Ini Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Gedung Pemkab Tuban Saat Memperbaiki AC

Regional
Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Jenazah Serda Putra Rahadi yang Gugur di Papua Segera Diterbangkan ke Aceh

Regional
Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Pihak Unsri Bantah Coret Nama Korban Pelecehan Seksual Dosen dari Daftar Yudisium: Diikutkan Sesi Kedua

Regional
Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar, Eks Ketua DPC Gerindra: Ketua Umum yang Menandatangani Pemecatan Saya

Regional
Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Eks Ketua DPC Gerindra Ungkap Alasan Gugat Prabowo Subianto Rp 501 Miliar

Regional
Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Dari Karo ke Jakarta, Ini Alasan Masyarakat Liang Melas Kirim 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi di Istana Negera

Regional
Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Pilpres 2024, Nasdem Minta Ridwan Kamil Tegaskan Sikap dan Daftar Jadi Kader

Regional
Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Menjaga Rusa Timor, NTT dari Kepunahan Melalui Penangkaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.