KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Kebiasaan Baru Ganjar, Bagikan Beras dan Sembako Saat Kunjungan ke Luar Kota

Kompas.com - 05/08/2021, 19:41 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini mengendarai mobil Nissan Navara untuk membawa beras dan sembako lainnya kunjungan ke daerah. Beras dan sembako tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kini mengendarai mobil Nissan Navara untuk membawa beras dan sembako lainnya kunjungan ke daerah. Beras dan sembako tersebut akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo kini memiliki kebiasaan baru. Setiap kali ada jadwal kunjungan ke luar kota, dia akan membawa beras dan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal tersebut diungkapkan sopir pribadi Ganjar, Arfan. Menurutnya, orang nomor satu se-Jateng itu kini selalu sibuk menyiapkan beras dan sembako untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Jadi kalau bapak mau kunjungan ke daerah-daerah, saya selalu menyiapkan sembako di mobil. Soalnya pasti ditanyakan saat ada warga yang membutuhkan, bapak selalu kasih," ujarnya di Solo, Rabu (4/8/2021).

Arfan mencontohkan, saat Ganjar menengok warga Solo yang baru mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Kala itu, ia meminta ajudannya menurunkan sembako dari mobil untuk diberikan pada warga di sana.

Begitu pula saat melihat pembangunan RTLH di Grobogan, Selasa (3/8/2021). Ganjar langsung meminta ajudannya menurunkan beras dan sembako lain kepada pada warga yang rumahnya baru diperbaiki.

Baca juga: Jateng Terima 600.000 Dosis Vaksin, Ganjar: Langsung Kita Bagi Sesuai Proporsional

Hal yang sama juga Ganjar lakukan saat mengecek pembagian bantuan sosial tunai (BST) di Boyolali. Ketika ada warga yang sepuh mengambil bantuan, Ganjar langsung meminta ajudannya memberikan beras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Salah satu penerima beras dari Ganjar adalah Sukiyem, warga Boyolali. Saat mengambil BST di kantor kecamatan, Sukiyem mengatakan kepada Ganjar bahwa bantuan itu akan digunakan untuk beli beras.

"Ngge tumbas uwos pak (buat beli beras pak)," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Mendengar hal tersebut, Ganjar langsung menawari Sukiyem untuk diberikan beras. Bahkan, sejumlah pejabat yang ada di sekitarnya kebingungan karena tak melihat Ganjar membawa beras, karena tidak tampak pula mobil bermuatan sembako yang mengikuti.

"Buat bantu-bantu masyarakat. Mas, tolong mbahnya ini dikasih beras, ya," kata Ganjar pada ajudannya.

Baca juga: Ganjar Tinjau Vaksinasi Covid-19 Anak di Solo: Pelajar Pikirannya Kapan Bisa Sekolah Tatap Muka

Ganti mobil untuk angkut beras

Lebih lanjut, Arfan menceritakan perbedaan kendaraan favorit yang biasa ditumpangi Ganjar. Sejak dilantik sebagai Gubernur Jateng pada 2013, dia selalu identik dengan mobil Kijang Innova.

Namun, dalam dua hari terakhir, saat Ganjar turun mengecek penyaluran BST di sejumlah daerah di Jateng, dia tampak menggunakan mobil Nissan Navara.

Mobil double cabin warna hitam dengan logo Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) itu selalu ia bawa saat berkunjung ke daerah.

Terkait hal itu, Arfan mengatakan, Ganjar sendiri yang meminta untuk membawa mobil Navara dan mengistirahatkan Kijang Innova-nya untuk sementara waktu.

Baca juga: Ganjar Minta Tiap Kelurahan Punya Call Center Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa

Bukan karena bosan, sebut Arfan, tapi karena Ganjar ingin mobil lebih besar dengan bagasi luas yang bisa digunakan untuk membawa sembako dan beras.

"Bapak yang minta ganti Navara, katanya biar bisa membawa sembako di bagasi," kata dia.

Arfan menambahkan, setiap naik mobil Navara, Ganjar selalu duduk di kursi depan samping sopir. Sementara kursi tengah digunakan ajudannya.

Sering kali, lanjut Arfan, beberapa kepala daerah yang kecele (tertipu) saat menyambut Ganjar. Mereka berdiri di samping pintu tengah bagian mobil, padahal yang keluar dari dalam adalah ajudan.

"Sering sekali seperti itu, mereka nunggu di depan pintu tengah mobil. Eh, yang keluar ajudan. Bapak senyum-senyum saja saat keluar dari pintu depan," kenangnya.

Baca juga: Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.