Kasus Covid-19 Mamasa Meningkat 250 Persen, Didominasi Klaster Pernikahan dan Upacara Kematian

Kompas.com - 30/07/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi COVID-19 Ilustrasi COVID-19

MAMUJU, KOMPAS.com - Kasus Covid-19 di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), meningkat signifikan sejak memasuki bulan Juli 2021.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Sulbar hingga tanggal 29 Juli 2021 tercatat kasus Covid-19 ada 834.

Kasus meningkat sekitar 250 persen, mengingat pada Juni lalu tercatat 184 kasus.

Humas Satgas Penanganan Covid-19 Mamasa, Demmaelo mengatakan, penambahan drastis ini menjadi perhatian serius pemerintah setempat.

Baca juga: Dinkes Sulbar Tak Tahu Varian Delta Plus Terdeteksi di Mamuju

Bahkan, Bupati Mamasa Ramlan Badawi telah melakukan rapat terbatas bersama para stakeholder untuk mengantisipasi lonjakan kasus yang berada di daerah seluas 3.006 kilometer persegi ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sudah rapat di tiga wilayah. Hasilnya kami gencar lakukan sosialisasi PPKM level 3 sesuai arahan Mendagri Nomor 26," kata Demmaelo saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/7/2021).

Demmaelo mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di Mamasa didominasi klaster pernikahan dan upacara kematian adat Mamasa.

Untuk itu, Demmaelo meminta pemerintah daerah tegas melarang resepsi pernikahan dan upacara kematian yang digelar masyarakat Mamasa.

"Sehingga jika ada yang meninggal itu diberi waktu paling lama dua malam untuk dikubur. Di level 3 ini, syukuran, upacara pernikahan, rapat pertemuan tidak diperkenankan," ucap Demmaelo.

Baca juga: Gubernur Koster soal Kasus Covid-19 di Bali Tinggi: 60 Persen Belum Divaksin

Untuk jenis varian virus Covid-19 yang menyebar di Mamasa, Demmaelo belum bisa memastikan apakah varian delta atau delta plus.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Seorang Balita Tewas karena Tenggelam Saat Banjir di Palangkaraya

Regional
Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Dinas Pendidikan Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 akibat PTM di Gresik

Regional
Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Ingat, Akhir Pekan Ini Jalur Wisata ke Baturraden Diberlakukan Ganjil Genap, Ini Lokasinya

Regional
Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Napi Kasus Korupsi Meninggal di Lapas, padahal Baru Akan Bebas Tahun Depan

Regional
Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Tersandung Kasus Korupsi, Wakil Bupati Lombok Utara: Mohon Doanya...

Regional
Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Gara-gara Saling Ejek, Dua Perempuan Saling Jambak Rambut, Salah Satunya Luka Tersayat Pisau

Regional
Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Atap Rumah Tiba-tiba Roboh, 3 Warga Ponorogo yang Asyik Nonton Televisi Tertimpa

Regional
Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Polisi Bantah Tangkap Pembentang Poster Saat Jokowi ke Cilacap, Ini Penjelasannya

Regional
'Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan'

"Bayar Pakai Apa Saja Silakan, yang Penting Jangan Ada yang Kelaparan"

Regional
Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Ciamis Cegah Klaster PTM, Satgas Patroli Prokes ke Sekolah Tiap Hari

Regional
Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Mengantuk Saat Tabrak Truk Kontainer yang Terparkir

Regional
Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Regional
Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.