Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gelombang Tinggi Rusak Warung Tepi Pantai di Gunungkidul

Kompas.com - 30/07/2021, 15:50 WIB
Markus Yuwono,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Hantaman gelombang membuat sejumlah bangunan warung milik warga di pesisir selatan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, rusak.

Pemilik warung mengevakuasi barang dagangan, karena gelombang diperkirakan masih tinggi beberapa hari ke depan.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Sunu Handoko mengatakan, tinggi gelombang mencapai 4 sampai 6 meter pada Jumat (30/7/2021) dini hari menyebabkan beberapa bangunan di Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, rusak.

"Sejauh ini dilaporkan ada tiga bangunan warung yang rusak di Pantai Jungwok," kata Sunu saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Jumat.

Baca juga: Kronologi Tenggelamnya KMP Yunicee, Dihantam Gelombang Tinggi hingga Karam dalam 5 Menit

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, karena penutupan kawasan wisata sehingga tidak ada aktivitas di kawasan pantai.

Selain itu, informasi mengenai gelombang tinggi sudah disampaikan ke nelayan, dan masyarakat. Para nelayan sudah mengevakuasi kapal.

Pedagang Pantai Drini, Gunungkidul, mengevakuasi barang dagangannya Setelah Warungnya Rusak diterjang Gelombang tinggi Jumat (30/7/2021) pagiDok SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Pedagang Pantai Drini, Gunungkidul, mengevakuasi barang dagangannya Setelah Warungnya Rusak diterjang Gelombang tinggi Jumat (30/7/2021) pagi

Hingga Jumat siang, kondisi gelombang laut yang mendekati daratan terpantau landai. Meski demikian, gelombang di bagian tengah disebut masih tinggi.

"Untuk nelayan, sudah sejak kemarin tidak ada yang berangkat melaut," ucap Sunu.

Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, untuk kerusakan warung akibat gelombang tinggi ada di kawasan Pantai Drini. Ada tiga warung milik warga yang rusak.

Baca juga: Gelombang Pantai Selatan Jawa Tinggi, Nelayan di Gunungkidul Pilih Tak Melaut

Selain lantai gazebo, ada pula bangunan warung yang lantai dan dindingnya jebol terhantam gelombang hingga terbawa arus.

Bangunan yang rusak sebagian besar bangunan terbuat dari material tripleks. Selain itu, pasir laut masuk ke warung.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Banyak Warga Tak Mampu di Pedukuhan Demangan Tegal Berkurban, Ada yang Sengaja Pelihara Kambing untuk Idul Adha

Regional
Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Kapolda Kalbar Akan Pecat Anggota yang Terlibat Judi Online

Regional
5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

5 Sate Daging Sapi Khas Indonesia dan Kisah Menarik di Baliknya

Regional
Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari 'Treadmill'

Seorang Wanita Tewas Terjatuh dari Lantai 3 Bangunan Gym, Diduga Terpental dari "Treadmill"

Regional
Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Polres Sukabumi Ungkap Kronologi Kecelakaan yang Tewaskan Pelajar

Regional
Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Kronologi Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Berawal dari Pemilik Rumah yang Alami Pendarahan

Regional
Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Sumbar Siapkan Lahan 3,8 Hektar untuk Relokasi Warga Terdampak Bencana

Regional
Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Pemkot Jambi Jamin Penyelesaian Sengketa Lahan SD Negeri 212

Regional
Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Penemuan Mayat Bayi di Sragen, Terbungkus Mantel dengan Kondisi Leher Terjerat Kain di Dapur Rumah

Regional
Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Terpeleset Saat Memancing, Dua Pemuda Tewas Tenggelam di Embung

Regional
Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, 'Terbang' ke Atap dan Tendang Panitia

Sederet Cerita Saat Hewan Kurban Mengamuk, "Terbang" ke Atap dan Tendang Panitia

Regional
Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Pemprov Sumbar Salurkan 83 Hewan Kurban di 15 Titik Bencana

Regional
Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Sosok Danis Murib, Prajurit TNI yang 2 Bulan Tinggalkan Tugas lalu Gabung KKB

Regional
Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Bocah 13 Tahun Dicabuli Ayah Tiri hingga Hamil, Ibu Korban Tahu Perbuatan Pelaku

Regional
Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Takut Dimarahi, Seorang Pelajar Minta Tolong Damkar Ambilkan Rapor

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com