KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Kompas.com - 29/07/2021, 09:58 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat menyambut sejumlah aktivis mahasiswa di rumah dinasnya yang berlokasi di Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (28/7/2021) malam. DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat menyambut sejumlah aktivis mahasiswa di rumah dinasnya yang berlokasi di Puri Gedeh, Kota Semarang, Rabu (28/7/2021) malam.

KOMPAS.com – Pada Rabu (28/7/2021) malam hari, sejumlah aktivis mahasiswa dari enam organisasi pergerakan di Jawa Tengah (Jateng) menyambangi rumah dinas Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Puri Gedeh, Kota Semarang.

Enam organisasi tersebut, yaitu Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), serta Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Kedatangan mereka lantas disambut hangat oleh Ganjar yang mengenakan kemeja polos dan sarung.

Kepada Ganjar, para mahasiswa menjelaskan maksud kedatangan. Bukan untuk berdemo, tapi berdiskusi mengenai keterlibatan mahasiswa dalam penanganan Covid-19 di masyarakat.

Baca juga: KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Ditemani teh dan jajanan pasar, Ganjar terlihat ganyeng (gembira) dan antusias ketika mengobrol dengan para ketua dan pengurus organisasi kemahasiswaan yang tergabung di Kelompok Cipayung Jateng tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka pun berdiskusi cukup lama. Topik diskusi berkisar tentang pandangan serta ide para aktivis mahasiswa dalam membantu pemerintah menangani Covid-19.

“Saya kedatangan tamu, kawan-kawan mahasiswa dari kelompok Cipayung Jateng. Mereka punya ide membuat gerakan 'Jateng Ayo Bangkit'. Intinya mereka ingin berkontribusi dalam membantu penanganan Covid-19,” jelas Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (29/7/2021).

Ganjar menerangkan, ia mendapat banyak ide dan gagasan dengan usulan kontribusi yang konkret dari para mahasiswa.

Baca juga: Rajin Sumbang Bubur untuk Pasien Isoman, Warung di Semarang Diborong Ganjar

“Misalnya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang berhak, membuat konsultasi di bidang kesehatan atau telemedicine, dan berkontribusi pada bidang pendidikan,” papar dia.

Bahkan, lanjut Ganjar, ada mahasiswa yang tergerak untuk mendata usaha mikro kecil menengah (UMKM) terdampak dan penyintas Covid-19 untuk menjadi donor plasma konvalesen.

“Mereka bisa masuk ke persoalan-persoalan dan ingin membantu menyelesaikan. Saya rasa ini gerakan yang bagus, karena inilah kuliah kerja yang sangat nyata,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ganjar memang aktif mengajak semua elemen masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19. Salah satu cara yang diusulkannya adalah berkontribusi dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki masing-masing.

Baca juga: Atasi Kelangkaan Oksigen, Ganjar Janji Siagakan Iso Tank di Banyumas

"Dan mahasiswa Jateng khususnya kelompok Cipayung ini tergerak. Mereka punya ide dengan model gerakan yang berbeda. Saya apresiasi, karena mereka mau terjun ke lapangan secara langsung. Saya angkat dua jempol untuk mereka," ucap Ganjar.

Sementara itu, Koordinator Kelompok Cipayung Jateng Badrun Nuri menerangkan, kedatangan mereka ke rumah dinas Ganjar adalah untuk bersilaturahmi dan menyampaikan beberapa hal terkait Covid-19.

Menurut keterangan Badrun, para aktivis mahasiswa sepakat untuk bergerak bersama dengan pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19 di Jateng.

"Gerakan ini penting karena potensi mahasiswa banyak sekali. Jumlahnya juga banyak. Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi sangat banyak, jadi kalau semuanya bergerak, maka hasilnya akan sangat positif," katanya.

Baca juga: Kades di Banyumas Pamer Penanganan Covid-19 ke Ganjar: Pak Gubernur ke Sini Saya Ajari Caranya

Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jateng itu menerangkan, mahasiswa sebagai generasi terdidik memiliki peran penting dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan keilmuan yang dimiliki, mahasiswa bisa melakukan aksi nyata. Terlebih kami masih sangat muda, penting untuk menyumbangkan gagasan dan tenaga untuk menyelesaikan problem kebangsaan saat ini,” ujarnya.

Senada dengan Badrun, Ketum Badan Koordinasi (Badko) HMI Jateng-DIY Sahal Munir memaparkan, dari hasil diskusi dengan Ganjar terkait keterlibatan penanganan Covid-19, mahasiswa bisa bergerak dalam beberapa sektor.

“Banyak yang diusulkan, di antaranya menjadi relawan program pemerintah, konsultasi online tentang kesehatan, konsentrasi membantu pendidikan, bantuan untuk UMKM terdampak, dan pendataan penyitas Covid-19 untuk diajak jadi pendonor plasma konvalesen,” jelasnya.

Baca juga: Pengusaha Curhat ke Ganjar: Bunga Kredit Bank Bikin Berat...

Lebih lanjut, para ketua organisasi mahasiswa tersebut pun sepakat bahwa memang benar mahasiswa dituntut untuk kritis dengan kebijakan pemerintah, tetapi mereka juga perlu terlibat dalam menyelesaikan masalah negara.

"Sekarang problem-nya adalah Covid-19, jadi mari bersama-sama menyelesaikan," ucap Ketua DPD GMNI Jateng Hendi Adisaputra.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.