Numpang WiFi untuk Kirim Tugas Sekolah, Bocah SD Jadi Korban Jambret, Ini Kronologinya

Kompas.com - 22/07/2021, 17:01 WIB
Tangkapan layar video rekaman kamera pengawas yabg menunjukkan seorang bocah di Medan jadi korban penjambretan. KOMPAS.com/DANIEL PEKUWALITangkapan layar video rekaman kamera pengawas yabg menunjukkan seorang bocah di Medan jadi korban penjambretan.

KOMPAS.com - AS, seorang siswa sekolah dasar (SD) di Medan, Sumatera Barat, hanya bisa pasrah saat dua penjambret mengamil ponsel miliknya.

Peristiwa itu, menurut AS, terjadi saat dirinya menumpang WiFi di rumah tetangganya untuk mengirim tugas sekolah, Rabu (21/7/2021) di Jalan Pelopor, Kelurahan Teladan, Kecamatan Medan Kota.

“Datang dua orang. Ponsel diambilnya,” kata AS saat dijumpai di kediamannya, Kamis (22/7/2021).

Baca juga: Viral Aksi Jambret di Bandung, Korban Terseret Motor Cukup Jauh

Sempat teriak dan kejar pelaku

AS, kepada Kompas.com, mengaku sempat berteriak minta tolong sembari mengejar para pelaku yang kabur menggunakan sepeda motor.

Namun sayang, kedua pelaku tersebut tak terkejar. Sementara itu, para tetangga segera keluarg usai mendengar teriakan AS.

Baca juga: Bocah SD Menumpang WiFi di Depan Rumah Tetangga untuk Kirim PR, Ponselnya Malah Dijambret

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orangtua AS juga segera mendatangi bocah SD tersebut dan mencoba mengiburnya.

Sementara itu, pihak keluarga memilih tidak melaporkan kejadian itu ke polisi.

Kesaksian warga

Tangkapan layar video rekaman kamera pengawas yabg menunjukkan seorang bocah di Medan jadi korban penjambretan.Tangkapan layar video Tangkapan layar video rekaman kamera pengawas yabg menunjukkan seorang bocah di Medan jadi korban penjambretan.
Aksi penjambretan di tengah kampung itu sempat disaksikan warga bernama Lina Supahutar.

Menurutnya, aksi para pelaku sangat cepat dan korban tak menyangka ponselnya akan dijambret.

“Yang satu (pelaku) sempat turun untuk rebut. Terus naik kereta (sepeda motor). Lari mereka ke sana,” kata Lina.

Baca juga: Puluhan Nakes Puskesmas di Jember Terpapar Covid-19, Ini Kondisinya

Menurut Lina, AS selalu belajar bersama cucunya di warung miliknya. Namun, karena ponsel cucunya rusak, AS terpaksa menumpang WiFi sendirian di depan rumah tetangga.

Kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi di daerah tersebut.

Warga berharap aparat kepolisian untuk turun patroli ke daerah sekitar dan membuat warga tenang. 

(Penulis: Kontributor Medan, Daniel Pekuwali | Editor: Abba Gabrillin)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Bupati Ipuk Sebut Vaksin Efektif Tekan Corona, 70 Persen Pasien Covid-19 di Banyuwangi Belum Divaksin

Regional
Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Gerebek 3 Pabrik Jamu Ilegal di Banyuwangi, BPOM Sita 7 Truk Barang Bukti

Regional
Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Jalan Trans Flores Ende-Maumere Tertutup Longsor, Aktivitas Lalu Lintas Terganggu

Regional
Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Diperiksa 8 Jam, Anak, Menantu, dan Cucu Akidi Tio Keluar Ruang Penyidik Sambil Menutup Wajah

Regional
Modus Usaha Properti, Pria Ini Tipu Rekan Bisnisnya Rp 1,25 Miliar

Modus Usaha Properti, Pria Ini Tipu Rekan Bisnisnya Rp 1,25 Miliar

Regional
Viral Foto 15 Camat di Tegal Kumpul-kumpul Tak Pakai Masker, Polisi Turun Tangan

Viral Foto 15 Camat di Tegal Kumpul-kumpul Tak Pakai Masker, Polisi Turun Tangan

Regional
Mantan Direktur RS di Jember Gelar Pernikahan Saat PPKM, Kena Denda Rp 10 Juta

Mantan Direktur RS di Jember Gelar Pernikahan Saat PPKM, Kena Denda Rp 10 Juta

Regional
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Pemilik Batik Danar Hadi Solo Santosa Doellah Meninggal, Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Regional
Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Niat Membantu, Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Justru Dianiaya Warga, Ini Ceritanya

Regional
Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Gelombang, 4 ABK Selamat, 6 Lainnya Hilang

Regional
Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Apriyani Rahayu Dapat Emas Olimpiade, Bupati Konawe Beri Hadiah Tanah, Rumah, dan 5 Ekor Sapi

Regional
Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Keluarga Marah di RS, Bocah Korban Kecelakaan Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Diperiksa 8 Jam di Polda Sumsel gara-gara Bantuan Rp 2 Triliun, Dokter Keluarga Akidi Tio: Saya Capek

Regional
Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Sebut Tren Kasus Covid-19 Menurun, Ganjar Ingatkan untuk Tidak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X