Pesta Miras di Ultah Senior Satpol PP Berujung Terpapar Covid-19

Kompas.com - 21/07/2021, 16:01 WIB
Foto : Tangkapan layar video viral anggota SatPolPP Kabupaten Ende berdansa dan pesta miras di kantor beberapa waktu lalu. IstimewaFoto : Tangkapan layar video viral anggota SatPolPP Kabupaten Ende berdansa dan pesta miras di kantor beberapa waktu lalu.

KOMPAS.com - Pesta minuman keras (miras) yang dilakukan anggota Satpol PP Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), berujung pada penularan Covid-19.

Kabar terbaru, tiga dari 28 anggota Satpol PP Ende yang turut serta dalam pesta miras itu dinyatakan positif Covid-19.

Kepala Satpol PP Ende pun telah memberi sanksi tegas bagi anggotanya yang terlibat.

Baca juga: 3 dari 28 Anggota Satpol PP yang Berpesta Miras Positif Covid-19, Alami Demam dan Batuk

Bermula senior ultah

Kejadian bermula ketika salah satu senior anggota Satpol PP sedang berulang tahun (ultah).

Aksi pesta miras itu direkam dalam video dan menjadi viral di media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tampak dalam video, seorang pria berseragam Satpol PP menari bersama seorang perempuan tanpa menggunakan masker.

Kemudian terlihat pula anggota Satpol PP lain menuangkan miras ke gelas rekannya.

Sementara anggota lain terlihat duduk sambil meminum miras.

Baca juga: Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Kembali Positif Covid-19

 

Ilustrasi videoShutterstock Ilustrasi video
Dapat sanksi tegas hingga dirumahkan

Plt Kepala Satpol PP Ende, Eman Taji menegaskan pihaknya sudah memberi sanksi tegas sesuai dengan pelanggarannya.

"Terhadap mereka yang ikut dalam acara, saya sudah memberikan pembinaan disiplin dengan sanksi," kata Eman saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (18/7/2021) malam.

Dari 28 orang, ada 21 orang yang menjalani pembinaan fisik selama tiga hari.

Kemudian empat orang lainnya harus menjalani masa tahanan selama 14 hari.

"Tiga orang dirumahkan," tegasnya.

Baca juga: Saya Yakin Waktu Diangkat ke Bed, Istri Saya Sudah Meninggal

Tiga anggota alami demam dan batuk, ternyata terpapar corona

Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)

Usai kejadian tersebut, beberapa anggota Satpol PP yang turut dalam pesta miras mengalami batuk, pilek, hingga demam.

Setelah dilakukan tes swab antigen, ada tiga orang anggota yang positif Covid-19.

"Mereka diperiksa dua hari lalu, karena gejala pilek, demam, dan batuk-batuk. Setelah diswab oleh petugas kesehatan, tiga dari mereka terkonfirmasi positif Covid-19," jelas Eman, Selasa (20/7/2021) sore.

"Sekarang sisa satu yang di sel. Tiga orang yang positif Covid-19 pulang ke rumah untuk menjalani karantina mandiri," katanya.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Maumere, Nansianus Taris | Editor: Pythag Kurniati, Dheri Agriesta)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Perampok Mobil Mahasiswa Diduga Anggota Polisi

Regional
Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Atletnya Raih Medali di Pon XX Papua, Pemkot Madiun Beri Bonus, Biaya Kuliah, hingga Pekerjaan

Regional
Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Wali Kota Mohan: Kota Mataram Turun dari Level 2 Menjadi Level 1 PPKM...

Regional
Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Buntut Banteng Vs Celeng, Ketua Seknas Ganjar Indonesia Diperingatkan DPP PDI-P

Regional
Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Konflik di Lokasi Tambang Bolaang Mongondow, 1 Orang Jadi DPO

Regional
Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Soal Rencana Beli Klub Bola Asal Garut Persigar, Ini Kata Mulan Jameela

Regional
Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Yakin Berjaya Pada Pemilu 2024, PPP Targetkan 11 Juta Suara

Regional
Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Perdagangan Satwa Dilindungi Terbongkar, BKSDA Jatim: Pelaku Tak Kantongi Izin

Regional
Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Seorang Remaja Hilang Saat Mendaki di Gunung Andong Magelang

Regional
Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Pemilik Situs Judi Online di Pekanbaru Dapat Rp 20 Juta Sehari

Regional
Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, Lab PCR di RSUD Kardinah Tegal Dioperasikan

Regional
Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Emil Dardak Temui Eri Cahyadi di Balai Kota Surabaya, Apa Saja yang Dibahas?

Regional
Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Janjikan Bonus untuk Atlet PON, Gubernur NTB: Jangan Sampai Ada yang Menderita di Usia Tua

Regional
Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Terkait Gempa Bali, Sandiaga Pastikan Fasilitas Wisata Tidak Terganggu

Regional
Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Nenek di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja 17 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.