Pemkot Serang Tak Sanggup Siapkan Tempat Isoman Pasien Covid-19, Ini Alasannya

Kompas.com - 19/07/2021, 22:34 WIB
Wali Kota Serang Syafrudin KOMPAS.COM/RASYID RIDHOWali Kota Serang Syafrudin

SERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, Banten tak memiliki anggaran untuk membiayai operasional rumah isolasi mandiri terkonsentrasi bagi pasien Covid-19.

Pemkot Serang saat ini sudah memiliki fasilitas dan sarana memadai di rumah susun sewa sederhana (rusunawa) Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Baca juga: Akun Instagram Dinkes Banten Dinobatkan Paling Rapi oleh Dokter Tirta, Ini Kata Kadinkes

"Kalau kita mengelola rusunawa sebagai tempat isolasi mandiri tentunya segala fasilitas kesehatan harus dipersiapkan. Sementara di Kota Serang menyiapkan sampai dua gedung itu ada keterbatasan anggaran, tidak mencukupi," kata Wali Kota Serang, Syafrudin kepada wartawan usai mengikuti rapat evaluasi PPKM Darurat, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Curhat PKL Saat PPKM Darurat: Kalau Tidak Mencari Uang Hari Ini, Kita Tidak Makan

Sehingga, Pemkot Serang meminta bantuan kepada Pemkab Serang dan Pemprov Banten untuk bersama-sama menyiapkan rusunawa sebagai tempat isolasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita sudah diminta Provinsi untuk menyiapkan tempat isolasi di rusunawa. Namun provinsi belum ada berita kelanjutannya. Jadi masih menunggu keinginan provinsi, karena provinsi akan menyiapkan (aggarannya)," jelas Syafrudin.

 

Terkait rencana dua gedung sekolah di dekat rumah sakit menjadi tempat isolasi yakni SMPN 2 Kota Serang dan SDN Penancangan 4 dipastikan batal.

Pembatalan karena ada penolakan dari alumni dan fasilitasnya pun tidak memadai.

"Ternyata memang ada yang tidak terima, terutama dari alumni. Sudah banyak surat yang masuk menyatakan kami (alumni) keberatan (sekolah) ditempati isolasi mandiri," kata Syafrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, M Ikbal mengatakan, Rusunawa Margaluyu sempat dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 katagori ringan dan sedang pada Desember 2020.

Namun, pada 5 Januari 2021 Pemkot Serang memutuskan untuk menutup rusunawa sebagai tempat isolasi karena anggaran sudah habis.

Ikbal pun memastikan Rusunawa Margaluyu sudah siap dari segi fasilitas dan sarana sebagai tempat isolasi terkonsentrasi.

"Rusunawa Margaluyu ada 4 lantai dengan 70 tempat tidur. Ada kamar-kamar disana sudah tersedia tempat tidur, TV, AC," kata Ikbal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 di Jombang Ditargetkan Rampung Desember

Vaksinasi Covid-19 di Jombang Ditargetkan Rampung Desember

Regional
Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror 'Debt Collector', Akhirnya Depresi

Cerita Lengkap TM Korban Pinjol, Utang Rp 2,6 Juta Cair 50 Persen, Telat Sehari Sudah Diteror "Debt Collector", Akhirnya Depresi

Regional
Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Seekor Anak Jerapah Lahir, Satwa Penghuni Mazoola Lamongan Bertambah

Regional
Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Buntut Bentrok Simpatisan Silat dan Warga di Lamongan, Polisi dan TNI Gelar Patroli

Regional
Pasang Pelat Motor 'Aku Masih Sayang Kamu', Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Pasang Pelat Motor "Aku Masih Sayang Kamu", Pengendara Ini Santai Berkeliaran di Jalan Raya

Regional
Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Seekor Monyet Masuk Auditorium Kampus Unej, Petugas Kesulitan Mengevakuasi

Regional
Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Jadi Tersangka, 2 Karyawan Pinjol di Pontianak Bertugas Memaki Nasabah yang Menunggak

Regional
Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Polda Jatim Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, 13 Orang Ditangkap

Regional
Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Mahasiswi di Yogyakarta Diduga Bunuh Diri di Kamar Kos, Sempat Keluhkan Stres Banyak Tugas Kuliah

Regional
'Blok Santri' Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

"Blok Santri" Lapas Kelas II A Karawang Diresmikan Jadi Pesantren di Hari Santri Nasional

Regional
Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Ditangkap Bawa Barang Senilai Rp 15,3 Miliar, 2 Sopir Travel Ini Mengaku hanya Diupah Rp 1 Juta

Regional
Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Anak Usia di Bawah 12 Tahun kembali Diperbolehkan Naik Kereta Api di Madiun, Begini Syarat-Syaratnya.  

Regional
Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Mensos Risma Ziarah ke Makam Cut Nyak Dien, Kagum dengan Perjuangannya Mengusir Belanda

Regional
BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

BPBD Kabupaten Malang Sebut Belum Ada Kerusakan akibat Gempa

Regional
Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Harapan Gubernur Riau di Hari Santri Nasional, Ponpes Lahirkan Santripreneur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.