Cerita Johar Banyak Dapat Bantuan dari Sahabat Saat Isoman: Kiriman Itu Ditaruh di Pagar...

Kompas.com - 15/07/2021, 18:26 WIB
Johar menemui salah satu sahabatnya dari balik pagar rumahnya karena menjalani isolasi mandiri setelah diketahui positif covid-19. Johar Maknun for Kompas.comJohar menemui salah satu sahabatnya dari balik pagar rumahnya karena menjalani isolasi mandiri setelah diketahui positif covid-19.

PAMEKASAN, KOMPAS.com - Johar Maknun, warga perumahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan sudah seminggu menjalani isolasi mandiri di rumahnya setelah terpapar Covid-19.

Johar tak sendirian diisolasi di rumah, ia bersama anaknya yang juga positif Covid-19.

Kini, kondisi kesehatan Johar sudah lebih baik dibanding empat hari sebelumnya.

Ketika Johar dinyatakan positif berdasarkan tes cepat antigen, kondisinya langsung menurun drastis.

Ia merasakan gejala demam, batuk, dan nyeri sendi. Gejala itu dirasakan Johar selama empat hari.

Baca juga: Cerita Pemuda di Pamekasan Blusukan ke Rumah Warga Isoman, Bagikan Sembako hingga Masker

"Awalnya batuk dan demam. Tapi disusul dengan nyeri persendian dan sakit kepala yang tak biasa," ujar Johar ketika dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (15/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Informasi Johar yang menjalani isolasi mandiri menyebar ke beberapa sahabatnya. Paket berisi sembako hingga obat berdatangan.

Sejumlah bahan makanan yang telah disiapkan Johar sebelum isolasi mandiri tak kunjung habis.

"Karena yang saya butuhkan obat-obatan, banyak yang membantu. Mulai dari multivitamin, obat demam, obat batuk, minyak kayu putih," ujar Johar.

Pria yang ahli desain grafis ini menambahkan, ada pula di antara sahabatnya yang mengirim bahan pokok seperti ikan, daging, dan buah-buahan.

"Kiriman itu ditaruh di pagar rumah, kemudian difoto dan dikirimkan ke saya kalau ada kiriman sehingga bisa segera saya ambil," imbuhnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Kronologi BD Pukuli Tetangga dengan Kayu hingga Tewas, Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Tidur

Regional
Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Update Jumlah Kasus Aktif Covid-19 di Banten

Regional
Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Hindari Kedip Listrik Selama PON XX, PLN Siapkan 4 Skenario Gangguan

Regional
Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Puluhan Ton Ikan Mati di Cianjur Sepekan Terakhir, Petambak Rugi hingga Ratusan Juta Rupiah

Regional
Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Seorang IRT di Makassar Terkena Peluru Nyasar Saat Tidur di Rumahnya

Regional
Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Sekolah Kembali Dibuka, Pedagang Jajanan: Seperti Dapat Nyawa Lagi

Regional
Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Ditolak Masuk Tim PON NTT, Pria Ini Nekat Pakai Dana Sendiri ke Papua dan Raih 2 Medali

Regional
Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Atlet Maizir Riyondra Sumbang Medali Emas PON Pertama untuk Riau

Regional
Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Cerita Para Peternak Ayam Saat Harga Telur Anjlok, Rugi Rp 2 Juta dalam Sehari hingga Sulit Bayar Cicilan Bank

Regional
Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Didatangi Ribuan Orang, Polisi Bubarkan Aksi Bagi-bagi Telur Gratis di Blitar

Regional
Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Kota Palembang Diselimuti Kabut, Ini Penyebabnya

Regional
Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Banten Akan Tambah Jumlah Peserta Didik Ikut PTM di Sekolah

Regional
Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Nakhoda Kapal Pengayoman IV yang Tenggelam di Cilacap Jadi Tersangka

Regional
Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Warga Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga, Ini Pemicunya

Regional
2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

2 Bocah Ditemukan Tewas di Sungai Sumba Timur, Diduga akibat Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.