Gedung PAUD hingga Rusunawa di Kulon Progo Akan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kompas.com - 15/07/2021, 15:40 WIB
Rumah mungil PAUD di Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, jadi salah satu lokasi shelter. Pasien Covid-19 yang juga suami istri sedang menempati shelter ini hingga pekan depan. KOMPAS.COM/DANI JULIUSRumah mungil PAUD di Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, jadi salah satu lokasi shelter. Pasien Covid-19 yang juga suami istri sedang menempati shelter ini hingga pekan depan.

KULON PROGO, KOMPAS.com – Bangunan PAUD SG (Surya Gemilang) berdiri di tanah lapang dekat sawah pada Pedukuhan Kawirejan, Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Bangunan lebar enam meter itu punya dua pintu masuk.

Joko dan Darsih, suami istri asal Sogan 2, menghuni bangunan itu sejak 8 Juli 2021. Keduanya positif Covid-19 dengan gejala ringan.

Baca juga: Jokowi Bagikan Paket Obat Gratis ke Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Mulai Hari Ini

Darsih mengungkapkan, mereka akan berada di sana sampai masa isolasi berakhir pekan depan.

Selama menjalani isolasi itu, keduanya menjalani hari-hari seperti biasa. Pagi olahraga sambil berjemur, makan tepat waktu dari panganan yang dikirim keluarga, lalu banyak tidur.

“Saya akan sampai 10 hari di sini,” kata Darsih dari balik pintu, Kamis (15/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keduanya bekerja di Bantul. Darsih mengungkapkan, mereka kemungkinan terjangkit Covid-19 terkait pekerjaan yang dilakoni dengan pulang pergi antarkota.

Baca juga: 431 Kasus Baru, BOR RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Tembus 100 Persen

Sakit yang dirasa awalnya demam ringan. Mereka memeriksakan diri dengan hasil positif. Darsih menceritakan, mereka memutuskan untuk isolasi di luar rumah demi menjaga kesehatan orangtua dan anak di rumah.

Pemerintah Kalurahan Sogan menawarkan shelter berupa bangunan PAUD di Kawirejan, depan SD Negeri Sogan, untuk isolasi Covid-19.

“Waktu itu kami tanya dan diarahkan ke sini,” kata Darsih

Tempat itu nyaman. Ada kasur lengkap dengan bantal dan guling, kipas angin hingga televisi.

Dapur juga lengkap dengan kompor hingga tabung gas. Juga perkakas dapur. Kamar kecil berada di bangunan kecil sebelah PAUD.

“Semua ini yang menyedikan dari kalurahan,” katanya.

Pemerintah Kalurahan Sogan memang sengaja menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terjangkit Covid-19. Padahal, kasus di Kalurahan ini sejatinya tidak banyak.

Baca juga: 45 Pasien Covid-19 Klaster Dinas Pariwisata Kulon Progo Sudah Sembuh

Panata Laksana Sarta Pangripta di Kantor Kalurahan Sogan, Mursali Adi, mengungkapkan ada sekitar 10 kasus Covid-19 yang mengisolasi diri di dua rumah warga dan satu rumah shelter di desanya.

Sebanyak dua kasus lain merupakan tenaga medis yang isolasi di shelter milik RS.

Pihak desa juga mempertimbangkan pemanfaatan ruang kosong di sebagian bangunan sekolah terdekat bila kasus meningkat di desanya.

“Bisa jadi akan memanfaatkan bangunan lain di sekolah di dekat PAUD. Karena saat ini anak-anak belajar lewat daring,” kata Mursali.

Baca juga: Warga Tangerang Meninggal Saat Isolasi Mandiri di Kulon Progo

Shelter Covid-19 mulai muncul di tengah peningkatan kasus Covid-19 di Kulon Progo.

Pemerintah, termasuk di tingkat kalurahan, juga menyiapkan shelter ini bagi para penderita Covid-19 gejala ringan dan tanpa gejala.

Kepala Dinas Kesehatan, Sri Budi Utami mengungkapkan, pemerintah masih memprioritaskan isolasi penderita positif Covid-19 dengan pola yang sudah ada, yakni di rumah masing-masing.

Shelter akan dimanfaatkan bila rumah penderita tidak memenuhi syarat maupun ada kendala lain. Karenanya, banyak shelter di kelurahan masih belum terisi.

“Isolasi mandiri di rumah masing-masing (prioritas utama),” kata Sri Budi. “Saat ini shelter kelurahan masih relatif longgar,” sambungnya.

Baca juga: Nasib Pasien Covid-19 Kulon Progo, Tak Tertampung RS hingga Pemakaman Harus Dilakukan Warga

Walau demikian, beberapa shelter besar sudah mulai beroperasi, seperti di Gedung Dharmais, Pengasih dan Rumah Singgah Teratai atau asrama mahasiswa RSUD Wates.

Para tenaga kesehatan yang terpapar isolasi di sana.

“Shelter untuk kriteria OTG atau bergejala ringan,” kata Sri Budi.

Pemerintah juga sampai menyiapkan shelter Rusunawa Giripeni Pedukuhan Gunung Gempal, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates.

Rusunawa ini bangunan lima tingkat, tetapi sebagian saja yang dimanfaatkan di tahap awal.

Baca juga: Berburu Buah Jeruk di Ladang Pasir Pinggir Pantai Kulon Progo, Peminat Tinggi meski Pandemi

Rusun memiliki fasilitas furnitur hingga kamar mandi di tiap ruangnya.

“Rusunawa Giripeni belum dioperasikan karena masih tercukupkan di rumah masing-masing dan shelter kalurahan,” kata Sri Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Anggotanya Diduga Terlibat Aksi Perampokan Mobil Milik Mahasiswa, Ini Kata Kapolresta Bandar Lampung

Regional
Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Status PPKM Banyumas Turun ke Level 2, Bupati: Jangan Euforia, Tetap Patuhi Prokes

Regional
'Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah'

"Mak, Kalau Jadi Juara di PON, Aku Mau Lari dari Salatiga ke Rumah"

Regional
Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Mobilitas Masyarakat di Jabar Meningkat, Ridwan Kamil Ingatkan Warga Disiplin Prokes

Regional
Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat 'Chat' WhatsApp

Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar Ternyata Dibunuh Kekasih, Pelaku Sempat Ancam Lewat "Chat" WhatsApp

Regional
Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Wanita Muda Asal Banjarmasin Ditemukan Tewas di Kamar Hotel Samarinda, Diduga Dibunuh

Regional
Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Gara-gara Asmara, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 5 Orang, Berawal Cekcok dengan Pelaku

Regional
Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Diterkam Buaya Saat Mandi di Sungai, Warga Buton Ditemukan Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Libur Maulid Nabi, ASN Pemkot Surabaya Dilarang Bepergian ke Luar Daerah

Regional
Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Tepergok Akan Mencuri, Pria Ini Bunuh Pemilik Rumah, 1 Pelaku Buron

Regional
'Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah'

"Guru-guru yang Kemarin Saya Tegur Tak Pakai Masker, Tolong Tahu Dirilah"

Regional
Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Sekolah di Surabaya Kini Wajib Pasang Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Pertama di Kota Tegal 98,60 Persen, Kedua 60,90 Persen

Regional
Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Kasus Jasad Perempuan Dalam Karung di Blitar, Terungkap Korban Dibunuh Kekasihnya Sebelum Gantung Diri

Regional
Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Tanggapi Polemik Banteng Vs Celeng, Jekek: Jadi Pembelajaran Politik yang Sehat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.