Cerita Bocah 12 Tahun Ikut Demo Bela Rizieq, Pamit Mengaji, Menangis di Kaki Ibu Saat Ditangkap

Kompas.com - 13/07/2021, 06:06 WIB
Seorang diduga perusuh demo bela Rizieq Shihab di Kejari Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, menangis sambil bersujud meminta maaf ke ibunya. Anak berusia 12 tahun ini dijenguk ibunya di ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya, Senin (12/7/2021) malam. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHASeorang diduga perusuh demo bela Rizieq Shihab di Kejari Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, menangis sambil bersujud meminta maaf ke ibunya. Anak berusia 12 tahun ini dijenguk ibunya di ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya, Senin (12/7/2021) malam.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Bocah 12 diamankan bersama 30 orang lainnya karena diduga sebagai perusuh saat demo bela Rizieq Shihab di Kejaksaaan Negeri Singaparna, Tasikmalaya, Senin (12/7/2021).

Saat dijemput ibunya, Kokom (49), warga Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, bocah laki-laki tersebut bersujud dan menangis di kaki ibunya.

Ia terus menerus meminta maaf kepada ibunya yang histeris saat menjemputnya di ruang Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Baca juga: Demo Bela Rizieq Shihab di Tasikmalaya Rusuh, 3 Mobil Polisi Dirusak, 1 Polisi Terluka, Kantor Kejari Dilempari Batu.....

"Mamah, mamah, minta maaf. Saya minta maaf, saya enggak tahu kalau akan jadi seperti ini. Mamah mohon maaf," ujar anak tersebut ke ibunya yang baru tiba di kantor polisi.

Sementara Kokom terus menanyakan alasan anaknya berbuat rusuh hingga ditangkap polisi.

"Jadi begini kan? Makanya kamu jangan bohong, bilang ke mamah katanya mau ngaji tadi," ucap Kokom.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kokom mengaku tak tahu jika anaknya terlibat demo bela Riziq Shihab. Kepada ibunya, bocah tersebut pamit mengaji.

Baca juga: Pamit Mengaji, Anak 12 Tahun Ini Malah Ikut Demo Bela Rizieq Shihab, Ditangkap Polisi, Menangis di Kaki Ibu

Perempuan 49 tahun itu sempat khawatir karena anak laki-lakinya hingga sore tak kunjung pulang. Ia pun mendapat kabar dari tetangga jika anaknya ditangkap polisi.

"Saya tahunya dari tetangga. Saya bilang bahwa anak saya ditangkap polisi ada di polres sekarang. Saya pun ke sini karena khawatir dan menunggu sampai sore belum pulang. Tidak biasanya anak saya ini belum pulang sesudah maghrib. Anak saya usianya 12 tahun ini mau SMP, badannya aja yang besar ini, usianya 12 tahun Pak," ujar Kokom.

Baca juga: Simpatisan Rizieq Shihab Demo, Rusak Mobil Polisi dan Kantor Kejari, 31 Ditangkap, 13 Masih Anak-anak

Amankan 13 anak-anak

Foto sekelompok orang yang berunjukrasa membela Rizieq Shihab  berakhir rusuh., massa pedemo merusak mobil polisi dan melempari batu ke Kantor Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/7/2021).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Foto sekelompok orang yang berunjukrasa membela Rizieq Shihab berakhir rusuh., massa pedemo merusak mobil polisi dan melempari batu ke Kantor Kejaksaan Negeri Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (12/7/2021).
Saat demo bela Rizieq, polisi mengamankan 31 orang yang terdiri dari 13 anaka-anak dan 18 orang dewasa.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Pengaduan Pinjol Ilegal Polda Jatim Telah Terima 45 Aduan

Satgas Pengaduan Pinjol Ilegal Polda Jatim Telah Terima 45 Aduan

Regional
Suami Bunuh Istri Keenam karena Enggan Membuat Kopi, Jenazah Korban Diikat dan Dimasukkan ke Karung

Suami Bunuh Istri Keenam karena Enggan Membuat Kopi, Jenazah Korban Diikat dan Dimasukkan ke Karung

Regional
Viral Video Dugaan Perundungan Siswa SD di Jepara, Berikut Penjelasan Dinas Pendidikan

Viral Video Dugaan Perundungan Siswa SD di Jepara, Berikut Penjelasan Dinas Pendidikan

Regional
Gedung SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

Gedung SDN Rengasdengklok Selatan VI Ambruk

Regional
Gerindra Jatim: Kami Berharap Pak Prabowo Kembali Bertarung di Pilpres 2024

Gerindra Jatim: Kami Berharap Pak Prabowo Kembali Bertarung di Pilpres 2024

Regional
Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi, 33 Ekor Burung Endemik Papua Diperdagangkan

Regional
Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Puluhan Siswa SD di Solo Positif Covid-19, Gibran: Semua Sekolah Wajib Laksanakan Testing

Regional
Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Tak Ada Lagi Klaster Ponpes di Kebumen, Bupati: Catatan Ini Harus Kita Jaga

Regional
3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

3 Desa di OKU Terdampak Banjir Bandang, Rumah Warga Terendam

Regional
Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Begini Cara Pemkot Surabaya Mengatasi Masalah Stunting

Regional
Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Suami Bunuh Istri, lalu Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung, Polisi: Direncanakan Sebelumnya

Regional
Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Dua Makam Warga Tionghoa di Bojonegoro Dibongkar, Apa yang Diincar Pelaku?

Regional
Jateng Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Jateng Peringkat 6 PON XX Papua, KONI Pastikan Atlet Peraih Medali Tetap Dapat Bonus

Regional
Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Kapolsek di Sulteng Diduga Lecehkan Anak Tersangka dengan Imbalan Bebas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.