Kompas.com - 09/07/2021, 09:53 WIB
Prajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua. Dokumentasi TNIPrajurit TNI tengah berkonsentrasi saat melakukan pengintaian di Kampung Jalai, Distrik Sugapa, Intan Jaya, Papua.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Upacara tradisi bakar batu yang dihadiri Bupati Puncak Willem Wandik bersama Forkopimda di Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, mendapat teror dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 13.30 WIT.

"Ya benar (ada kontak senjata) tapi tidak ada korban," ujarnya melalui sambungan telepon.

Baca juga: Kontak Senjata di Ilaga, KKB Lepaskan Tembakan ke Arah Masyarakat yang Gelar Prosesi Bakar Batu

Diceritakan Iwan, kejadian berawal saat warga sedang berkumpul untuk menggelar tradisi bakar batu sebagai bentuk rasa syukur atas kondisi keamanan yang mulai kondusif.

Tapi, tak lama kemudian KKB mengarahkan tembakan ke arah mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mendengar adanya suara letusan senapan itu, warga langsung kocar-kacir untuk menyelamatkan diri.

Aparat keamanan yang berjaga di lokasi kejadian langsung dengan sigap memberikan tembakan balasan.

Baca juga: Kronologi Baku Tembak TNI dengan KKB, 3 Prajurit Dievakuasi ke RS

Namun demikian, para pelaku diketahui langsung kabur untuk melarikan diri.

"Personel masih melakukan pengejaran," kata dia.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman penyelidikan atas kasus teror tersebut.

Saat ditanya dari kelompok mana yang melakukan serangan itu, Iwan mengatakan belum mengetahuinya secara pasti.

"Kemungkinan yang mengganggu adalah kelompok Lekagak Telenggen atau kelompok Teri Mayu yang berada di sekitar muara," kata Iwan.

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor : Dheri Agriesta



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Orangtua Murid Protes, Anaknya Tetap Divaksin meski Sudah Dilarang

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Rendah, Satgas Terjunkan Tim Penjemput

Regional
Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Penemuan Kerangka Manusia di Pantai Parangkusumo, Posisinya Bersila dan Tanpa Identitas

Regional
PTM di Kota Magelang Langsung Disetop jika Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah

PTM di Kota Magelang Langsung Disetop jika Muncul Klaster Covid-19 di Sekolah

Regional
Alasan Kemanusiaan, 76 Eks ABK Asing di Maluku Bakal Jadi WNI

Alasan Kemanusiaan, 76 Eks ABK Asing di Maluku Bakal Jadi WNI

Regional
Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personil Disebar, Bagikan Masker hingga Sembako

Operasi Patuh Lodaya Jabar, 2.500 Personil Disebar, Bagikan Masker hingga Sembako

Regional
Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Cerita Mantan Nakhoda Kapal Jadi Kades di Gresik, Pernah Ditentang Warga, Kini Ubah Kawasan Kumuh Jadi Desa Miliarder

Regional
Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Lima Atlet Dayung Riau untuk PON Papua Positif Covid-19

Regional
Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Saat Anak Muda Karawang Saling Bantu Promosi Produk UMKM

Regional
Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Antisipasi Klaster Covid-19 di Sekolah, Siswa di Banyumas Dites Antigen Secara Acak

Regional
Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Kapal Ikan Terbakar di Perairan Raja Ampat, Kru Lompat ke Laut untuk Selamatkan Diri

Regional
Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Mulai 24 September, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun KA Turun Jadi Rp 45.000

Regional
Baru 3 Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Jadi Tahanan KPK karena Suap Dana Hibah

Baru 3 Bulan Menjabat, Bupati Kolaka Timur Jadi Tahanan KPK karena Suap Dana Hibah

Regional
Belajar dari Sejumlah Kejadian, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta Vaksinasi

Belajar dari Sejumlah Kejadian, Ini yang Harus Diperhatikan Peserta Vaksinasi

Regional
3 Pemancing Tenggelam di NTB, Sempat Mengapung Pakai Jeriken, 1 Orang Masih Hilang

3 Pemancing Tenggelam di NTB, Sempat Mengapung Pakai Jeriken, 1 Orang Masih Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.