Kompas.com - 30/06/2021, 17:22 WIB
Petugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2020). Petugas administrasi TPU Pondok Ranggon mengatakan saat ini jumlah makam yang tersedia untuk jenazah dengan protokol COVID-19 tersisa 1.069 lubang makam, dan diperkirakan akan habis pada bulan Oktober apabila kasus kematian akibat COVID-19 terus meningkat. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas pemakaman membawa peti jenazah pasien suspect virus corona atau Covid-19 di TPU Pondok Rangon, Jakarta Timur, Kamis (9/9/2020). Petugas administrasi TPU Pondok Ranggon mengatakan saat ini jumlah makam yang tersedia untuk jenazah dengan protokol COVID-19 tersisa 1.069 lubang makam, dan diperkirakan akan habis pada bulan Oktober apabila kasus kematian akibat COVID-19 terus meningkat.

WONOGIRI, KOMPAS.com - Pemakaman dengan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Wonogiri mencapai 27 jenazah dalam sehari.

Jumlah itu tertinggi sepanjang pandemi berlangsung di Kabupaten Wonogiri.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, Bambang Hariyanto mengatakan 27 jenazah yang dimakamkan secara prokes bukan hanya dari Kabupaten Wonogiri saja.

“Memang ada 27 jenazah yang dimakamkan secara prokes kemarin. Tetapi tidak semuanya dari Wonogiri. Ada kiriman dari Jakarta dan daerah lain,” kata Bambang saat dihubungi Kompas.com, Rabu (27/6/2021).

Baca juga: Cerita Relawan Pemakaman Covid-19 Berusia 18 Tahun, Tergerak karena Banyak Warga Terinfeksi

Ia mencontohkan, hari ini pun BPBD Kabupaten Wonogiri menerima kiriman jenazah yang harus dimakamkan secara prokes dari Jakarta dan Surabaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga sore ini sudah terdata empat jenazah yang harus dimakamkan secara prokes.

Bambang menyatakan, puluhan jenazah itu memang dimakamkan secara prokes.

Namun, pihaknya tidak mengetahui status jenazah itu positif Covid-19, suspek atau dalam kondisi bergejala.

Hanya saja, lanjut Bambang, rumah sakit atau puskesmas harus yang mengirimkan jenazah berserta surat keterangan untuk dimakamkan secara prokes.

Baca juga: Masuk Pemakaman Covid-19 Sulsel Dibatasi, Peziarah Harus Mendaftar Online Dulu

Dengan surat itu, tim BPBD melaksanakan prosesi pemakaman secara prokes di lokasi yang ditunjuk ahli waris.

“Prinsipnya kami membantu dan melayani untuk memakamkan jenazah secara prokes,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, prosesi pemakaman dengan prokes Covid-19 kemarin juga tidak semuanya dilakukan tim dan relawan dari BPBD Wonogiri.

Ada beberapa jenazah yang dimakamkan relawan dari masing-masing desa dibantu anggota TNI dan Polri.

Sementara data resmi yang dirilis Pemkab Wonogiri jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dalam dua hari terakhir sebanyak 22 orang.

Rinciannya, Senin (28/6/2021) sebanyak 11 orang, dan Selasa (29/6/2021) sebanyak 11 orang.

Total jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal sepanjang pandemi sebanyak 389 orang.

Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 di bumi gaplek hingga Selasa (29/6/2021) sebanyak 5.932 orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Kisah Pilu Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru: Semuanya Tertimbun...

Regional
Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Terpantau CCTV, Tiga Warga Ukraina Mendaki Gunung Merbabu Tanpa Izin

Regional
Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Kisah Cinta Mahasiswi Mojokerto dan Oknum Polisi Berujung Maut, NWR Tewas di Pusara Ayah, Bripda RB Terancam Dipecat

Regional
BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

BERITA FOTO: Gunung Semeru Erupsi, Ini Kondisi Desa Sumberwuluh, Lumajang

Regional
Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Pemkab Sleman Salurkan Air Bersih ke Dusun Terdampak Banjir Lahar Dingin Merapi

Regional
Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Mahasiswi Bunuh Diri di Makam Ayah di Pasuruan, Oknum Polisi Dijerat Pasal Aborsi, Ini Faktanya

Regional
Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Cerita Sinten Saat Gunung Semeru Melutus: Saat Erupsi seperti Kiamat

Regional
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Penyelewengan Dana BST oleh Kades di Blitar Berlanjut

Regional
Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Regional
Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Fakta Terkini Dampak Erupsi Gunung Semeru, Kendala Evakuasi Warga dan Pencarian 10 Penambang Pasir

Regional
Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Gunung Semeru Meletus, Pengungsi Butuh Masker, Makanan, Selimut, hingga Air Bersih

Regional
Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 6,2 Magnitudo Guncang Talaud Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
'Saya Tak Pikir soal Harta, yang Penting Hanya Selamat dari Awan Panas'

"Saya Tak Pikir soal Harta, yang Penting Hanya Selamat dari Awan Panas"

Regional
Cerita Anggota DPR Asal Sumbar Sosialisasikan Vaksinasi ke Pelosok hingga Ditantang Warga

Cerita Anggota DPR Asal Sumbar Sosialisasikan Vaksinasi ke Pelosok hingga Ditantang Warga

Regional
Penglihatan Joko Santoso Masih Hitam Putih Setelah 3 Bulan Vaksin, Ini Permintaan Pemkot hingga Penjelasan KIPI

Penglihatan Joko Santoso Masih Hitam Putih Setelah 3 Bulan Vaksin, Ini Permintaan Pemkot hingga Penjelasan KIPI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.