Syarat dan Cara Daftar Vaksinasi Covid-19 Gratis untuk Usia 18 Tahun ke Atas di Kalbar

Kompas.com - 20/06/2021, 13:04 WIB
Ilustrasi vaksin Sinovac, vaksin Covid-19, efikasi vaksin. Shutterstock/rafapressIlustrasi vaksin Sinovac, vaksin Covid-19, efikasi vaksin.

PONTIANAK, KOMPAS.com – Program vaksinasi Covid-19 kini mulai menyasar masyarakat umum berusia di atas 18 tahun di Kalimantan Barat (Kalbar). Vaksin ini diberikan secara gratis, tanpa pungutan biaya.

Masyarakat yang telah divaksin juga akan menerima sertifikat tanda telah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Data Kematian akibat Covid-19 di Provinsi Kalbar Berbeda dengan Kabupaten/Kota, Ini Sebabnya

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar Harisson menerangkan, vaksinasi usia 18 tahun ke atas sudah dimulai melalui Program Serbuan Vaksinasi, hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Kalbar dengan Kodam XII Tanjungpura, dan Polda Kalbar.

Menurut dia, vaksinasi massal ini akan dipusatkan di lapangan terbuka, seperti gedung olahraga, Mal Ahmad Yani, Mal Gaia, lapangan basket, dan di sejumlah masjid.

“Prinisipnya, vaksinasi ini untuk semua warga yang sudah berusia 18 tahun ke atas dan setiap orang yang melakukan pekerjaan di luar rumah,” kata Harisson kepada wartawan, Minggu (20/6/2021).

Harisson berharap, warga yang akan ikut vaksinasi mendaftar secara online di website Dinas Kesehatan Kalbar, agar tidak terjadi penumpukan. Setelah mendaftar, warga tersebut akan mendapat petunjuk dan jadwal vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga juga diminta diminta membawa alat tulis sendiri untuk mengisi dokumen di lokasi vaksinasi.

Harisson menyebut, animo masyarakat cukup tinggi. Pada hari pertama, kuota vaksin 500, namun yang mendaftar lebih dari 1.000 orang.

“Warga yang tidak mendapat jadwal hari pertama, akan dialihkan ke hari lain atau lokasi vaksinasi lain,” terang Harisson.

Baca juga: Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Program Serbuan Vaksinasi ini, lanjut Harisson, menargetkan 50 persen dari seluruh populasi di Kalbar.

“Jadwal dan informasi terkait vaksinasi massal ini dapat dipantau di website dan media sosial Dinkes Kalbar,” tutup Harisson.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Regional
PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

Regional
3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

Regional
Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Regional
Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Regional
Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Regional
Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Regional
Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Regional
Anggota DPRD Banyuwangi 'Ngeyel' Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi: 3 Hari Sebelumnya Sudah Diingatkan, tapi...

Anggota DPRD Banyuwangi "Ngeyel" Gelar Hajatan Saat PPKM, Polisi: 3 Hari Sebelumnya Sudah Diingatkan, tapi...

Regional
Pamannya Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga karena Positif Corona, Keponakan: Covid-19 Bukanlah Aib...

Pamannya Diikat, Diseret dan Dipukuli Warga karena Positif Corona, Keponakan: Covid-19 Bukanlah Aib...

Regional
Vaksinasi di Kabupaten Tangerang Masih Diminta Bawa Fotokopi KTP, Ini Alasannya

Vaksinasi di Kabupaten Tangerang Masih Diminta Bawa Fotokopi KTP, Ini Alasannya

Regional
Wali Kota Kediri: Isoman di Rumah Tak Selalu Aman, di RS Diawasi Nakes

Wali Kota Kediri: Isoman di Rumah Tak Selalu Aman, di RS Diawasi Nakes

Regional
Mari Bantu Perjuangan Wisnu Penuhi Kebutuhan Warga Isoman

Mari Bantu Perjuangan Wisnu Penuhi Kebutuhan Warga Isoman

Regional
Patung Tani dan Pancasila di Polewali Dihancurkan Orang Tak Dikenal

Patung Tani dan Pancasila di Polewali Dihancurkan Orang Tak Dikenal

Regional
Cerita di Balik Pasien Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli, Diduga Peluki Warga Setelah Tahu Positif Corona

Cerita di Balik Pasien Covid-19 Diikat, Diseret dan Dipukuli, Diduga Peluki Warga Setelah Tahu Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X