Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

50 ASN Kontak Erat dengan Wali Kota Salatiga Jalani Tes Swab

Kompas.com - 17/06/2021, 11:18 WIB
Dian Ade Permana,
Dony Aprian

Tim Redaksi

SALATIGA, KOMPAS.com - Sebanyak puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Salatiga yang kontak erat dengan Wali Kota Salatiga Yuliyanto menjalani tes swab PCR.

Diketahui, Yuliyanto terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (12/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Salatiga Siti Zuraidah mengatakan tes swab menjadi hal wajib untuk seluruh kontak erat pasien Covid-19.

"Semua kontak erat dari kasus mana pun yang melibatkan ASN sudah di-swab," ujar Siti saat dihubungi wartawan, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Berawal dari Anak Sakit, Wali Kota Salatiga Sekeluarga Positif Covid-19

Siti mengungkapkan, upaya Satgas Covid-19 Kota Salatiga untuk mengendalikan penyebaran adalah dengan mengintensifkan tracing, testing, dan treatment.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Salatiga Wuri Pujiastuti mengatakan, ada 50 ASN yang menjalani swab setelah berkontak erat dengan Wali Kota Salatiga Yuliyanto.

"Hari ini terdaftar ada 50 ASN yang kontak erat dengan Wali Kota. Itu langsung swab juga hari ini, semoga hasilnya semua baik-baik saja," ungkapnya.

Dia menegaskan, tes swab terhadap puluhan ASN berjalan lancar.

"Semua dengan kesadaran melakukan swab. Tidak ada yang menolak, tapi memang ada yang melakukan swab mandiri," jelasnya.

Baca juga: Positif Covid-19 dan Isolasi Mandiri, Wali Kota Salatiga Bekerja dari Rumah Dinas

Wuri menambahkan, pada swab pertama tidak ditemukan ASN dengan hasil positif Covid-19.

"Hasilnya semua baik. Semoga untuk swab hari ini hasilnya juga baik," kata Wuri.

Dihubungi terpisah, Wali Kota Salatiga Yuliyanto menyampaikan ia bersama istri dan anaknya masih menjalani isolasi mandiri di rumah dinas.

Yuliyanto bersama keluarga masih menjalani isolasi mandiri selama lima hari ke depan.

"Alhamdulillah saya dan keluarga terus membaik," singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengumumkan dirinya positif terpapar Covid-19.

Yuliyanto mengetahui dirinya positif setelah menjalani pemeriksaan kesehatan pada Sabtu (12/6/2021).

"Sekarang saya dinyatakan positif Covid-19. Untuk seluruh warga Salatiga, tetap waspada dan selalu terapkan protokol kesehatan dengan ketat," jelasnya, saat dihubungi, Minggu (13/6/2021).

Menurut Yuliyanto, yang pertama terpapar Covid-19 adalah anaknya.

"Anak sudah menjalani perawatan kesehatan. Tapi sekarang satu rumah semua terkena dan positif Covid-19. Kondisi semua stabil dan semoga lekas membaik," paparnya.

Yuliyanto berharap agar warga yang selama beberapa hari terakhir ini bertemu dengan dirinya untuk memeriksakan kondisi tubuhnya di fasilitas kesehatan terdekat.

"Lakukan tracing segera untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Mohon doanya agar semua dalam keadaan sehat dan baik, bisa beraktivitas seperti sedia kala," paparnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Zet Tadung Allo Jabat Kepala Kejaksaan Tinggi NTT

Regional
Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-Cita Jadi Polwan

Kisah Bripda Lince Huby, Perempuan Papua yang Wujudkan Cita-Cita Jadi Polwan

Regional
Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Balikpapan Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Prakiraan Cuaca Batam Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Berawan

Regional
Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Morowali Hari Ini Jumat 24 Mei 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Hujan Petir

Regional
Dampak 'Study Tour' Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Dampak "Study Tour" Dilarang di Jateng, Sewa Transportasi Dibatalkan dan Kunjungan Wisata Turun

Regional
Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Pamit Pergi Mancing di Bendungan Bogor, Seorang Pria Ditemukan Tewas

Regional
Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Maju Pilkada, Mantan Pj Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Ajukan Pensiun Dini

Regional
Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Baling-baling Pesawat Diduga Sisa PD II Ditemukan di Hutan Keerom, Diambil dengan Ritual Adat

Regional
21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

21 Ton Bawang Bombai dari Malaysia untuk Jakarta Disita, 3 Orang Ditangkap

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

[POPULER NUSANTARA] Bus Rombongan SMP Asal Malang Kecelakaan | Pegi Diduga Otak Pembunuhan Vina Cirebon

Regional
Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Anak Kepala Desa Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan di Montong

Regional
Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Ribuan Lampion Waisak Hiasi Langit Candi Borobudur, Bikin Peserta Terharu

Regional
Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Bayar Parkir Rp 1.000, Pengemudi Ojol Dikeroyok Juru Parkir di Pekanbaru

Regional
Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Taman Cerdas Samarinda: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com