Dengar Pesanan BTS Meal Driver Ojol Dibatalkan, Gubernur Sumsel: Ku Ganti Rp 50.000 Satu Orang

Kompas.com - 10/06/2021, 05:40 WIB
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, saat menengahi para driver Ojol di salah satu gerai cepat saji di Palembang, Rabu (9/6/2021). Tangkapan Layar InstagramGubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, saat menengahi para driver Ojol di salah satu gerai cepat saji di Palembang, Rabu (9/6/2021).

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengganti kerugian para driver ojek online (ojol) yang pesanan BTS Meal-nya dibatalkan oleh McD, Rabu (9/6/2021).

Awalnya, pengemudi ojol memadati gerai McDonald's (McD) yang ada di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan, untuk memesan menu BTS Meal yang sedang diburu masyarakat.

Baca juga: Gubernur Sumsel Turun Tangan Ganti Kerugian Driver Ojol akibat Order BTS Meal Dibatalkan Sepihak

Para driver telah mengantre cukup lama, bahkan ada yang sampai tiga jam. Situasi sempat memanas antara driver dan manajemen gerai McDonald's karena pesanan dibatalkan sepihak oleh McD.

Baca juga: BTS Meal Diburu Para Army, Apa Sih Spesialnya?

Saat kejadian itu, Herman tak sengaja melintas dan melihat kerumunan. Dia turun dari mobil dan menemui para driver.

Baca juga: Petugas Bubarkan Kerumunan Pembeli BTS Meal, Gerai McDonalds Pekanbaru Disegel

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Para ojol ini akhirnya mengutarakan kekesalan mereka kepada pihak gerai cepat saji tersebut.

"Kami rugi waktu Pak, sudah menunggu lama, tiba-tiba dibatalkan sepihak," ucap para ojol.

Mendengar hal itu, Herman langsung menengahi keributan yang terjadi dan mengganti semua kerugian para driver.

Kemudian dia meminta para pengemudi ojol untuk segera membubarkan diri karena dapat menimbulkan kerumunan.

 

"Yang dibatalkan berapa, rata-rata orderan kalian berapa. Kamu nyari rezeki tempat lain dulu nanti aku ganti. Sudahlah, jadilah kamu ku ganti Rp 50.000 satu orang," kata Herman.

Ucapan tersebut langsung disambut girang oleh para driver ojek online yang mengaku telah banyak kehilangan order dari pelanggan selama mengantre.

Banyaknya pesanan menu BTS Meal tak hanya dirasakan oleh para pengemudi ojol, tapi juga para pegawai di gerai makan siap saji tersebut.

Mereka kewalahan memenuhi pesanan dari pelanggan.

Sejak menu itu dijual pukul 11.00 WIB, pesanan yang diterima oleh ojol meningkat drastis. Sebab, pembelian hanya dilakukan lewat aplikasi dan drive thru di setiap gerai McD.

Kerumunan yang diakibatkan pembelian BTS Meal tidak hanya terjadi di Palembang, tapi juga di Medan, Pekanbaru, Karawang, hingga Bandung. (Penulis Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor I Kadek Wira Aditya)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Kabar Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Senjata, Danrem: Saya Bersama Kapolda Menuju TKP

Regional
Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Ali Kalora Pimpinan Teroris di Poso Diduga Tewas Dalam Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Regional
Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Tanggapi Pernyataan Luhut soal Turis Backpacker Dilarang ke Bali, Sandiaga: Yang Dilarang Wisman yang Buat Onar

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 September 2021

Regional
Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Harga Jagung Belum Turun, Peternak Ayam Blitar: Teman-teman Sudah Siap Turun ke Jalan Jakarta

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 September 2021

Regional
Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Rumah Suroto Pembentang Poster ke Jokowi Digeruduk Emak-emak Peternak Ayam, Ini Penyebabnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2021

Regional
Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Kunjungi Blora, Mendes PDTT Minum Sinchan: Ini Namanya Obat Covid

Regional
2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

2 Polwan Tangkap Pencuri Bersenjata, Pelaku Sempat Tembak dan Tabrak Pengejarnya

Regional
Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Sandiaga Uno Didoakan Jadi Presiden Setelah Borong Jualan Pedagang di Banyuwangi

Regional
Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Kisah Imas, Guru yang Tetap Semangat Tes PPPK meski Sakit Stroke, sampai Digendong Pengawas

Regional
Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Seminggu Terakhir, Tidak Ada Pasien Covid-19 Meninggal di 21 Daerah di Jawa Timur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.