Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/06/2021, 10:38 WIB

TEGAL, KOMPAS.com - Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah hingga menjadi zona merah disebut salah satunya karena warga abai dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes).

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal memutuskan untuk memperketat sanksi pelanggar prokes dengan denda Rp. 100.000 bagi warga yang kedapatan tak memakai masker.

Wakil Bupati Tegal Sabilillah Ardie menyampaikan, Satgas Covid-19 akan merevisi sanksi denda pelanggar protokol kesehatan yang tercantum dalam Perbup Tegal No. 62 Tahun 2020 dari yang semula maksimal Rp 10.000 menjadi maksimal Rp 100.000

"Menaikkan nilai denda sebagai sanksi administrasi individu pelanggar protokol kesehatan sampai dengan Rp 100 ribu," kata Ardie, dalam keterangan tertulis, Rabu (9/6/2021).

Baca juga: Kabupaten Tegal Zona Merah, Tempat Wisata Ditutup, Pasar Tradisional Tetap Buka

Disampaikan Ardie yang juga Wakil Ketua Satgas Covid-19, kenaikan besaran sanksi denda administrasi juga diberlakukan pada badan usaha, baik usaha mikro, usaha kecil atau menengah maupun usaha besar.

Adapun usulannya, untuk usaha mikro dikenakan sanksi denda minimal Rp 50.000 sampai dengan Rp 200.000, usaha kecil atau menengah mulai dari Rp 200.000 sampai Rp1 juta, dan usaha skala besar dari Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 juta.

“Usaha mikro itu seperti kaki lima, usaha kecil dan menengah itu mereka yang sudah memiliki toko atau warung dan usaha besar meliputi minimarket atau supermarket,” terangnya.

Menurut Ardie, usulan perubahan Perbup tersebut sudah melalui proses peninjauan.

“Drafnya sudah masuk di bagian hukum Setda untuk kemudian maju ke Bupati, tinggal kita tunggu saja. Perbup ini bisa kita gunakan sebagai payung hukum Satgas penegak protokol kesehatan ketika melakukan operasi yustisi,” kata Ardie.

Baca juga: Dua Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Tegal Tiadakan Jam Besuk Pasien Umum

Ardie juga mengintruksikan seluruh jajarannya termasuk para camat untuk melakukan monitoring perkembangan kasus Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

"Lakukan monitoring lapangan dan segera ambil tindakan apabila terjadi kerumunan ataupun acara hajatan yang dilakukan secara diam-diam tanpa seizin dari Satgas Covid-19 kecamatan,” pungkas Ardie.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terendah Keempat se-Indonesia, Prevalensi Stunting di Kepri 15,4 Persen

Terendah Keempat se-Indonesia, Prevalensi Stunting di Kepri 15,4 Persen

Regional
Samapta Polda Sulut dan Basarnas Evakuasi 6 Warga di Lokasi Banjir Ternate Tanjung Manado

Samapta Polda Sulut dan Basarnas Evakuasi 6 Warga di Lokasi Banjir Ternate Tanjung Manado

Regional
Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado, 7 Delay dan 3 Divert

Cuaca Buruk Ganggu Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado, 7 Delay dan 3 Divert

Regional
Gibran Branding Mobil Dinasnya Logo Solo Safari, Ini Alasannya...

Gibran Branding Mobil Dinasnya Logo Solo Safari, Ini Alasannya...

Regional
Viral Video Pekerja Migran Asal Cianjur Minta Dipulangkan ke Tanah Air, Identitasnya Masih Dicari

Viral Video Pekerja Migran Asal Cianjur Minta Dipulangkan ke Tanah Air, Identitasnya Masih Dicari

Regional
Gali Potensi Pertanian, Bupati Malaka: Kami Prioritaskan Swasembada Pangan

Gali Potensi Pertanian, Bupati Malaka: Kami Prioritaskan Swasembada Pangan

Regional
8 Lokasi di Manado Dilanda Banjir, Basarnas Turunkan Tim Evakuasi Warga

8 Lokasi di Manado Dilanda Banjir, Basarnas Turunkan Tim Evakuasi Warga

Regional
Warga Curiga Ada 2 Makam Baru di Cianjur, Saat Dibongkar Berisi Golok Tua dan Baut Dibungkus Kafan

Warga Curiga Ada 2 Makam Baru di Cianjur, Saat Dibongkar Berisi Golok Tua dan Baut Dibungkus Kafan

Regional
Begini Respons Ganjar soal Kabar Kaesang Terjun ke Pilkada

Begini Respons Ganjar soal Kabar Kaesang Terjun ke Pilkada

Regional
Pukul Gong 3 Kali, Gibran Resmikan Solo Safari

Pukul Gong 3 Kali, Gibran Resmikan Solo Safari

Regional
Anggota DPRD Batam Ditangkap Saat 'Nyabu' bersama Teman Wanita, Ketua DPRD: Saya Tidak Bisa Berbuat Banyak

Anggota DPRD Batam Ditangkap Saat "Nyabu" bersama Teman Wanita, Ketua DPRD: Saya Tidak Bisa Berbuat Banyak

Regional
Harga Beras Mahal di Pasaran, Bupati Wonogiri: Petani Tidak Nikmati Apa-apa

Harga Beras Mahal di Pasaran, Bupati Wonogiri: Petani Tidak Nikmati Apa-apa

Regional
Entaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan, Pemprov Jateng Bakal Bangun Unit Sekolah Baru

Entaskan Kemiskinan Lewat Pendidikan, Pemprov Jateng Bakal Bangun Unit Sekolah Baru

Regional
Pesawat Lion Air JT-797 Belum Beroperasi Lagi Usai Tabrak Garbarata di Merauke, Menunggu Perbaikan

Pesawat Lion Air JT-797 Belum Beroperasi Lagi Usai Tabrak Garbarata di Merauke, Menunggu Perbaikan

Regional
BP Batam Sebut Tak Terjadi Krisis Air di Batam, Ketersediaan Air Baku Diklaim Cukup

BP Batam Sebut Tak Terjadi Krisis Air di Batam, Ketersediaan Air Baku Diklaim Cukup

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.