Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siaran TV Analog di Kepri Diganti Digital Agustus 2021, KPID Minta "Set Top Box" ke Warga Ditambah

Kompas.com - 04/06/2021, 11:05 WIB

BATAM, KOMPAS.com - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meminta penyelenggara mux televisi digital segera memenuhi komitmennya untuk membagikan set top box (STB) agar masyarakat bisa menyaksikan siaran digital ketika Analog Switch Off (ASO) diberlakukan.

Meski ASO diberlakukan pada 2 November 2022 mendatang sesuai perintah Undang Undang Cipta Kerja No 11 Tahun 2020, namun Kepri menjadi daerah yang pertama di Indonesia dalam pemberlakuan ASO pada Agustus 2021 mendatang.

"Sesuai tahapan yang sudah ditetapkan Kementerian Kominfo, bahwa pada 17 Agustus 2021 Kepri menjadi daerah yang pertama di Indonesia melakukan ASO. Jadi tidak ada lagi televisi di Kepri yang memancarkan siaran analog," kata Ketua KPID Kepri, Henky Mohari melalui telepon, Kamis (3/6/2021) malam tadi.

Baca juga: Migrasi ke TV Digital, Ini Alat yang Harus Dipasang dan Kisaran Harganya

Warga harus punya STB untuk nikmati siaran TV digital

Henky mengatakan, ketika ASO diberlakukan, tentu penonton tidak bisa lagi menikmati siaran televisi melalui antena biasa tanpa beralih ke digital.

Harus ada penambahan STB pada perangkat televisi yang belum memiliki teknologi digital atau lebih dikenal dengan "smart TV".

"Antena dan televisi analog yang dimiliki masyarakat saat ini tetap bisa digunakan, hanya saja harus ada penambahan STB agar siaran digital bisa ditangkap oleh televisi analog, baik oleh televisi tabung atau televisi layar datar yang belum digital," jelas Henky.

Baca juga: Migrasi TV Digital: Akses Televisi Swasta dan Pembagian Set Top Box

4 penyelenggara TV digital di Kepri

Di Provinsi Kepri terdapat sebanyak empat penyelengggara mux digital yang sudah siap memancarkan siaran digitalnya saat ini, yaitu TransTV, RCTI, SCTV dan TVRI bahkan sejak 2019 beberapa penyelenggara mux sudah ada yang memancarkan siaran analog dan digital sekaligus (simulcast) sebagai langkah awal menuju ASO.

Lembaga penyiaran televisi swasta di Kepri terutama di Batam juga sudah menjalin kerja sama dengan penyelenggara mux untuk beralih dari siaran analog ke digital, hanya tinggal satu atau dua televisi lokal dan berjaringan yang saat ini sedang proses peralihan dari analog ke digital tersebut.

"Kami memndorong agar televisi berjaringan dan lokal yang belum bekerja sama dengan penyelengggara mux bisa mempercepat kerja samanya, karena 17 Agustus 2021 sudah dekat. Jika tidak segera beralih dari analog ke digital otomatis tidak akan bisa bersiaran," ujar Henky.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman Maju Jadi Calon Senator

Pernah Terjerat Kasus Korupsi, Mantan Ketua DPD RI Irman Gusman Maju Jadi Calon Senator

Regional
Video TikTok Suami di Lampung Kurung Istri dan Anaknya yang Sakit di Dalam Rumah, Ini Penjelasan Polisi

Video TikTok Suami di Lampung Kurung Istri dan Anaknya yang Sakit di Dalam Rumah, Ini Penjelasan Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 28 Januari 2023

Regional
BBM di Lembata NTT Langka, Harga Eceran Tembus Rp 25.000 Per Liter

BBM di Lembata NTT Langka, Harga Eceran Tembus Rp 25.000 Per Liter

Regional
Pria di NTT Tewas Tertimpa Alat Berat di Proyek Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Timor Leste

Pria di NTT Tewas Tertimpa Alat Berat di Proyek Pembangunan Jalan Perbatasan RI-Timor Leste

Regional
Mengenal Suku Tidung: Pakaian Adat, Rumah Adat, dan Dayak

Mengenal Suku Tidung: Pakaian Adat, Rumah Adat, dan Dayak

Regional
Jembatan Gantung Tiba-tiba Putus, 1 Anggota TNI dan 3 Polisi Hanyut di Sungai Digul Pegunungan Bintang

Jembatan Gantung Tiba-tiba Putus, 1 Anggota TNI dan 3 Polisi Hanyut di Sungai Digul Pegunungan Bintang

Regional
Sengketa Tanah di Gajahmungkur Semarang, TNI AL Bantah Pernyataan BPN soal Bukti Kepemilikan

Sengketa Tanah di Gajahmungkur Semarang, TNI AL Bantah Pernyataan BPN soal Bukti Kepemilikan

Regional
Sang Ibu Sebut Nono Bocah Juara Sempoa Dunia Tolak Hadiah Mobil dari Astra, Ini Alasannya

Sang Ibu Sebut Nono Bocah Juara Sempoa Dunia Tolak Hadiah Mobil dari Astra, Ini Alasannya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2023

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 Januari 2023

Regional
Dedi Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Bunuh Istri, Sempat Minta Maaf ke Kakak Ipar hingga Sering Bilang Minta Cerai

Dedi Mengaku Dapat Bisikan Gaib Saat Bunuh Istri, Sempat Minta Maaf ke Kakak Ipar hingga Sering Bilang Minta Cerai

Regional
Mobil Dinas Protokoler Wagub Jateng Terguling di Tol Batang, Bermula Ban Pecah

Mobil Dinas Protokoler Wagub Jateng Terguling di Tol Batang, Bermula Ban Pecah

Regional
Gelombang di Laut Natuna Capai 9 Meter, Basarnas Minta Nelayan dan Kapal Tak Nekat Melaut

Gelombang di Laut Natuna Capai 9 Meter, Basarnas Minta Nelayan dan Kapal Tak Nekat Melaut

Regional
Hengkang dari NasDem, Suami Wagub NTB Jadi Ketua DPW Perindo

Hengkang dari NasDem, Suami Wagub NTB Jadi Ketua DPW Perindo

Regional
Tipu Seorang Perempuan, Polisi Gadungan Berpangkat Brigadir Jadi Buruan Polda Sumsel

Tipu Seorang Perempuan, Polisi Gadungan Berpangkat Brigadir Jadi Buruan Polda Sumsel

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.