NEWS
Salin Artikel

Siaran TV Analog di Kepri Diganti Digital Agustus 2021, KPID Minta "Set Top Box" ke Warga Ditambah

Meski ASO diberlakukan pada 2 November 2022 mendatang sesuai perintah Undang Undang Cipta Kerja No 11 Tahun 2020, namun Kepri menjadi daerah yang pertama di Indonesia dalam pemberlakuan ASO pada Agustus 2021 mendatang.

"Sesuai tahapan yang sudah ditetapkan Kementerian Kominfo, bahwa pada 17 Agustus 2021 Kepri menjadi daerah yang pertama di Indonesia melakukan ASO. Jadi tidak ada lagi televisi di Kepri yang memancarkan siaran analog," kata Ketua KPID Kepri, Henky Mohari melalui telepon, Kamis (3/6/2021) malam tadi.

Warga harus punya STB untuk nikmati siaran TV digital

Henky mengatakan, ketika ASO diberlakukan, tentu penonton tidak bisa lagi menikmati siaran televisi melalui antena biasa tanpa beralih ke digital.

Harus ada penambahan STB pada perangkat televisi yang belum memiliki teknologi digital atau lebih dikenal dengan "smart TV".

"Antena dan televisi analog yang dimiliki masyarakat saat ini tetap bisa digunakan, hanya saja harus ada penambahan STB agar siaran digital bisa ditangkap oleh televisi analog, baik oleh televisi tabung atau televisi layar datar yang belum digital," jelas Henky.

4 penyelenggara TV digital di Kepri

Di Provinsi Kepri terdapat sebanyak empat penyelengggara mux digital yang sudah siap memancarkan siaran digitalnya saat ini, yaitu TransTV, RCTI, SCTV dan TVRI bahkan sejak 2019 beberapa penyelenggara mux sudah ada yang memancarkan siaran analog dan digital sekaligus (simulcast) sebagai langkah awal menuju ASO.

Lembaga penyiaran televisi swasta di Kepri terutama di Batam juga sudah menjalin kerja sama dengan penyelenggara mux untuk beralih dari siaran analog ke digital, hanya tinggal satu atau dua televisi lokal dan berjaringan yang saat ini sedang proses peralihan dari analog ke digital tersebut.

"Kami memndorong agar televisi berjaringan dan lokal yang belum bekerja sama dengan penyelengggara mux bisa mempercepat kerja samanya, karena 17 Agustus 2021 sudah dekat. Jika tidak segera beralih dari analog ke digital otomatis tidak akan bisa bersiaran," ujar Henky.


Selain komitmen pembagian STB oleh penyelenggara mux, pemerintah juga akan membagikan STB kepada masyarakat miskin atau kurang mampu secara gratis.

"Bagi masyarakat mampu mungkin bisa langsung mengganti televisinya dengan televisi digital atau 'smart tv' atau bisa beli langsung STB di pasaran dengan kisaran harga sekitar Rp 200.000-Rp 300.000," papar Henky.

Saat ini, masyarakat di Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Karimun sudah bisa menyaksikan siaran digital. Terdapat sebanyak 20 saluran televisi berjaringan dan lokal yang sudah bersiaran digital.

"Yang jelas masyarakat sangat diuntungkan dengan kualitas gambar dan audio yang bersih dan jernih. Tentu kedepan keberagaman dan kualitas konten juga prioritas kita bersama agar selain sarana hiburan, lembaga penyiaran juga menjadi pilihan untuk edukasi kepada masyarakat," pungkas Henky.

https://regional.kompas.com/read/2021/06/04/110552378/siaran-tv-analog-di-kepri-diganti-digital-agustus-2021-kpid-minta-set-top

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.