Kompas.com - 04/06/2021, 08:38 WIB
Salah satu warga Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang yang keracunan gas caustic soda, Kamis (3/6/2021). KOMPAS.com/FARIDASalah satu warga Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang yang keracunan gas caustic soda, Kamis (3/6/2021).

KARAWANG, KOMPAS.com - Head of Public Affair PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills Adil Teguh menyesali kejadian bocornya gas klorin yang menyebabkan puluhan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampe, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalami keracunan.

Adil mengatakan, pada Kamis (3/6/2021), sebelum pukul 11.00 WIB, telah teridentifikasi adanya tabung gas yang bermasalah.

Hal itu ditandai dengan suhu pada permukaan tabung yang cukup panas.

"Petugas ketika itu, Head of Chemical Plant telah menginstruksikan kepada karyawan terkait untuk melakukan proses vacuum dan menetralisir dengan hypo, serta secara simultan mengalirkan air untuk menurunkan suhu pada tabung," kata Adil melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Puluhan Warga Desa Kutamekar Karawang Keracunan Gas, Diduga Ada Kebocoran Tabung

Kemudian, sekitar pukul 11.15 WIB, lantaran suhu yang semakin panas akibat reaksi bercampurnya khlorin dan air, serta tekanan yang semakin tinggi, safety valve pada tabung klorin tidak dapat menahan tekanan dari dalam tabung.

Hal itu mengakibatkan klorin yang masih terdapat di dalam tabung keluar dan dengan cepat menyebar sesuai arah angin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, klorin yang masih terdapat di dalam tabung di-vacuum ke dalam tangki hypo untuk menetralisir sampai habis.

"Karena tidak dapat memitigasi kejadian ini, karyawan in charge langsung melaporkan kepada bagian Health Safety and Environment (HSE), untuk tindakan lebih lanjut," kata Adil.

Baca juga: Wabup Karawang Minta PT Pindo Deli Siap Mitigasi Warga yang Alami Keracunan karena Kebocoran Gas

Selanjutnya, lebih kurang pukul 11.21 WIB, tim HSE dibantu oleh tim keamanan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyemprotan dengan air untuk menurunkan suhu pada tabung, serta pengamanan terhadap karyawan dan aset.

Lalu, pada pukul 13.00 WIB, anggota kepolisian dari Polsek Ciampel dan Polres Karawang dibantu oleh TNI dari Kodim 0604 Karawang datang dan mengamankan area pabrik serta lokasi terjadinya kebocoran.

"Situasi dan kondisi sudah berhasil dikendalikan," kata dia.

Setelahnya dilakukan pertemuan dan koordinasi untuk antisipasi dan tindakan darurat antara Management Pindo Deli, Wakil Bupati Karawang dan musyawarah pimpinan daerah (Muspida), Kapolres Karawang, Kapolsek Ciampel, Komandan Kodim 0604 Karawang, Danramil Ciampel, Muspika Kecamatan Ciampel, Babinsa, Kepala Desa Kutamekar dan aparat setempat.

Adil menyebut, pihaknya sangat menyesalkan kejadian kebocoran gas itu.

Meski begitu, ia memastikan kondisi tersebut tertangani dengan cepat.

Menurut Adil, seluruh warga yang terdampak telah menerima pengobatan medis.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini yang disebabkan oleh faktor manusia (human error) ketika ditemukannya salah satu tabung gas dari pelanggan yang bermasalah," ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Pencuri Jual Motor Curian di Medsos, Ditangkap oleh Polisi yang Menyamar Jadi Pembeli

Regional
Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Proyektil Peluru Nyasar Lukai Paha Bocah di Gorontalo Diduga Milik Polisi

Regional
Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Adu Mulut karena Ditegur Saat Pesta Miras, Pria di Manado Ditikam Berulang Kali

Regional
Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Sebulan Kasus Temuan Jasad Ibu dan Bayi di Kupang, Seorang Pria Datangi Polisi Mengaku sebagai Pembunuh

Regional
Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang 'Framing'

Soal Video Viral Debat dengan Tokoh Adat, Gubernur NTT: Netizen Beda Poltik yang "Framing"

Regional
Patuh pada Ulama, PKB Jatim Janji Tak Intervensi Muktamar ke-34 NU

Patuh pada Ulama, PKB Jatim Janji Tak Intervensi Muktamar ke-34 NU

Regional
Anaknya Dituding Terlibat dalam Proyek Sapi di Pulau Sumba, Ini Kata Gubenur NTT

Anaknya Dituding Terlibat dalam Proyek Sapi di Pulau Sumba, Ini Kata Gubenur NTT

Regional
Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Cerita Dian, Guru Wilayah 3T, Harus Pakai Sandal Jepit hingga Kesulitan Air Bersih

Regional
Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Tinjau Lokasi Longsor, Bupati Toraja Utara Kerahkan Alat Berat dan Beri Bantuan ke Para Korban

Regional
Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Staf Ahli Kemendes Minta Hotel Berbintang Pakai Produk Holtikultura Warga Maumere

Regional
2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

2 Oknum Dokter Tertangkap Satpol PP Selingkuh di Kamar, IDI Sinjai Turun Tangan

Regional
Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Tak Hanya Sepak Bola, Surabaya-Liverpool Kerja Sama Edukasi Penanganan Gempa hingga Pengembangan Kawasan Dolly

Regional
Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Duduk Perkara Calon Kades Petahana di Jember Blokade Akses Jalan Warga karena Kalah Pilkades

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Ridwan Kamil: Kalau Partai Butuh Tokoh Elektabilitas Lumayan, Mungkin Saya Akan Dihitung

Regional
Randi Datangi Polisi dan Mengakui Bunuh Astri Serta Bayinya

Randi Datangi Polisi dan Mengakui Bunuh Astri Serta Bayinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.