Jadi Tersangka, Eks Kabiro Kesra Banten Siap Bongkar Korupsi Hibah Ponpes

Kompas.com - 28/05/2021, 20:51 WIB
Ilustri korupsi ShutterstockIlustri korupsi

SERANG, KOMPAS.com - Mantan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Banten IS akan membantu penyidik mengungkap kasus dugaan korupsi dana hibah pondok pesantren (Ponpes) tahun anggaran 2018 dan 2020.

IS mengajukan diri menjadi justice collaborator (JC) untuk membantu Kejaksaan Tinggi Banten membongkar kasus korupsi yang menghebohkan Banten itu.

JC merupakan saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

Pengacara IS, Alloy Ferdinan mengatakan, alasan mengajukan JC karena kliennya merasa sebagai korban dan siap membongkar siapa saja yang terlibat.

Baca juga: Dituduh Terlibat Korupsi Dana Hibah Ponpes, Ini Respons Gubernur Banten

"Pak IS dalam dugaan tindak pidana korupsi yang disematkan pada dirinya merupakan korban. Sehingga dengan menjadi JC, diharapkan dugaan korupsi dana hibah di Pemprov Banten dapat terungkap sejelas-jelasnya," kata Alloy saat dihubungi Kompas.com, Jumat (28/5/2021).

Menurut Alloy, kliennya akan memberikan data dan fakta yang diketahui kepada penyidik, agar terungkap siapa aktor intelektual dan pihak-pihak yang terlibat di balik kasus korupsi dana hibah ponpes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak ingin di kemudian hari ada permasalahan dana hibah di Pemprov Banten lagi, tidak terulang," ujar Alloy.

Baca juga: Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Masker

Alloy mengaku sudah mengajukan permohonan JC kepada penyidik Kejati Banten pada Kamis (27/5/2021).

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Asep Nana Mulyana mempersilakan apabila tersangka IS ingin membantu penyidik untuk mengungkap kasus dugaan korupsi dana hibah ponpes.

"Silakan saja ajukan (JC), kami tentu nanti akan pelajari, dan tentu akan kami proses sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang ada. Silakan saja, kami terbuka," kata Asep kepada wartawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumsel Kirim Bantuan 85 Ton Oksigen ke Jawa Barat

Sumsel Kirim Bantuan 85 Ton Oksigen ke Jawa Barat

Regional
Kontes Waria di Empat Lawang Dibubarkan, Picu Kerumunan dan Melewati Batas Waktu yang Diizinkan

Kontes Waria di Empat Lawang Dibubarkan, Picu Kerumunan dan Melewati Batas Waktu yang Diizinkan

Regional
Cerita Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Jualan, Negatif Covid-19, Punya Penyakit Jantung

Cerita Sales Kacang Meninggal Mendadak Saat Jualan, Negatif Covid-19, Punya Penyakit Jantung

Regional
Komplotan Curanmor Modus COD Ditangkap, Saat Beraksi Pelaku Mengaku Polisi

Komplotan Curanmor Modus COD Ditangkap, Saat Beraksi Pelaku Mengaku Polisi

Regional
Cara Mendapatkan Bantuan Isoman Senilai Rp 500.000 bagi Warga Kediri

Cara Mendapatkan Bantuan Isoman Senilai Rp 500.000 bagi Warga Kediri

Regional
Suhu Dingin Landa NTT, di Kabupaten Manggarai sampai 13 Derajat Celcius

Suhu Dingin Landa NTT, di Kabupaten Manggarai sampai 13 Derajat Celcius

Regional
Bukan Dianiaya, Pasien Covid-19 yang Diikat Ternyata Kabur dari Tempat Isolasi

Bukan Dianiaya, Pasien Covid-19 yang Diikat Ternyata Kabur dari Tempat Isolasi

Regional
Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Banjarmasin dan Banjarbaru Akan Terapkan PPKM Level IV

Regional
PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

PPKM Level IV di Kota Padang Diperpanjang

Regional
3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

3 Wakil Direktur RSUD Ini Berubah Jadi Power Rangers dan Spider-Man

Regional
Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Fakta Pasien Covid-19 Dianiaya Warga, Berawal Dipaksa Isoman di Hutan hingga Alami Depresi

Regional
Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Soal Baliho Puan Maharani Dicoreti “Open BO”, Polisi Pandang sebagai Penghinaan Pejabat Tinggi Negara

Regional
Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Kronologi Perusakan Patung Tani di Polewali Mandar, Pelaku Diduga ODGJ, Mengaku Disuruh Camat

Regional
Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Update, Sehari Bertambah 848 Kasus Covid-19 di NTT

Regional
Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Aksi Komplotan Polisi Gadungan, Pura-pura Beli COD lalu Rampas Motor Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X