Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Masker

Kompas.com - 27/05/2021, 20:39 WIB
Kejati Banten menetapkan dan menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker medis di Dinas Kesehatan Provinsi Banten. KOMPAS.com/RASYID RIDHOKejati Banten menetapkan dan menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan masker medis di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

SERANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 15.000 masker medis.

Proyek pengadaan masker di Dinas Kesehatan Provinsi Banten tahun anggaran 2020 itu senilai Rp 3,3 miliar.

Ketiga tersangka yakni AS dan WF dari pihak swasta atau penyedia masker.

Kemudian tersangka LS yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Baca juga: Ada Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Masker, Ini Kata Gubernur Banten

"Penyidik telah melakukan upaya paksa berupa penahanan terhadap tiga orang tersangka, masing-masing tersangka AS, WF (pihak swasta) dan LS (PPK) dalam pengadaan masker KN95," ujar Kepala Kejati Banten Asep Nana Mulyana kepada wartawan di kantornya, Kamis (27/5/2021).

Alasan penahanan tiga tersangka, yakni para tersangka dikhawatirkan menghilangkan barang bukti, melarikan diri dan mengulangi perbuatannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ketiganya ditahan di Rutan Pandeglang," kata Asep.

Baca juga: 4 Anak dan Seorang Ibu Tersambar Petir di Aceh, Begini Kronologinya

Menurut Asep, penetapan ketiga tersangka itu setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara mendalam dan komprehensif terhadap saksi dan alat bukti.

Penyidik juga meminta keterangan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti.

"Penyidik menyimpulkan bahwa dalam kegiatan pengadaan masker medis terdapat kerugian keuangan negara sebesar Rp 1,680 miliar dari nilai proyek atau kegiatan Rp 3,3 miliar," kata Asep.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Perampok Toko Emas di Bandung Berhasil Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Buron

Dua Perampok Toko Emas di Bandung Berhasil Ditangkap Polisi, 1 Pelaku Buron

Regional
Perbaikan Jalan Nasional Padang-Painan Memakan Korban

Perbaikan Jalan Nasional Padang-Painan Memakan Korban

Regional
Mengenal Wayang Topeng Jatiduwur, Kesenian dengan Warisan Topeng Ratusan Tahun

Mengenal Wayang Topeng Jatiduwur, Kesenian dengan Warisan Topeng Ratusan Tahun

Regional
Festival Kopi Magelang, Sejuta Cangkir Kopi Bakal Dibagikan Gratis

Festival Kopi Magelang, Sejuta Cangkir Kopi Bakal Dibagikan Gratis

Regional
Sungai Meluap, Puluhan Rumah Warga di Kampar Dilanda Banjir

Sungai Meluap, Puluhan Rumah Warga di Kampar Dilanda Banjir

Regional
Gubernur Banten Sebut Tidak Ada Klaster Covid-19 dari PTM di Sekolah

Gubernur Banten Sebut Tidak Ada Klaster Covid-19 dari PTM di Sekolah

Regional
Sempat Viral karena Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Segera Direnovasi

Sempat Viral karena Mirip Toren Air, Tugu Pamulang Segera Direnovasi

Regional
Papua Tambah 2 Emas PON XX dari Cabor Sepatu Roda

Papua Tambah 2 Emas PON XX dari Cabor Sepatu Roda

Regional
Video Viral Kepala Desa di Ubud Karaoke di Acara Pernikahan Tanpa Prokes, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Kepala Desa di Ubud Karaoke di Acara Pernikahan Tanpa Prokes, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Heboh Merpati Milik Joned di Pekalongan Laku Senilai Rp 1,5 M, Pemilik: Saya Tidak Bisa Tidur

Heboh Merpati Milik Joned di Pekalongan Laku Senilai Rp 1,5 M, Pemilik: Saya Tidak Bisa Tidur

Regional
Mencicipi Surabiyaki Bandung, Gabungan Serabi dan Dorayaki

Mencicipi Surabiyaki Bandung, Gabungan Serabi dan Dorayaki

Regional
Jelang World Superbike di Sirkuit Mandalika, Gubernur NTB Kebut 70 Persen Vaksinasi Warga

Jelang World Superbike di Sirkuit Mandalika, Gubernur NTB Kebut 70 Persen Vaksinasi Warga

Regional
Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Lampung Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Setiap Orang yang Masuk ke Mapolda Lampung Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Regional
Lolos Tes BKKBN, Mantan Kolonel TNI AU Ini Malah Tertipu, Nomor Kepegawaian Tidak Terdaftar

Lolos Tes BKKBN, Mantan Kolonel TNI AU Ini Malah Tertipu, Nomor Kepegawaian Tidak Terdaftar

Regional
Polisi Sebut Terduga Pelaku Sudah Beberapa Kali Buang Limbah ke Saluran Irigasi Klaten

Polisi Sebut Terduga Pelaku Sudah Beberapa Kali Buang Limbah ke Saluran Irigasi Klaten

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.