Sidang Pencemaran Nama Dandim Tegal, Ketua Ormas Didakwa Langgar UU ITE

Kompas.com - 27/05/2021, 19:37 WIB
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tegal menggelar sidang perdana kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Ketum Ormas GNPK RI Basri Budi Utomo secara virtual, Kamis (27/5/2021). Tresno Setiadi/kompas.comMajelis Hakim Pengadilan Negeri Tegal menggelar sidang perdana kasus dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Ketum Ormas GNPK RI Basri Budi Utomo secara virtual, Kamis (27/5/2021).

TEGAL, KOMPAS.com - Ketua Umum organisasi kemasyarakatan Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Basri Budi Utomo menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Jawa Tengah, Kamis (27/5/2021).

Basri terjerat kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Inf. Sutan Pandapotan Siregar, setelah mengunggah postingan dugaan korupsi ke Facebook.

Pantauan Kompas.com di PN Tegal, sidang yang digelar secara virtual, dengan agenda pembacaan dakwaan oleh tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga: Ketum GNPK RI Ditahan Kejari Tegal Terkait Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik

JPU dipimpin langsung Jasri Umar yang juga Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal bersama anggota Ali Mukhtar dan Priyo Sayogo.

Ketiganya secara bergantian membacakan dakwaan dengan menjerat terdakwa dengan pasal berlapis di antaranya terkait pelanggaran Undang-undang ITE.

Sidang dipimpin ketua majelis hakim Toetik Ernawati, dengan anggota Windy Ratna Sari dan Andi Juniman Konggoasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terdakwa Basri dihadirkan secara virtual langsung dari dalam Lapas Kelas IIB Tegal. Tampak dari layar TV di ruang sidang, Basri didampingi seorang kuasa hukum.

Baca juga: Kasus Pria Hina Palestina di TikTok, Pakar Hukum Unram Minta Polisi Lebih Bijak Terapkan UU ITE

Sementara beberapa kuasa hukum lainnya juga tampak hadir langsung di ruang sidang. Dalam kasus tersebut, Basri disebut didampingi 28 pengacara.

Ketua majelis hakim Toetik Ernawati mengatakan, setelah mendengarkan dakwaan, selanjutnya mempersilakan penasihat hukum untuk menyampaikan eksepsinya.

"Sidang selanjutnya akan dilanjutkan pekan depan," kata Toetik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung: Saya Tidak Terima, Sakit Hati

Pengakuan Suami Bunuh Istri dan Jasadnya Dimasukkan Dalam Karung: Saya Tidak Terima, Sakit Hati

Regional
Pengakuan Pelatih Voli di Demak yang Diduga Cabuli Belasan Muridnya, Polisi Ungkap Modusnya

Pengakuan Pelatih Voli di Demak yang Diduga Cabuli Belasan Muridnya, Polisi Ungkap Modusnya

Regional
Detik-detik Pencuri Truk Boks di Tanah Abang Tertangkap di Tol Cipali

Detik-detik Pencuri Truk Boks di Tanah Abang Tertangkap di Tol Cipali

Regional
E-Parking di Medan Berlaku Hari Ini, Bobby Sindir Jukir Ninja: Datang Tak Terlihat, Pulang Tampak

E-Parking di Medan Berlaku Hari Ini, Bobby Sindir Jukir Ninja: Datang Tak Terlihat, Pulang Tampak

Regional
Wagub Lampung Diteror 2 Debt Collector Pinjol, Ini Kata Polisi

Wagub Lampung Diteror 2 Debt Collector Pinjol, Ini Kata Polisi

Regional
Melihat Perjuangan Para Korban PHK untuk Bisa Kembali Bekerja

Melihat Perjuangan Para Korban PHK untuk Bisa Kembali Bekerja

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Sleman Digerebek, Sultan HB X: Pinjam Cepat, Risiko Juga Cepat

Kantor Pinjol Ilegal di Sleman Digerebek, Sultan HB X: Pinjam Cepat, Risiko Juga Cepat

Regional
Janjikan Bonus ke Atlet PON, Wali Kota Bandung Kini Kebingungan Pemkot Tidak Ada Uang

Janjikan Bonus ke Atlet PON, Wali Kota Bandung Kini Kebingungan Pemkot Tidak Ada Uang

Regional
Penyelundup 78 Anjing untuk Konsumsi Divonis Penjara 10 Bulan dan Denda Rp 150 Juta

Penyelundup 78 Anjing untuk Konsumsi Divonis Penjara 10 Bulan dan Denda Rp 150 Juta

Regional
Raih Emas PON Papua, Atlet Asal Banyumas Ini Diarak Keliling Desa

Raih Emas PON Papua, Atlet Asal Banyumas Ini Diarak Keliling Desa

Regional
Satu Warga Tangerang Tewas dalam Kecelakaan Maut Truk, Bus dan Brio di Tol Tangerang-Merak

Satu Warga Tangerang Tewas dalam Kecelakaan Maut Truk, Bus dan Brio di Tol Tangerang-Merak

Regional
Dua Pekan Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Wali Kota: Kita Diapresiasi Pak Menko Marves

Dua Pekan Uji Coba PPKM Level 1 di Blitar, Wali Kota: Kita Diapresiasi Pak Menko Marves

Regional
Pemkot Surabaya Bebaskan 15 Persil Bangunan di Jalan Wonokromo, Bakal Dibangun Jalur Pedestrian dan Saluran Air

Pemkot Surabaya Bebaskan 15 Persil Bangunan di Jalan Wonokromo, Bakal Dibangun Jalur Pedestrian dan Saluran Air

Regional
Nunukan Sudah PPKM Level 2, Semua SD Dipersilakan Gelar PTM Terbatas

Nunukan Sudah PPKM Level 2, Semua SD Dipersilakan Gelar PTM Terbatas

Regional
Banjir Bandang dan Longsor Terjadi di Bandung Barat

Banjir Bandang dan Longsor Terjadi di Bandung Barat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.