Pemuda Tewas Dalam Kamar Kos di Surabaya Ternyata Korban Pengeroyokan, 2 Pelaku Ditangkap

Kompas.com - 22/05/2021, 18:10 WIB
Seorang pemuda di Surabaya yang ditemukan tewas di dalam kamar indekos di Surabaya dievakuasi petugas dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi, Jumat (21/5/2021). istimewaSeorang pemuda di Surabaya yang ditemukan tewas di dalam kamar indekos di Surabaya dievakuasi petugas dan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi, Jumat (21/5/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com- Kasus tewasnya Muhammad Vito Zakaria yang di kamar indekosnya, Kampung Baru, Surabaya, Jawa Timur, terungkap. Pemuda 18 tahun itu ternyata tewas karena dikeroyok.

Dalam kasus tersebut, dua orang pelaku penganiayaan ditangkap jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya sebelum 1x24 jam usai kejadian tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, dua pelaku tersebut ditangkap Unit Jatanras pada Sabtu (22/5/2021) dini hari.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Penembakan di Bangkalan, Korban Tewas dan Anggota DPRD Jadi Tersangka

"Benar kami tangkap subuh tadi, kedua pelaku itu bernama Arif dan Tanjung," ujar Oki Ahadian, Sabtu (22/5/2021).

Saat ini penyidik tengah memeriksa kepada dua pelaku tersebut untuk mengungkap kasus pengeroyokan yang menewaskan Muhammad Vito Zakaria.

Sebelumnya diberitakan, seorang pemuda berusia 18 tahun ditemukan tewas di dalam kamar kosnya, Jumat (21/6/2021) pukul 09.44 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Korban diketahui bernama Muhammad Vito Zakaria. Ia diduga menjadi korban pembunuhan.

Baca juga: Senior yang Tendang Pelajar di Bagian Dada Saat Latihan Silat hingga Tewas Menyerahkan Diri

Berdasarkan keterangan dari salah satu tetangga kosnya, sehari sebelum kejadian, yakni pada Kamis (20/5/2021) pukul 22.00 WIB, ia mendengar korban di dalam kamar tengah bertengkar.

"Dia adu mulut dengan orang yang tidak diketahui dan berada di dalam kamar," kata Subeki warga setempat, kepada wartawan, Jumat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengedar Sabu di Cianjur Gunakan Modus Tempel Angkot

Pengedar Sabu di Cianjur Gunakan Modus Tempel Angkot

Regional
KKN Luring Mahasiswa Unsoed Tuai Polemik, Ini Penjelasan Kampus

KKN Luring Mahasiswa Unsoed Tuai Polemik, Ini Penjelasan Kampus

Regional
Insentif Nakes Senilai Rp 13,6 Miliar Belum Cair Sejak Oktober 2020, Ini Janji Pemkab Banyuwangi

Insentif Nakes Senilai Rp 13,6 Miliar Belum Cair Sejak Oktober 2020, Ini Janji Pemkab Banyuwangi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Juli 2021

Regional
Didampingi Polisi, Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Terduga Pelaku Penghinaan Sang Cucu di Bojonegoro

Didampingi Polisi, Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Terduga Pelaku Penghinaan Sang Cucu di Bojonegoro

Regional
Wali Kota Makassar Janjikan Bonus Bagi Lifter Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Wali Kota Makassar Janjikan Bonus Bagi Lifter Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Regional
3 Daerah di Jabar dengan Angka Kematian Tertinggi akibat Covid-19

3 Daerah di Jabar dengan Angka Kematian Tertinggi akibat Covid-19

Regional
Pesilat Tewas Kena Pukul di Dada Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Pesilat Tewas Kena Pukul di Dada Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Juli 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Juli 2021

Regional
Pencopet Beraksi di Lokasi Vaksinasi Massal, Korban Sempat Cekcok dengan Pelaku

Pencopet Beraksi di Lokasi Vaksinasi Massal, Korban Sempat Cekcok dengan Pelaku

Regional
Warga Tolak GOR Soekarno-Hatta Blitar Jadi RS Darurat gara-gara Takut Tertular Covid-19

Warga Tolak GOR Soekarno-Hatta Blitar Jadi RS Darurat gara-gara Takut Tertular Covid-19

Regional
Unimal Aceh Siap Kuliah Tatap Muka, Syaratnya Wajib Ikut Vaksinasi

Unimal Aceh Siap Kuliah Tatap Muka, Syaratnya Wajib Ikut Vaksinasi

Regional
Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dikabarkan Meninggal, Ini Kata Dinkes Sulbar

Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dikabarkan Meninggal, Ini Kata Dinkes Sulbar

Regional
Mantan Sekda Riau Yan Prana Jaya Divonis 3 Tahun Penjara

Mantan Sekda Riau Yan Prana Jaya Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Cerita Munadi Berjuang Melawan Covid-19, Berhasil Sembuh, tetapi 6 Kerabatnya Meninggal...

Cerita Munadi Berjuang Melawan Covid-19, Berhasil Sembuh, tetapi 6 Kerabatnya Meninggal...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X