Seorang Ibu di NTT Serahkan 2 Pucuk Senjata Api Buatan Portugal ke TNI Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Kompas.com - 21/05/2021, 09:22 WIB
Ibu Y asal Eban, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, saat menyerahkan dua pucuk senjata api laras panjang ke pasukan TNI dari Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad, Kamis (20/5/2021) Dokumen Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 KostradIbu Y asal Eban, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, saat menyerahkan dua pucuk senjata api laras panjang ke pasukan TNI dari Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad, Kamis (20/5/2021)

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang ibu asal Eban, Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial Y (55), menyerahkan dua pucuk senjata api ke pasukan TNI dari Satgas Pamtas Indonesia-Timor Leste Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad.

"Senjata api laras panjang jenis senapan tumbuk itu diserahkan secara sukarela oleh ibu Y (55), kemarin sekitar pukul 11.00 WITA," ujar Komandan Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad Letkol Arm Andang Radianto kepada Kompas.com, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Wakil Gubernur Papua Meninggal Dunia di RS Abdi Waluyo Menteng, Ini Kata Sekda

Menurut Andang, Ibu Y menyerahkan dua senjata yang dimiliknya karena telah menaruh simpati kepada dua anggotanya Serka Hasrudin dan Serda Rio.

Sebab, selama Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad bertugas di wilayah Eban, Serka Hasrudin dan Serda Rio selalu membantu Ibu Y dan keluarganya.

"Selama ini Serka Hasrudin dan Serda Rio sering mengunjungi rumah Ibu Y untuk sekadar bersilaturahmi dan selama itu pula terjalin hubungan yang baik antara keluarga Ibu Y dan anggota Satgas Yonarmed 6," ujar Andang.

Baca juga: Wagub Klemen Tinal Meninggal Dunia, Kantor Gubernur Papua Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gadis di Bawah Umur di Nganjuk Diduga Hendak Dijajakan ke Pria Hidung Belang, Digerebek Saat Konsumsi Sabu-sabu

Gadis di Bawah Umur di Nganjuk Diduga Hendak Dijajakan ke Pria Hidung Belang, Digerebek Saat Konsumsi Sabu-sabu

Regional
Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB, Tahun Lalu Sempat Bantu Tangani Covid-19 di DIY

Pratu Ida Bagus Putu Gugur Ditembak KKB, Tahun Lalu Sempat Bantu Tangani Covid-19 di DIY

Regional
162 Anak di Tasikmalaya Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

162 Anak di Tasikmalaya Kehilangan Orangtua akibat Pandemi Covid-19

Regional
Bayi Laki-laki dari Pasien Covid-19 di RS Lapangan Dinyatakan Sehat dan Stabil

Bayi Laki-laki dari Pasien Covid-19 di RS Lapangan Dinyatakan Sehat dan Stabil

Regional
Mobil Ekspedisi di NTB Tabrak Warga yang Sedang Duduk di Pinggir Jalan hingga Terpental 6 Meter

Mobil Ekspedisi di NTB Tabrak Warga yang Sedang Duduk di Pinggir Jalan hingga Terpental 6 Meter

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, SD di Gunungkidul Hentikan PTM Terbatas

Ada Siswa Positif Covid-19, SD di Gunungkidul Hentikan PTM Terbatas

Regional
Kisah Tragis Seorang Istri Tewas Dianiaya Suami Usai Mengaku Jalan dengan Pria Lain

Kisah Tragis Seorang Istri Tewas Dianiaya Suami Usai Mengaku Jalan dengan Pria Lain

Regional
Wali Kota Malang Sutiaji Akhirnya Minta Maaf karena Gowes ke Pantai Kondang Merak

Wali Kota Malang Sutiaji Akhirnya Minta Maaf karena Gowes ke Pantai Kondang Merak

Regional
Siswa SMK Meninggal Usai Divaksin, Sempat Beri Tahu Petugas Riwayat Penyakit, tapi Kenapa Tetap Disuntik?

Siswa SMK Meninggal Usai Divaksin, Sempat Beri Tahu Petugas Riwayat Penyakit, tapi Kenapa Tetap Disuntik?

Regional
Terdampak Covid-19, Seniman di Purworejo Terima Bantuan dari Pembaca Kompas

Terdampak Covid-19, Seniman di Purworejo Terima Bantuan dari Pembaca Kompas

Regional
Agar Tak Muncul Klaster PTM, Pemkot Yogyakarta Larang Siswa Ngobrol di Luar Kelas

Agar Tak Muncul Klaster PTM, Pemkot Yogyakarta Larang Siswa Ngobrol di Luar Kelas

Regional
RSUP Sanglah Denpasar Kremasi 25 Jenazah Telantar

RSUP Sanglah Denpasar Kremasi 25 Jenazah Telantar

Regional
Unggahan di Medsos Berujung Tawuran, Sejumlah Remaja Putri Diamankan Polisi

Unggahan di Medsos Berujung Tawuran, Sejumlah Remaja Putri Diamankan Polisi

Regional
Masih Ada Guru Honorer Terima Rp 200.000 Sebulan, DPRD Magetan Siapkan Raperda Perlindungan Guru

Masih Ada Guru Honorer Terima Rp 200.000 Sebulan, DPRD Magetan Siapkan Raperda Perlindungan Guru

Regional
Gelagat Aneh Suami di Kota Malang Setelah Istrinya Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Serahkan Jaket ke ODGJ

Gelagat Aneh Suami di Kota Malang Setelah Istrinya Ditemukan Tewas di Dalam Rumah, Serahkan Jaket ke ODGJ

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.