Sopir Taksi Online Duel Melawan 4 Begal di Lebak, Kena 10 Tembakan

Kompas.com - 19/05/2021, 18:31 WIB
Epi Hanapi (45) sopir taksi online saat melaporkan aksi pembegalan yang dialaminya ke Polres Lebak, Rabu (19/5/2021). KOMPAS.com/ACEP NAZMUDINEpi Hanapi (45) sopir taksi online saat melaporkan aksi pembegalan yang dialaminya ke Polres Lebak, Rabu (19/5/2021).

LEBAK, KOMPAS.com - Epi Hanapi (45) melawan kawanan yang diduga begal di jalanan sepi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Rabu (19/5/2021) dini hari.

Dia melawan empat orang saat mereka hendak merebut mobil yang dikendarainya di tengah hutan yang gelap gulita. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Epi adalah sopir online, saat itu dia tengah membawa penumpang yang minta diantar dari Kawasan Cipare, Kota Serang ke Kecamatan Cileles, Lebak.

Dirinya tidak tahu jika empat penumpangnya itu merencanakan aksi jahat.

Baca juga: Pergoki Pria Bermukena yang Hendak Mencuri, Pengurus Masjid Ditusuk

Rupanya di tengah perjalanan, Epi mendapat tembakan bertubi-tubi di kepala dan punggung, total ada 10 bekas luka tembak.

"Ada empat orang yang naik, dari kota Serang minta diantar tujuannya hanya ke Cileles di Lebak, di tengah jalan saya tiba-tiba ditembak," kata Epi saat melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Lebak, Rabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kapolsek Bantah Tudingan Polisi Tak Mampu Atasi Begal hingga Mapolsek Candipuro, Lampung, Dibakar

Kejadian tersebut, kata dia, berlangsung cepat, namun seingatnya, satu penumpang yang duduk di depan awalnya mencoba mengambil kunci mobil, namun berhasil dicegah oleh Epi.

Sementara penumpang di belakang sebelah kanan, menembak berkali-kali ke bagian punggung dan kepala.

Akibat tembakan ini, Epi terluka di bagian punggung dan kepala.

Baca juga: Soal Siswi Hina Palestina, Gubernur Bengkulu: Jangan Serta Merta Dihukum...


Sempat dipukul dan ditarik bajunya

Ada juga sejumlah tembakan yang melesat dan merusak bagian jendela mobil.

Epi juga sempat dipukul dan ditarik bajunya. Sadar ada yang tidak beres, lantas Epi keluar mobil dan mengajak mereka berduel.

Saat itu di lingkungan sekitar, kata dia, kondisi jalan sangat sepi, gelap gulita dan jauh dari pemukiman penduduk.

Saat diajak berduel di luar, empat orang tersebut, kata dia, malah kabur ke dalam hutan.

"Mungkin enggak sangka saya masih bisa melawan, sebelumnya di dalam mobil juga sempat saya tangkis," kata Serang ini.

Baca juga: Kronologi Mapolsek Candipuro Dibakar Massa Versi Polda Lampung, Saat Ditemui Warga Kapolsek Tidak di Tempat

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.