4 Prajurit TNI yang Tertembak di Pegunungan Bintang Akan Dievakuasi ke Jayapura

Kompas.com - 19/05/2021, 14:56 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan

KOMPAS.com - Sebanyak empat prajurit TNI terluka setelah terlibat kontak senjata dengan orang tak dikenal (OTK) di Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (18/5/2021) malam.

Danrem 172/PWY Brigjen Izak Pangemanan mengatakan, empat prajurit itu adalah Serda Kris, Prada Dian, Pratu Kuku, dan Pratu Romi. Mereka menderita luka tembak di bagian kaki.

Menurut Izak, empat prajurit yang terluka itu akan dievakuasi ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan di RS Marthen Indey.

"Sekarang empat-empatnya akan kita evakuasi ke Jayapura untuk mendapat perawatan, tapi semua dalam kondisi baik," kata Izak saat dihubungi, Rabu (19/5/2021).

Kronologi penyerangan

Izak menceritakan, penyerangan itu terjadi di area Jembatan Kayu Serembakon, Selasa malam.

Baca juga: Rumahnya Terjual Rp 600 Juta, Trianto Akan Sumbang Rp 275 Juta untuk Warga Palestina

Insiden itu bermula ketika 12 prajurit pergi ke Oksibil untuk membeli bahan makanan. Mereka berangkat dari pos menuju Oksibil sekitar pukul 10.00 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Belanja bahan makanan untuk pos, itu ada dua satuan tugas, enam orang dari Satgas 403 dan enam orang dari Pamtas Mobile Pinang Sirih, jadi total semua ada 12 orang," kata Izak.

Setelah berbelanja, belasan prajurit itu kembali ke pos. Tiba-tiba, mobil yang dikendarai mogok di jalan.

"Mereka balik sudah malam, kemudian mobil mogok di jalan," kata Izak.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Masih Rendah

Capaian Vaksinasi Lansia di Jombang Masih Rendah

Regional
Beberapa Hari Ekskavasi, BPCB Jatim Temukan Struktur Bata Candi di Demangan, Madiun

Beberapa Hari Ekskavasi, BPCB Jatim Temukan Struktur Bata Candi di Demangan, Madiun

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 September 2021

Regional
2 Kadis Tak Hadir Saat Acara, Edy Rahmayadi: Jangan Coba-coba, Capek Nanti Kau Saya Buat

2 Kadis Tak Hadir Saat Acara, Edy Rahmayadi: Jangan Coba-coba, Capek Nanti Kau Saya Buat

Regional
Gugatannya Ditolak, PT Pranaindah Gemilang Harus Bayar Ganti Rugi Karhutla Rp 238,6 M

Gugatannya Ditolak, PT Pranaindah Gemilang Harus Bayar Ganti Rugi Karhutla Rp 238,6 M

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 21 September 2021

Regional
Rugi Rp 1 Milar Gara-gara 80 Ular Piton Mati Terbakar, Satria Masih Semangat Mengoleksi

Rugi Rp 1 Milar Gara-gara 80 Ular Piton Mati Terbakar, Satria Masih Semangat Mengoleksi

Regional
BOR 34 Persen, RS di Yogyakarta Mulai Alihkan Tempat Tidur Covid-19

BOR 34 Persen, RS di Yogyakarta Mulai Alihkan Tempat Tidur Covid-19

Regional
Pekerja Migran dari Malaysia Positif Covid-19 Melahirkan di RS Saat Isolasi, Baru 8 Hari Tiba di Indonesia

Pekerja Migran dari Malaysia Positif Covid-19 Melahirkan di RS Saat Isolasi, Baru 8 Hari Tiba di Indonesia

Regional
Total 130 Ton Jagung dari Kementan Tiba di Blitar, Peternak Ayam: Bukan Bagian yang Dijanjikan Pak Jokowi...

Total 130 Ton Jagung dari Kementan Tiba di Blitar, Peternak Ayam: Bukan Bagian yang Dijanjikan Pak Jokowi...

Regional
Rumah Kolektor Reptil di Sidoarjo Terbakar, 80 Ular Piton Mati Terpanggang

Rumah Kolektor Reptil di Sidoarjo Terbakar, 80 Ular Piton Mati Terpanggang

Regional
Polisi Gadungan Memeras Warga hingga Puluhan Juta Rupiah

Polisi Gadungan Memeras Warga hingga Puluhan Juta Rupiah

Regional
Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta, Ojek Online Pengantar Makanan Dikecualikan

Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Sanur dan Kuta, Ojek Online Pengantar Makanan Dikecualikan

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemkot Ambon Targetkan 'Herd Immunity' Tercapai Oktober

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemkot Ambon Targetkan "Herd Immunity" Tercapai Oktober

Regional
Setelah Kasus Penyerangan Ustaz di Batam, Kemenag Imbau Tempat Ibadah Pasang CCTV

Setelah Kasus Penyerangan Ustaz di Batam, Kemenag Imbau Tempat Ibadah Pasang CCTV

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.