Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pembangunan Tol Pekanbaru-Padang Berjalan 40 Km, Jokowi Sampaikan Sejumlah Harapan

Kompas.com - 19/05/2021, 10:53 WIB
Idon Tanjung,
David Oliver Purba

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peninjauan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di ruas Pekanbaru-Padang, Rabu (19/5/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Peninjauan dilakukan di seksi Pekanbaru-Bangkinang di Kabupaten Kampar.

Baca juga: 45 Orang Hilang akibat Bencana di NTT, Jokowi: Saya Perintahkan Cari dan Temukan

Dalam kata sambutannya yang dikutip Kompas.com dari live streaming YouTube Sekretariat Presiden, Jokowi menyebut pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Padang sudah berjalan lebih kurang sepanjang 40 kilometer.

Baca juga: Mengapa Jokowi Fokus Membangun Infrastruktur? Ini 4 Jawaban Presiden

"Pagi hari ini saya meninjau dan melihat perkembangan pembangunan jalan Tol Trans Sumatera di ruas Pekanbaru-Bangkinang dan nanti ke arah Padang (Sumatera Barat). Sudah berjalan kurang lebih 40 kilometer," kata Jokowi yang tampak didampingi Gubernur Riau Syamsuar.

Jokowi berharap progres jalan tol makin hari makin baik.

"Dengan terbukanya banyak ruas-ruas jalan tol ini, kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita bisa memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara lain," ujar Jokowi.

Selain itu, sambung dia, produk-produk yang ada, baik di Provinsi Riau dan Sumatera Barat, nantinya diharapkan memiliki daya saing, terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara lain.

Sebagai informasi, selain meninjau Tol Pekanbaru-Padang, Jokowi juga akan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kota Pekanbaru, Riau.

Seluruh kegiatan Jokowi di Pekanbaru dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah Covid-19.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Rekayasa Pembunuhan Jadi Kecelakaan, Pria di Ponorogo Bunuh Tetangganya Saat Mabuk

Rekayasa Pembunuhan Jadi Kecelakaan, Pria di Ponorogo Bunuh Tetangganya Saat Mabuk

Regional
Pantai Koka Flores: Rute, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Pantai Koka Flores: Rute, Daya Tarik, dan Harga Tiket

Regional
Stadion Benteng Reborn Sukses Bangkitkan Sportainment di Kota Tangerang

Stadion Benteng Reborn Sukses Bangkitkan Sportainment di Kota Tangerang

Regional
Pengurus Panti di Belitung Cabuli Remaja Perempuan Sejak 2022

Pengurus Panti di Belitung Cabuli Remaja Perempuan Sejak 2022

Regional
Tebang Pohon dalam Hutan Lindung, Petani di Rote Ndao NTT Ditangkap Polisi

Tebang Pohon dalam Hutan Lindung, Petani di Rote Ndao NTT Ditangkap Polisi

Regional
Jembatan Putus di Maluku Tengah, Ratusan Mobil Terjebak

Jembatan Putus di Maluku Tengah, Ratusan Mobil Terjebak

Regional
Truk Tabrak Motor di Jalan Lingkar Salatiga, Dua Orang Tewas

Truk Tabrak Motor di Jalan Lingkar Salatiga, Dua Orang Tewas

Regional
Pencari Pasir di Tambang Galian C Mojokerto Tewas Tertimpa Batu

Pencari Pasir di Tambang Galian C Mojokerto Tewas Tertimpa Batu

Regional
Biaya Perakitan Jadi Alasan Warga Demak Menolak Bantuan Rumah Apung

Biaya Perakitan Jadi Alasan Warga Demak Menolak Bantuan Rumah Apung

Regional
Banjir Luwu, 210 KK Terdampak, Warga Butuh Bahan Makanan

Banjir Luwu, 210 KK Terdampak, Warga Butuh Bahan Makanan

Regional
ASN Disdukcapil Nunukan Tersangka Pelecehan Seksual Tak Ditahan

ASN Disdukcapil Nunukan Tersangka Pelecehan Seksual Tak Ditahan

Regional
Kirab Waisak Candi Mendut-Borobudur, Ribuan Umat Buddha Padati Jalanan

Kirab Waisak Candi Mendut-Borobudur, Ribuan Umat Buddha Padati Jalanan

Regional
Terungkap Motif Pembantu Bunuh Majikan di Lembang, Dendam dan Ingin Kuasai Harta Korban

Terungkap Motif Pembantu Bunuh Majikan di Lembang, Dendam dan Ingin Kuasai Harta Korban

Regional
Pengungsi Rohingya dari Perairan Malaysia Mendarat di Langkat, Warga Menolak

Pengungsi Rohingya dari Perairan Malaysia Mendarat di Langkat, Warga Menolak

Regional
Kru Eksebisi WWF dari Korea Selatan Ditemukan Meninggal di Hotel Bali, Sempat Mengeluh Sesak

Kru Eksebisi WWF dari Korea Selatan Ditemukan Meninggal di Hotel Bali, Sempat Mengeluh Sesak

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com