Ajak Istri dan 2 Anak Balita Mudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Dani Trauma Dituduh Modus

Kompas.com - 07/05/2021, 13:19 WIB
Dani dan keluarga sedang melepas lelah di trotoar jalan nasional di Kabupaten Ciamis, Jumat (7/5/2021). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHADani dan keluarga sedang melepas lelah di trotoar jalan nasional di Kabupaten Ciamis, Jumat (7/5/2021).

CIAMIS, KOMPAS.com - Dani dan keluarga terpaksa pulang kampung dari Gombong, Jawa Tengah ke Soreang, Kabupaten Bandung, karena sudah tidak punya pekerjaan di Gombong. Sebelumnya, dia bekerja di tempat konveksi.

"Konveksinya sudah libur. Saya tak akan kembali ke sana, jadi memutuskan pulang ke Soreang," kata Dani saat ditemui di daerah Ciamis, Jumat siang (7/5/2021).

Baca juga: Mudik dari Gombong ke Bandung Jalan Kaki, Dani Bawa Istri dan 2 Balita, Berbekal Uang Rp 120.000

Dani bukannya tak mau pulang dengan menaiki angkutan umum maupun kendaraan pribadi. Melainkan, ia tidak memiliki ongkos.

Baca juga: Pengemudi Mobil Marah, Sebut Polisi Minta Rp 100.000 agar Diizinkan Lewati Penyekatan, Ini Klarifikasinya

 

"Sisa uang (gaji) kemarin Rp 120.000. Bekal saya cuma itu," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Anggotanya Dituduh Minta Rp 100.000 Loloskan Pengendara Mobil, Kapolsek: Kami Tak Berani

Ditanya alasan tidak mencoba minta bantuan ke pemerintah, Dani mengaku tidak mau.

Dia mengatakan pernah trauma sempat dianggap berjalan kaki untuk pulang kampung merupakan modus.

Bahkan jika berpapasan dengan petugas pengamanan mudik, Dani selalu menghindar. Dia takut kejadian tahun lalu kembali terulang.

"Takut dibilang modus. Saya bukannya enggak mau dibantu, namun sejak kejadian tahun lalu saya takut," ujarnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Perketat PPKM Mikro, Satpol PP akan Masuk ke Desa di Kabupaten Bogor

Regional
'Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota'

"Suaminya Bilang, Jalur Hukum Kami Layani, di Manapun Kami Terima Tantangan Kalian, Bahkan Wali Kota"

Regional
Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Kabar Lonjakan Kasus Covid-19 di Grobogan hingga 2.000 Persen Dibantah

Regional
Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Bayi Perempuan Dibungkus Kain Ihram Dibuang di Teras Warga, Sempat Dikira Kucing

Regional
Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Undip Terima 3.257 Calon Mahasiswa dari Jalur SBMPTN, Psikologi Jadi Jurusan Favorit

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Kasus Covid-19 Kembali Naik, Zona Hijau di Jombang Tinggal 8 Kecamatan

Regional
11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

11 Desa Terpencil di Kepulauan Riau Kini Dialiri Listrik, Rp 38 Miliar Dikucurkan PLN

Regional
Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak 'Kapal Hantu' dan Pemberi Dana

Kapolda Babel: 3 Polda dan Mabes Polri Buru Awak "Kapal Hantu" dan Pemberi Dana

Regional
Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Kronologi 2 Sepeda Motor Adu Kambing di Turunan Sarangan-Cemoro Sewu yang Mengakibatkan Bayi 7 Bulan Tewas

Regional
36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

36 CPNS Tulungagung Positif Berdasarkan Tes Antigen Sepulang Latsar di Surabaya

Regional
Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Mayat Dibakar di Pinggir Jalan Teridentifikasi, Jenazahnya Diambil Keluarga

Regional
16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

16 Anak di Bawah Umur Ditemukan Bekerja di Tempat Hiburan Malam

Regional
27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

27.839 Pengendara Jalani Tes Antigen di Pos Penyekatan Suramadu, 354 Orang Positif Covid-19

Regional
Walkot Semarang Minta RS dan Tempat Isolasi Tetap Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Walkot Semarang Minta RS dan Tempat Isolasi Tetap Terima Pasien Covid-19 dari Luar Daerah

Regional
BOR Ruang Isolasi Covid-19 di Semarang Capai 82 Persen, Pemkot Siaga Tambahan Gedung Isolasi

BOR Ruang Isolasi Covid-19 di Semarang Capai 82 Persen, Pemkot Siaga Tambahan Gedung Isolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X