Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diamuk Massa, Sopir Truk yang Tabrak 3 Pengendara Motor di Maumere Meninggal Dunia

Kompas.com - 06/05/2021, 18:32 WIB
Nansianus Taris,
Pythag Kurniati

Tim Redaksi

MAUMERE, KOMPAS.com - Sopir dump truk yang menabrak tiga pengendara motor di Maumere, Kabupaten Sikka meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Sikka, Iptu Margono menjelaskan, sopir truk yang berinisial DF itu kritis pasca-diamuk massa di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (5/5/2021) malam.

"Ia sempat dibawa ke RSUD Tc. Hillers Maumere untuk dirawat, tetapi nyawanya tidak tertolong. Ia meninggal di rumah sakit tadi malam," jelas Margono kepada Kompas.com, Kamis (6/5/2021) sore.

Margono menambahkan, pihak kepolisian masih dan terus mendalami peristiwa tersebut meski pengemudi sudah meninggal dunia.

Baca juga: Resmikan Pengolah Sampah Menjadi Listrik, Jokowi: dari 7 Kota yang Saya Tunjuk, Surabaya yang Pertama Jadi

Kronologi kecelakaan

Peristiwa itu bermula ketika sebuah truk yang melaju kencang dari arah Nita menuju Kota Maumere, Kabupaten Sikka.

Truk kemudian menabrak pengendara motor dan pejalan kaki pada Rabu (5/5/2021) sore.

Iptu Margono menjelaskan, kecelakaan itu terjadi di kawasan Nangalimang sekitar pukul 18.30 Wita. Pengemudi dump truk itu diduga mabuk minuman beralkohol.

"Di Nangalimang, truk itu menabrak pengendara sepeda motor Honda Beat tanpa TNKB yang berada di depannya," kata Margono dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (6/5/2021)

Akibatnya, pengendara motor mengalami luka memar di kepala belakang dan pendarahan pada telinga kanan.

"Lalu, luka robek pelipis kiri, luka lecet pada kaki kanan dan kiri serta tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia," terang Margono.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Tewaskan 4 Orang dalam Kecelakaan di Kurau, Sopir Terancam 6 Tahun Bui

Tewaskan 4 Orang dalam Kecelakaan di Kurau, Sopir Terancam 6 Tahun Bui

Regional
Rekapitulasi Tertunda, Saksi PDIP di Sumbawa Protes Aplikasi Sirekap Sering Lelet dan Error

Rekapitulasi Tertunda, Saksi PDIP di Sumbawa Protes Aplikasi Sirekap Sering Lelet dan Error

Regional
Diungkap, Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Dokter pada Istri Pasien

Diungkap, Kronologi Kasus Pelecehan Seksual Dokter pada Istri Pasien

Regional
Kronologi Warga Hilang Usai Coblosan di Semarang, Seminggu di Hutan Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Kronologi Warga Hilang Usai Coblosan di Semarang, Seminggu di Hutan Ditemukan dalam Kondisi Lemas

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut yang Menewaskan Mahasiswi di Depan UIN Walisongo Semarang

Kronologi Kecelakaan Maut yang Menewaskan Mahasiswi di Depan UIN Walisongo Semarang

Regional
Sopir Bus Eva Star Jadi Tersangka dalam Kecelakaan di Bakauheni

Sopir Bus Eva Star Jadi Tersangka dalam Kecelakaan di Bakauheni

Regional
Warga Aceh Tamiang Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter

Warga Aceh Tamiang Tangkap Buaya Sepanjang 3 Meter

Regional
Tak Biasa, Pasangan di Magelang Ijab Kabul di Atas Motor Trail, Bagaimana Ceritanya?

Tak Biasa, Pasangan di Magelang Ijab Kabul di Atas Motor Trail, Bagaimana Ceritanya?

Regional
Harga Beras Melambung, Warga Mataram Antre Dapatkan Beras Murah

Harga Beras Melambung, Warga Mataram Antre Dapatkan Beras Murah

Regional
Gajah Sumatera Melahirkan Anak Keempat di PLG Way Kambas

Gajah Sumatera Melahirkan Anak Keempat di PLG Way Kambas

Regional
Beras Bulog Jadi Buruan Warga, Baru Satu Jam Langsung Ludes Terjual

Beras Bulog Jadi Buruan Warga, Baru Satu Jam Langsung Ludes Terjual

Regional
KPU Sumbawa Tunda Pleno Rekapitulasi karena Ada PPK Belum Selesai Input Data

KPU Sumbawa Tunda Pleno Rekapitulasi karena Ada PPK Belum Selesai Input Data

Regional
Asa Baru Penderita Sumbing di RSU Trimedika Ketapang Grobogan

Asa Baru Penderita Sumbing di RSU Trimedika Ketapang Grobogan

Regional
Temuan Mayat di Kos Kotabaru, Korban Meninggalkan Rumah sejak 20 Februari

Temuan Mayat di Kos Kotabaru, Korban Meninggalkan Rumah sejak 20 Februari

Regional
Pulang Belanja, Perempuan di Labuan Bajo Ditembak OTK, Peluru Masih Bersarang di Leher

Pulang Belanja, Perempuan di Labuan Bajo Ditembak OTK, Peluru Masih Bersarang di Leher

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com